JAVASATU.COM- Komunitas UMKM Perum Kota Damai genap berusia satu tahun. Dalam perjalanannya, komunitas ini dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong di lingkungan Perum Kota Damai, Kabupaten Gresik.
Momentum tersebut diperingati melalui acara syukuran sederhana yang digelar pada Minggu (19/7/2026). Selain menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan selama setahun, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarpelaku usaha yang tergabung dalam komunitas.

“Satu tahun bukan waktu yang lama, namun persaudaraan dan semangat gotong royong yang kita bangun adalah pencapaian terbesar kita. Mari terus bersatu, saling menguatkan, dan berkembang bersama,” ujar Ketua RW Perum Kota Damai, Anastasia.
Acara diawali dengan doa bersama yang diikuti seluruh anggota komunitas. Doa dipanjatkan sebagai harapan agar para pelaku UMKM terus berkembang, usahanya semakin maju, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Momentum ulang tahun juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Suasana berlangsung hangat ketika seluruh anggota menikmati hidangan bersama sambil berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai pengembangan usaha masing-masing.
“Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga sehingga UMKM Perum Kota Damai semakin solid dan mampu berkembang bersama,” kata Anastasia.
Selama satu tahun terakhir, keberadaan UMKM Perum Kota Damai menjadi wadah bagi warga untuk saling mendukung dalam mengembangkan usaha. Komunitas ini tidak hanya memperkuat jaringan antarpelaku UMKM, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi dan pemberdayaan ekonomi di lingkungan perumahan.
Melalui kebersamaan tersebut, para pelaku usaha didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas peluang pasar sehingga keberadaan UMKM semakin memberikan dampak positif bagi perekonomian warga.
“Harapan kami, UMKM Perum Kota Damai terus tumbuh, semakin bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadi motor penggerak ekonomi warga di lingkungan Perum Kota Damai,” pungkas Anastasia. (bas/arf)