JAVASATU-BATU- Minimnya generasi muda yang tertarik melanjutkan kemampuannya sebagai pembina pramuka di Kota Batu menjadi masalah, lantaran saat ini kota wisata ini kekurangan jumlah pembina pramuka.

Dari 150 sekolah atau lembaga pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA hanya tersedia 30 persennya saja. Artinya kota Batu masih kekurangan pembina kisaran 70 persen.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Kwartir Cabang Pramuka kota Batu Punjul Santoso, pada acara pembukaan Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD) di kota Batu, Jumat (26/11/2021) siang.
“Saat ini kebutuhan pembina pramuka mahir di kota Batu sangatlah tinggi, masih tersedia hanya 30 persen. Itupun banyak guru yang telah mengikuti KMD, namun tidak ikut membina” Kata Punjul Santoso yang juga Wakil Walikota Batu.

Dihadapan 44 peserta KMD, Punjul berharap, dengan berbagai penguatan kepramukaan di setiap kegiatan pramuka akan semakin banyak generasi muda yang terlibat dan terus melanjutkan kariernya di pramuka.
“Kami berharap dalam kegiatan ini akan melahirkan pembina – pembina yang berkompeten, yang nantinya dapat mencetak generasi muda yang hebat”ungkap Punjul.

Punjul juga menyampaikan bahwa Pemkot Batu menaruh harapan besar dan sekaligus menjadi tugas mulia bagi gerakan pramuka untuk lebih berperan lagi dalam pembinaan karakter generasi muda dalam memupuk semangat bela negara dan cinta tanah air. (Yon/Krs)