email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 11 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mazaya Amania & Prince Poetiray Rilis “Bersinar Bersama”, Simbol Kebangkitan Lagu Anak Indonesia

JAVASATU.COM- Dua penyanyi cilik peraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards, Mazaya Amania dan Prince Poetiray, resmi merilis single kolaborasi berjudul “Bersinar Bersama” pada 25 April 2026. Lagu ini digadang menjadi simbol kebangkitan musik anak Indonesia di tengah dominasi musik dewasa yang banyak dikonsumsi generasi muda.

Single tersebut dirilis melalui Mazaya Music, label independen yang berkomitmen menghadirkan kembali karya musik anak yang sesuai dengan usia dan tumbuh kembang generasi Alpha. “Bersinar Bersama” tidak hanya dikemas ceria, tetapi juga membawa pesan afirmasi positif untuk membangun rasa percaya diri anak.

Mazaya Amania menegaskan bahwa lagu ini dirancang sebagai pengingat agar anak-anak tidak takut tampil dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

“Karena kalau teman-teman malu, kita akan rugi dan hilang kesempatan. Harus berani dan pede aja untuk berhasil. Semoga teman-teman ingat dan amalkan lirik lagu ini seperti mantra agar menjadi lebih baik,” ujar Mazaya Amania, Senin (27/4/2026).

Sementara itu, Prince Poetiray menekankan pentingnya kepercayaan diri sejak usia dini sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Yuk! Percaya sama diri kita sendiri, karena aku, kamu, kita semua adalah anak-anak hebat yang mampu melakukan hal-hal hebat,” kata Prince Poetiray.

Dari sisi produksi, lagu “Bersinar Bersama” digarap oleh komposer Adrian “Popo” Hanoto bersama Rama Nalapraya dan Andrey Noorman. Karya ini juga menghadirkan elemen rap dengan aransemen modern untuk memperkuat daya tarik musik anak di era digital.

BacaJuga :

Musisi Asal Malang Yaqin Luncurkan Album Perdana ‘Kebiasaan’

Top Tiga Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

Komposer Adrian “Popo” Hanoto menyebut proses rekaman berlangsung dinamis, terutama pada bagian rap yang banyak berkembang secara spontan di studio.

“Saat proses rekaman bagian rap, banyak sekali nada baru yang lahir spontan dan hasilnya justru jauh lebih bagus,” ujar Popo Hanoto.

Melalui lagu ini, Mazaya Music berharap dapat mendorong kembali ekosistem musik anak Indonesia agar lebih hidup, relevan, dan memiliki standar produksi yang lebih baik di tengah minimnya konten musik anak saat ini. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

LEBIH BANYAK DARI SOUND UP

Musik

Musisi Asal Malang Yaqin Luncurkan Album Perdana ‘Kebiasaan’

11 Juni 2026
Musik

Top Tiga Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

9 Juni 2026
Musik

Pawsicles Bawa Nostalgia Cinta SMA Lewat ‘Bittersweet Memories’

6 Juni 2026
Musik

Wuss Rilis Single “May?”, Lagu Tentang Bertahan di Tengah Badai Hidup

27 Mei 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved