JAVASATU.COM- Komunitas musik Malang Lites mendorong perusahaan dan pelaku usaha di Malang Raya kembali mengambil peran dalam membina band-band lokal seperti yang pernah terjadi pada era 1980 hingga 1990-an. Gagasan tersebut disampaikan di sela penyelenggaraan konser ROCK ON FIRE #3 yang menghadirkan tribute untuk Iron Maiden, Metallica, dan Sepultura di Hi5 Lounge, Anang Family Karaoke, Kota Malang, Minggu (19/7/2026).

Penggagas Malang Lites sekaligus penyelenggara acara, Hadi Subroto, menilai kolaborasi antara dunia usaha dan komunitas musik menjadi salah satu cara membangkitkan kembali ekosistem seni yang pernah berkembang pesat di Malang. Menurutnya, perusahaan tidak hanya berperan sebagai sponsor acara, tetapi juga dapat menjadi pembina bagi band-band lokal agar memiliki ruang untuk berkembang secara berkelanjutan.
“Bahkan kalau bisa tradisi satu perusahaan lokal di Malang mengambil satu atau dua band sebagai band asuhannya bisa terjadi lagi di Malang Raya, seperti zaman dulu ketika PR Bentoel membina Bentoel Band, Apotek Kaliasin membina AK Band, dan banyak lagi. Saya yakin perkembangan musik dan seni akan lebih bergairah dan semarak,” ujar Hadi Subroto, Minggu (19/7/2026).
Menurut Hadi, keterlibatan dunia usaha akan menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan. Di satu sisi, perusahaan memperoleh ruang promosi melalui aktivitas seni dan budaya, sementara di sisi lain para musisi lokal mendapatkan kesempatan meningkatkan kualitas karya dan memperluas panggung pertunjukan.
Gagasan tersebut mulai diwujudkan melalui penyelenggaraan ROCK ON FIRE #3 yang didukung sejumlah pelaku usaha lokal. Selain sponsor utama Kapal Sakti, beberapa pelaku UMKM dan brand lokal seperti Queen Cosmetics Malang, Pullman Barbershop Malang, SEVENCOLS, Kopi Hensem, Reborn Printex, dan Froz Apparel turut berpartisipasi mendukung terselenggaranya konser.
Hadi berharap keterlibatan pelaku usaha lokal tidak berhenti pada dukungan penyelenggaraan acara, tetapi berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang mampu melahirkan lebih banyak musisi berbakat dari Malang Raya.
“Sinergi antara musik dan UMKM maupun perusahaan lokal menjadi kunci agar ekosistem seni budaya di Malang Raya semakin hidup. Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut mendukung sehingga musisi lokal memiliki ruang untuk terus berkarya,” katanya.
ROCK ON FIRE #3 sendiri menjadi ajang berkumpulnya pecinta musik metal lintas generasi melalui penampilan tribute lagu-lagu dari Iron Maiden, Metallica, dan Sepultura. Selain menjadi ruang nostalgia bagi penggemar musik cadas, konser tersebut juga dimanfaatkan untuk mempertemukan komunitas musik dengan pelaku usaha lokal dalam upaya memperkuat industri kreatif di Malang Raya. (dic)