JAVASATU.COM- Sahat Simangunsong, S.H., CPM, dipercaya menjadi Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Sukabumi. Ia menyatakan kesiapan mengemban amanah tersebut melalui penguatan koordinasi internal fraksi, pengawalan aspirasi masyarakat, serta pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Sebagai ketua fraksi, Sahat memiliki tanggung jawab mengoordinasikan sikap politik anggota agar sejalan dengan arah dan kebijakan Partai NasDem.
Ia juga berperan dalam pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda), penyampaian pandangan fraksi, serta komunikasi dengan pimpinan DPRD dan Pemerintah Kota Sukabumi.
“Bagi saya, amanah sebagai Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Sukabumi merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Fraksi harus mampu menjaga komunikasi dan koordinasi internal, sekaligus memastikan aspirasi masyarakat mendapat perhatian dalam pembahasan kebijakan daerah,” ujar Sahat, Selasa (27/10/2026).
Selain menjalankan fungsi legislasi dan anggaran, Fraksi NasDem juga memiliki peran dalam mengawasi kebijakan pemerintah daerah. Koordinasi dengan anggota fraksi dan alat kelengkapan dewan diperlukan untuk membahas berbagai persoalan daerah sesuai kewenangan DPRD.
Sahat juga menekankan pentingnya memperjuangkan aspirasi masyarakat yang dihimpun anggota dewan melalui kegiatan reses. Aspirasi tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pembahasan kebijakan dan program pembangunan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kami ingin memastikan Fraksi NasDem menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara optimal. Setiap aspirasi masyarakat perlu dicermati dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku, dengan tetap mengedepankan kepentingan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik,” katanya.
Dalam menjalankan tugasnya, ketua fraksi turut mengoordinasikan keaktifan anggota dalam rapat komisi, rapat paripurna, pembahasan anggaran, serta kegiatan kedewanan lainnya.
“Komunikasi dengan fraksi lain dan berbagai pemangku kepentingan juga penting untuk membahas persoalan daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Kota Sukabumi,” ujar Sahat. (eka/arf)






