email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Meski Pandemi PO Bagong Tambah Bus Baru Demi Pertahankan Pelayanan

by Agung Baskoro
2 November 2021
ADVERTISEMENT

JAVASATU-MALANG- Mempertahankan dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat terus di lakukan Perusahaan Otobus Bagong. Maka untuk menjaganya, PO Bagong telah merilis dua armada baru untuk perjalanan antar kota dalam provinsi (AKDP) dengan jurusan Surabaya-Trenggalek.

Bus Bagong. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Direktur Utama PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo, menjelaskan meski dalam kondisi pandemi Covid-19 pihaknya harus tetap mengutakan kepentingan bersama atau masyarakat. Maka bentuk pelayanan itu diwujudkan dengan menambah bus baru.

“Benar ada dua bus baru untuk AKDP jurusan Surabaya-Trenggalek, kapasitas 60 orang,” jelas Budi. Selasa (2/11/2021).

Budi akan terus berusaha memenuhi tuntutan masyarakat meski diakuinya, sudah ada ribuan unit bus yang dimilikinya yang saat ini tersebar di seluruh Indonesia.

“Sekarang total hampir 2000 bus, itu ada di seluruh Indonesia. Untuk di Kalimantan khusus angkutan karyawan tambang. Kalau yang di Jawa untuk angkutan reguler,” ungkap Budi.

Sementara itu untuk langkah yang di ambil di masa pandemi agar armadanya tetap eksis, pihaknya harus tetap mengoperasikan busnya. Selain itu masyarakat juga kerap telepon untuk memastikan bahwa bus dari PO Bagong tetap berjalan.

“Menyiasati pandemi, karena reguler ya harus tetap jalan, walau tidak full (penumpang) ya tetap jalan, intinya tetap ada pelayanan,” ungkap Budi.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Kalau Sidang Musorkablub Fair, Saya Tak Akan Naik Meja

Darmadi Terpilih Jadi Ketua KONI Kabupaten Malang 2026-2028

Bahkan dari bus yang jalan itu, Budi menjelaskan bahwa penumpang juga tidak banyak. Namun pihaknya tetap bertekad untuk menjalankan bus tersebut untuk melayani masyarakat.

“Per rate biasanya hanya 7 orang. Bagaimana pun juga kami punya tanggung jawab punya ijin trayek, ada atau tidak ada penumpang juga harus jalan. Tidak ada 5 persen yang jalan. Sebelum covid, jurusan Gadang-Blitar bisa sampai 35 yang jalan, tapi skrang hanya 4 bus,” kata Budi.

Meski demikian, walaupun diterpa badai pandemi, Budi tetap bersyukur, karena hingga saat ini tidak mengurangi atau merumahkan karyawannya.

“Sampai hari ini ada 120 karyawan dan kami bersyukur tidak ada yang dirumahkan,” jelas Budi.

Sementara itu, disinggung mengenai rencana pemerintah menerapkan aturan polymerase chain reaction (PCR) bagi semua moda transportasi. Budi menuturkan bahwa pihaknya akan mematuhi aturan yang telah dibuat pemerintah.

“Intinya PO Bagong ikut aturan pemerintah, dan pasti akan dijalankan oleh manajemen. Karena menurut kami hal itu untuk kebaikan semuanya,” tukas Budi. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bus BagongTransportasi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Kasus Rp500 Juta Mandek 16 Bulan di Polresta Malang Kota

Polres Gresik Tangkap Residivis, 51 Gram Sabu Siap Edar Disita

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

Warga Nahdliyin Tebuwung Megengan Sambut Ramadan

Sengketa Lahan WTP dan Supit Urang Malang Diseret ke Ombudsman hingga KPK

MUI Kecamatan Gresik Temui Camat, Bahas Program Ramadan hingga Perkuat Sinergi

Prev Next

POPULER HARI INI

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Kasus Rp500 Juta Mandek 16 Bulan di Polresta Malang Kota

BERITA LAINNYA

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved