Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

IPSI Jatim Sebut Kota Malang Berpotensi Jadi Lumbung Atlet Pencak Silat

Yondi Ari by Yondi Ari
26 Juli 2026

JAVASATU.COM- Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, menyebut Kota Malang memiliki potensi besar menjadi salah satu lumbung atlet pencak silat di Jawa Timur. Potensi tersebut dinilai harus didukung pembinaan yang terstandar dan kompetisi yang berkelanjutan agar mampu melahirkan pesilat berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.

Pernyataan itu disampaikan Bambang Haryo usai membuka Kejuaraan Pencak Silat Malang Championship VI di GOR Ken Arok, Kota Malang, Sabtu (25/7/2026).

Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono. (Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

“Kota Malang memiliki potensi yang besar. Tinggal bagaimana pembinaannya dilakukan secara berkesinambungan dengan standar yang sama agar atlet-atletnya bisa berkembang maksimal,” kata Bambang Haryo Soekartono.

Menurut Bambang Haryo, Jawa Timur selama ini dikenal memiliki banyak pelatih berkualitas yang mampu mencetak atlet berprestasi, bahkan hingga level dunia. Karena itu, seluruh daerah, termasuk Kota Malang, didorong menerapkan standar pembinaan yang sama agar kualitas atlet semakin merata.

ADVERTISEMENT

Ia menilai pembinaan yang baik harus dimulai dari usia dini, didukung pelatih yang kompeten, serta sistem latihan yang mengacu pada standar nasional.

“Kalau standar pembinaannya sama, kualitas atlet juga akan meningkat. Jawa Timur memiliki sumber daya pelatih yang sangat baik dan itu harus dimanfaatkan untuk mencetak lebih banyak pesilat berprestasi,” ujarnya.

Selain pembinaan, Bambang Haryo juga menekankan pentingnya memperbanyak kejuaraan di tingkat daerah. Menurutnya, kompetisi menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membentuk mental bertanding atlet.

Semakin sering mengikuti pertandingan, kata dia, semakin matang pengalaman para pesilat sebelum tampil pada ajang yang lebih tinggi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga kejuaraan internasional.

“Jam terbang atlet sangat penting. Melalui pertandingan yang rutin, kemampuan teknik dan mental bertanding mereka akan semakin terasah,” katanya.

IPSI Jawa Timur, lanjut Bambang Haryo, berkomitmen mendukung pengembangan atlet di daerah melalui peningkatan kualitas pembinaan, pelatih, serta penyediaan sarana dan prasarana latihan yang memadai.

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Malang, Parso Adiyanto, mengatakan pihaknya mulai mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X Tahun 2027 di Surabaya.

Persiapan dilakukan melalui program latihan intensif, seleksi atlet, hingga penguatan mental bertanding agar mampu bersaing dengan daerah lain.

“Kami mulai menyiapkan atlet sejak sekarang. Target kami adalah mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada Porprov 2027,” ujar Parso.

Parso mengungkapkan optimisme tersebut didukung hasil positif pada Kejuaraan Piala BHS beberapa waktu lalu, saat kontingen Kota Malang berhasil meraih dua medali emas.

Meski demikian, ia mengakui persaingan pada Porprov 2027 diperkirakan semakin ketat, terutama menghadapi Kota Surabaya yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama cabang olahraga pencak silat di Jawa Timur.

Dengan pembinaan yang terus diperkuat serta dukungan dari IPSI Jawa Timur, Kota Malang diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet pencak silat berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional. (dop/arf)

Tags: IPSIJawa TimurKota MalangOlahragaSilat
Previous Post

Kasasi Ditolak MA, PT Kasa Husada Wira Jatim Tetap Dinyatakan Wanprestasi

Next Post

Jakarta Tuan Rumah Asian Taekwondo Indonesia Open 2026, Atlet 32 Negara Dipastikan Datang

Related Posts

Ketum PBTI Jenderal Richard Tampubolon Lantik Adnan Purichta Pimpin Taekwondo Sulsel
Olahraga

Ketum PBTI Jenderal Richard Tampubolon Lantik Adnan Purichta Pimpin Taekwondo Sulsel

25 Oktober 2026
Podcast Mbois: Sport Tourism Kota Malang, Prestasi Menuju Dunia
Olahraga

Podcast Mbois: Sport Tourism Kota Malang, Prestasi Menuju Dunia

25 Oktober 2026
Turnamen Mini Soccer Hari Santri Tambakrejo, 8 Sekolah Lolos Babak Lanjutan
Olahraga

Turnamen Mini Soccer Hari Santri Tambakrejo, 8 Sekolah Lolos Babak Lanjutan

24 Oktober 2026
ORADO Kota Malang Punya 17 Klub, Siapkan Atlet Domino untuk Porprov 2027
Olahraga

ORADO Kota Malang Punya 17 Klub, Siapkan Atlet Domino untuk Porprov 2027

23 Oktober 2026
Podcast Mbois Sport: ORADO Kota Malang Naik Kelas
Olahraga

Podcast Mbois Sport: ORADO Kota Malang Naik Kelas

23 Oktober 2026
Atlet Taekwondo Indonesia Balqis Nur Afiati Raih Emas di Qatar
Olahraga

Atlet Taekwondo Indonesia Balqis Nur Afiati Raih Emas di Qatar

22 Oktober 2026
Next Post
Jakarta Tuan Rumah Asian Taekwondo Indonesia Open 2026, Atlet 32 Negara Dipastikan Datang

Jakarta Tuan Rumah Asian Taekwondo Indonesia Open 2026, Atlet 32 Negara Dipastikan Datang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com