email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 5 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

TK Siti Maryam Depok Kenalkan Aksi Iklim Sejak Usia Dini

by Javasatu
5 Juni 2026

JAVASATU.COM- TK Siti Maryam Depok mengenalkan aksi iklim kepada anak-anak sejak usia dini melalui berbagai kegiatan berbasis lingkungan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026, Jumat (5/6/2026). Melalui aktivitas menanam tanaman, merawat hewan hingga mengelola sampah, sekolah tersebut berupaya menanamkan kesadaran lingkungan sebagai bagian dari pendidikan karakter anak.

Foto: Ist/Javasatu.com

Kegiatan yang mengusung tema global “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” dan tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim” itu diikuti lebih dari 30 anak yang terdiri dari siswa aktif serta peserta trial class calon siswa baru.

“Tujuan utama kami memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 ini bukan sekadar merayakan hari besar di kalender, melainkan memberikan pengalaman langsung yang berkesan kepada anak-anak,” ujar Kepala TK Siti Maryam, H. Sigit Subiyanto, SE.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak membawa bibit tanaman dari rumah untuk ditanam di kebun edukasi sekolah. Tanaman yang ditanam tidak hanya menjadi bagian dari penghijauan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi media pembelajaran berkelanjutan karena para siswa bertanggung jawab merawat dan mengamati pertumbuhannya setiap hari.

Menurut Sigit, pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung menjadi cara efektif untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan perubahan iklim sejak usia dini.

“Melalui tema ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’, kami ingin anak-anak menyadari bahwa tindakan kecil mereka memiliki dampak besar. Merawat tanaman dan menyayangi hewan adalah bentuk kontribusi nyata untuk masa depan bumi,” katanya.

Selain menanam tanaman, para siswa juga diajak mengenal ekosistem secara langsung melalui kegiatan memberi makan ikan lele, ikan koi, burung merpati, dan kambing yang dipelihara di lingkungan sekolah. Anak-anak bahkan bergotong royong memandikan kambing sebagai bagian dari pembelajaran untuk menumbuhkan empati dan tanggung jawab terhadap makhluk hidup.

“Siswa perlu sering diajak menyentuh tanah secara langsung, memberi makan hewan secara nyata, dan merasakan sendiri bagaimana ekosistem bekerja saling mendukung,” tegasnya.

Komitmen pendidikan lingkungan di TK Siti Maryam tidak hanya dilakukan saat peringatan Hari Lingkungan Hidup. Sekolah tersebut telah menerapkan berbagai program ramah lingkungan dalam kegiatan belajar sehari-hari, mulai dari pemilahan sampah organik dan non-organik hingga pembuatan ecobrick dari limbah plastik.

BacaJuga :

Guru MI Dukun Gresik Dilatih Bikin Media Pembelajaran Digital Sendiri

KKN-T Unira Malang Abadikan Potensi Delapan Desa Lewat Film Dokumenter

Selain itu, sekolah juga mengembangkan sistem pertanian terpadu melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Maggot yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi ikan dan unggas yang dipelihara di lingkungan sekolah.

Melalui sistem tersebut, siswa diperkenalkan pada konsep ekonomi sirkular dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan secara sederhana sesuai usia mereka.

“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu mengambil peran nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan. Karena itu, pembelajaran di TK Siti Maryam tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktik langsung dan pembiasaan sehari-hari yang dekat dengan kehidupan anak-anak,” ujar Sigit.

Dampak pendidikan lingkungan tersebut bahkan dirasakan hingga di rumah. Orang tua siswa mengaku anak-anak mulai menerapkan kebiasaan peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dampak dari pembiasaan di sekolah ini benar-benar terlihat di rumah. Nurma sekarang suka menyiram tanaman dan sering mengingatkan kami untuk memilah sampah organik dan non-organik,” ujar Luki Arifiani, orang tua salah satu siswa TK B.

Menurutnya, kebiasaan yang ditanamkan sekolah berhasil membentuk kesadaran lingkungan pada anak sejak dini dan mendorong keluarga ikut menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan. (nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Hari Lingkungan Hidup SeduniaKota DepokpendidikanSiswaTK

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ladji Malle, Eks Timnas Mali U-23 Gabung RANS Nusantara FC

OMC Karhutla Jambi: 8 Ton Garam Disebar, Hujan Belum Maksimal

Vikrian Akbar, Produk Akademi Arema yang Kini Berseragam RANS

Pencurian Motor di Bunulrejo Malang Gagal, Korban dan Warga Kejar Pelaku

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

Betonisasi Jalan Klampok-Munggugebang Berlanjut hingga 2027, Disiapkan Rp1,3 Miliar

Sembunyikan Sabu di Bungkus Permen, 2 Pria di Cerme Ditangkap Polisi

Wongso Negoro Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Gresik Lewat PAW

Harga Beras SPHP 5 Kg di Malang Rp60 Ribu, Bapanas Sebut Stok Aman

Sisir Kalipare dan Donomulyo, Bea Cukai Malang Sita Rokok Ilegal

Prev Next

POPULER HARI INI

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

BERITA LAINNYA

Ladji Malle, Eks Timnas Mali U-23 Gabung RANS Nusantara FC

OMC Karhutla Jambi: 8 Ton Garam Disebar, Hujan Belum Maksimal

Vikrian Akbar, Produk Akademi Arema yang Kini Berseragam RANS

Pencurian Motor di Bunulrejo Malang Gagal, Korban dan Warga Kejar Pelaku

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

Betonisasi Jalan Klampok-Munggugebang Berlanjut hingga 2027, Disiapkan Rp1,3 Miliar

Sembunyikan Sabu di Bungkus Permen, 2 Pria di Cerme Ditangkap Polisi

Wongso Negoro Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Gresik Lewat PAW

Harga Beras SPHP 5 Kg di Malang Rp60 Ribu, Bapanas Sebut Stok Aman

Sisir Kalipare dan Donomulyo, Bea Cukai Malang Sita Rokok Ilegal

Prev Next

POPULER MINGGU INI

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved