Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau, 9.072 Personel Dikerahkan untuk Pemadaman

Ayu by Ayu
11 Agustus 2019

JAVASATU.COM- Pemadaman api akibat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau masih terus dilakukan. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga saat ini, tercatat ada 9.072 personel dikerahkan.

(Foto: BNPB)

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo menjelaskan, ribuan personel itu disebar ke enam provinsi. Yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan).

“Terdiri dari TNI, POLRI, BNPB, BPBD, dan masyarakat yang saling bahu membahu untuk memadamkan api. Baik dari darat maupun dari udara atau water bombing,” bebernya, Minggu (11/8).

(Foto: BNPB)

Agus menambahkan, berdasarkan hasil pantauan pagi ini, jumlah hotspot kategori sedang dan tinggi di Riau berjumlah 29 titik. Berkurang 97 titik dibandingkan kemarin.

ADVERTISEMENT

Kemudian di Jambi tiga titik, berkurang satu titik. Di Sumsel sebanyak 19 titik, sebelumnya 13 titik. Provinsi Babel yang sebelumnya empat titik kini menjadi 14 titik.

Kalbar terbanyak dengan 605 titik. Angka ini bertambah 72 dibandingkan kemarin. Berturut-turut Kalimantan Tengah 163 titik, Kalimantan Selatan 14 titik, Kalimantan Timur 20 titik, dan Kalimantan Utara 23 titik.

“Asap terdeteksi di Sumatera dan Kalimantan tapi tidak ada transboundary haze atau asap yang melintas ke negeri tetangga Malaysia atau Singapura,” imbuhnya.

Kemudian, kondisi cuaca berdasar jarak pandang dan kondisinya antara lain Pekanbaru 5 kilometer (berasap), Jambi 9 kilometer (berawan), Palembang sekitar 10 kilometer (berawan), Pontianak 5 kilometer (berasap), Pangkalan Bun 9 kilometer (berawan) dan Palangkaraya 5 kilometer (berasap).

Selanjutnya, Sanggu-Buntok 4 kilometer (berasap), Banjarmasin sekitar 10 kilometer (berawan), dan Tanjung Harapan – Tanjung Selor 5 kilometer (berasap).

“Sedang kualitas udara berdasar nilai PM10 menunjukkan Pekanbaru 166 (tidak sehat), Pontianak 253 (sangat tidak sehat), Palangkaraya 217 (sangat tidak sehat), dan Sampit 26 (sehat),” tandasnya. (ayu)

Tags: Berita KebakaranBPPBhutanKebakarankebakaran hutanPeristiwaRiau
Previous Post

Koramil Pakisaji Bina Penyandang Disabilitas untuk Mandiri dan Percaya Diri

Next Post

Pemuda Jombok Ngantang Dirikan Tiang Bendera di Gunung Gendero

Related Posts

Perempuan Asal Pagak Tewas dalam Insiden KA Dhoho di Malang
Peristiwa

Perempuan Asal Pagak Tewas dalam Insiden KA Dhoho di Malang

5 November 2026
Tawuran Maut di Banyumanik Semarang, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah
Peristiwa

Tawuran Maut di Banyumanik Semarang, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah

12 Oktober 2026
CCTV Ungkap Pergerakan Mahasiswa UB Sebelum Jatuh dari Lantai 6
Peristiwa

CCTV Ungkap Pergerakan Mahasiswa UB Sebelum Jatuh dari Lantai 6

10 September 2026
Mahasiswa UB Jatuh dari Lantai 6, Polisi Ungkap Kronologi
Peristiwa

Mahasiswa UB Jatuh dari Lantai 6, Polisi Ungkap Kronologi

10 September 2026
Kebakaran Dapur Gizi RSSA Malang, Kerugian Ditaksir Rp900 Juta
Peristiwa

Kebakaran Dapur Gizi RSSA Malang, Kerugian Ditaksir Rp900 Juta

9 September 2026
Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas
Peristiwa

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

21 Agustus 2026
Next Post
Pemuda Jombok Ngantang Dirikan Tiang Bendera di Gunung Gendero

Pemuda Jombok Ngantang Dirikan Tiang Bendera di Gunung Gendero

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com