JAVASATU.COM- Kota Malang menargetkan 25 medali emas sekaligus mempertahankan posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026.
Target tersebut disampaikan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat melepas kontingen atlet Kota Malang di halaman Balai Kota Malang, Senin (2/11/2026).

Hingga pelepasan kontingen, atlet Kota Malang telah mengantongi tiga medali emas.
Wahyu berharap capaian awal tersebut dapat memacu semangat atlet lainnya yang akan bertanding di Ngawi dan Surabaya.
“Target kita 25 emas, peringkat ketiga. Sekarang saja sudah mendapatkan tiga emas. Mudah-mudahan bisa kita pertahankan,” kata Wahyu.
Menurut Wahyu, POPDA dan PEPARPEDA menjadi ajang untuk mengukur hasil pembinaan dan latihan atlet pelajar.
Kompetisi tersebut juga menjadi kesempatan bagi atlet untuk menambah pengalaman bertanding, membangun mental, serta mengasah kedisiplinan dan sportivitas.
Ia menilai Kota Malang memiliki potensi besar dalam bidang olahraga, termasuk dari kalangan pelajar.
Karena itu, pembinaan atlet perlu dilakukan secara terarah dan berkelanjutan agar dapat melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.
Wahyu juga menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang sama kepada atlet PEPARPEDA untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
“Prestasi lahir dari keberanian untuk berusaha, ketekunan untuk berlatih, dan kemauan untuk terus memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Selain mengejar target medali, Wahyu meminta atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping menjaga kesehatan serta kekompakan selama kompetisi.
Ia juga mengingatkan para atlet agar menghormati lawan, mematuhi arahan pelatih, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Terkait pembiayaan, Wahyu menjelaskan anggaran pemberangkatan dan kebutuhan kontingen didukung melalui anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan. (har/arf)






