Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tewas Demi Mengejar Sandalnya yang Hanyut

Fathur Rohman by Fathur Rohman
1 Januari 2025
0
Lokasi Parit saat korban ditemukan. (Foto: Nusadaily.com)

JAVASATU.COM-BLITAR– Sungguh naas yang dialami bocah berumur empat tahun bernama Denis Saputra warga Dusun Pacuh, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupten Blitar. Diketahui ia tewas akibat terseret aliran parit depan rumah saat mengejar sandalnya yang hanyut. Minggu (8/11/2020).

“Jadi kejadian ini bermula saat korban bersama temannya hujan-hujanan di depan rumahnya. Sekitar pukul 14.30 WIB, korban bersama temannya yang masih berusia lima tahun bermain air,” kata AKP Lahuri, Kapolsek Nglegok kepada Nusadaily.com group Javasatu.com. Minggu (8/11/2020).

Dari keterangan saksi, lanjut AKP Lahuri, hujan deras yang mengguyur daerah Pacuh membuat debit air di parit dengan kedalaman sekitar satu meter begitu deras. Volume air hujan yang mengalir juga cukup tinggi. Saat itu kebetulan dua bocah itu bermain di parit.

“Tak lama kemudian saat main hujan-hujanan, sandal milik Denis terhanyut. Korban lalu berusaha mengejar sandalnya. Teman korban saat itu sempat melarang, namun korban terus berlari mengejar. Diduga kuat, korban ini terpeleset dan jatuh ke dalam sungai,” jelasnya.

Warga sekitar rumah ikut membantu mencari tubuh korban. Setengah jam berselang, ia ditemukan tersangkut di bawah jembatan kecil dengan radius sekitar 200 meter dari tempat kejadian.

“Saat ditemukan, Denis dalam kondisi kritis kemudian dilarikan ke klinik kesehatan terdekat. Sempat mendapatkan perawatan, akhirnya Denis dinyatakan meninggal dunia,” papar AKP Lahuri.

“Saat ini korban berada di Klinik Puspa Husada. Kita lakukan olah TKP dan melakukan visum et repertum,” tutupnya. (Far/Nuh)

Tags: Peristiwa
Previous Post

Gus Yani Kritisi Lambatnya Birokrasi KTP hingga Lulusan Sarjana Sulit Cari Kerja di Gresik

Next Post

Kegigihan Nakes Kebomas dalam Mengurus Balita dan Ibu Hamil

Related Posts

Tawuran Maut di Banyumanik Semarang, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah
Peristiwa

Tawuran Maut di Banyumanik Semarang, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah

12 Oktober 2026
CCTV Ungkap Pergerakan Mahasiswa UB Sebelum Jatuh dari Lantai 6
Peristiwa

CCTV Ungkap Pergerakan Mahasiswa UB Sebelum Jatuh dari Lantai 6

10 September 2026
Mahasiswa UB Jatuh dari Lantai 6, Polisi Ungkap Kronologi
Peristiwa

Mahasiswa UB Jatuh dari Lantai 6, Polisi Ungkap Kronologi

10 September 2026
Kebakaran Dapur Gizi RSSA Malang, Kerugian Ditaksir Rp900 Juta
Peristiwa

Kebakaran Dapur Gizi RSSA Malang, Kerugian Ditaksir Rp900 Juta

9 September 2026
Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas
Peristiwa

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

21 Agustus 2026
Cemburu, Mahasiswa di Malang Tusuk Teman hingga Tewas
Peristiwa

Cemburu, Mahasiswa di Malang Tusuk Teman hingga Tewas

20 Agustus 2026
Next Post
Kegigihan Nakes Kebomas dalam Mengurus Balita dan Ibu Hamil

Kegigihan Nakes Kebomas dalam Mengurus Balita dan Ibu Hamil

Pos-pos Terbaru

  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
  • Spencer Green Hotel Batu Gelar Olimpiade Matematika Anak 29 November 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com