Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Merasa Malu, Seorang Ibu Di Pakis Malang Tega Sekap 4 Anaknya

Julian Sukrisna by Julian Sukrisna
3 Januari 2020

JAVASATU-MALANG- Ironis, AM (62) , warga desa Banjarejo Kecamatan Pakis tega menyekap keempat putrinya yang mengalami gangguan jiwa.

Tak tanggung-tanggung keempat putri tersebut telah disekap selama 10 tahun oleh ibunya. Penyekapan ini dilakukan lantaran AM merasa malu dengan kondisi keempat putrinya yang menderita gangguan jiwa.

ADVERTISEMENT

Kades Banjarejo Sukowiyono membenarkan hal itu. “Dikalangan masyarakat, yang bersangkutan orangnya tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga, mungkin karena malu punya anak yang menderita gangguan jiwa,” kata Sukowiyono jumat (3/1/2020).

AM sendiri, lanjut Sukowiyono bekerja serabutan sedangkan suaminya telah lama meninggal dunia. Meski demikian banyak warga sekitar yang berempati terhadap AM meski keluarganya sangat tertutup.

Akhirnya kami laporkan hal ini ke pak Camat untuk mencarikan solusi. Alhamdulillah respon cepat dari muspika Pakis, dan Dinsos Kabupaten Malang langsung mendatangi lokasi kediaman AM untuk mengevakuasi keempat anaknya,” lanjut Suko.

Sementara Kadinsos H.Nurhasyim SH.Msi mengatakan pihaknya dibantu camat Pakis , Petugas Puskesmas Pakis, Kapolsek Pakis dan Danramil Pakis sudah melakukan evakuasi keempat anak AM.

“Kami evakuasi keempatnya, dan langsung kita bawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang agar segera mendapatkan penanganan medis, sekarang sedang ditangani tim medis RSJ Lawang,” kata Nurhasyim.

Nurhasyim merinci selain AM keempat anak penderita gangguan jiwa tersebut diantaranya AN (44), TY (41), VW (39), MF (35).

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat desa Banjarejo yang memiliki kepedulian terhadap kondisi keluarganya dengan melaporkan hal tersebut kepada Kades dan diteruskan ke muspika Pakis dan Dinsos Kabupaten Malang,” tutup Nurhasyim. (Git/Krs)

Tags: Dinsos Kabupaten MalangKecamatan PakisPeristiwaPolsek Pakis
Previous Post

Bupati Malang: Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Baik

Next Post

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Hantam Tiga Kecamatan di Kabupaten Malang

Related Posts

Perempuan Asal Pagak Tewas dalam Insiden KA Dhoho di Malang
Peristiwa

Perempuan Asal Pagak Tewas dalam Insiden KA Dhoho di Malang

5 November 2026
Tawuran Maut di Banyumanik Semarang, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah
Peristiwa

Tawuran Maut di Banyumanik Semarang, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah

12 Oktober 2026
CCTV Ungkap Pergerakan Mahasiswa UB Sebelum Jatuh dari Lantai 6
Peristiwa

CCTV Ungkap Pergerakan Mahasiswa UB Sebelum Jatuh dari Lantai 6

10 September 2026
Mahasiswa UB Jatuh dari Lantai 6, Polisi Ungkap Kronologi
Peristiwa

Mahasiswa UB Jatuh dari Lantai 6, Polisi Ungkap Kronologi

10 September 2026
Kebakaran Dapur Gizi RSSA Malang, Kerugian Ditaksir Rp900 Juta
Peristiwa

Kebakaran Dapur Gizi RSSA Malang, Kerugian Ditaksir Rp900 Juta

9 September 2026
Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas
Peristiwa

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

21 Agustus 2026
Next Post

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Hantam Tiga Kecamatan di Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com