email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 16 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kembali, Puluhan Perwakilan Forkot Temui Bupati Gresik Tolak Perpanjangan PPKM Darurat

by Sudasir Al Ayyubi
21 Juli 2021

JAVASATU-GRESIK- Kembali, puluhan perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Kota (Forkot) menemui Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk menolak perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Rabu (21/7/2021).

Bupati Gresik Audiensi Dengan 10 perwakilan Forkot. (Foto: Istimewa)

Sebelumnya pada Senin (19/7/2021) Forkot telah mendatangi Bupati Gresik lantaran menganggap PPKM Darurat tak berpihak pada pelaku usaha kecil. Dan audiensi itu telah diterima Bupati Gresik di Gazebo Durung, Bawean, Pemkab Gresik.

Dan saat ini, pihak Forkot dihadiri Farid, Kharis S Faqih beserta 8 orang lainnya. Tak ketinggalan Ali Candi dari LSM Genpatra Gresik.

Menurut Kharis, pandemi berkepanjangan selama satu tahun lebih ini berdampak pada sektor medis dan sosial, kondisi masyarakat kecil menjadi sulit.

Selain itu, penerapan jam malam PPKM Darurat menurutnya tidak berpihak pada masyarakat yang menggantungkan hidup dari berjualan.

“PPKM Darurat merupakan hal yang tidak di perlukan melainkan membuat konsep yang cepat dalam menanggulanginya” kata Kharis.

Ia berharap kapada Bupati Gresik agar menyampaikan pada pemerintah pusat, menolak perpanjangan PPKM Darurat.

BacaJuga :

Emosi di Jalan, Oknum PNS Gresik Lempar Batu Bus Trans Jatim Ditangkap Polisi

LDKS MA NU Petung Bekali Siswa Kepemimpinan dan Ke-NU-an

Senada, Ali candi mengatakan pemerintah berkewajiban memberi solusi dampak dari PPKM Darurat bagi masyarakat yang penghasilannya dari berdagang.

Perwakilan Forkot ditemui Bupati Gresik didampingi Kabag Ops Polres Gresik KOMPOL Zaenal Arifin, S.Sos, Kasat Intelkam AKP Nurdianto Eko Wartono, SH, SIK, M.Si, juga Kakesbangpol Drs. Darman

Bupati Gresik menerangkan, PPKM darurat memang suatu kebijakan, kebijakan dari pemerintah pusat diteruskan ke bawah mulai dari PSBB, PPKM Mikro.

“Ketika trend COVID-19 dan angka kematian tinggi di ubah menjadi PPKM Darurat dengan masa berlaku 2 minggu, dari mulai tanggal 3 Juli 2021 dan berakhir tanggal 20 Juli 2021” terang Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik.

Gus Yani menyadari, PPKM Darurat banyak menuai pro dan kontra. Namun disisi lain pemerintah pusat bertujuan demi menurunkan kasus COVID-19.

“Perlu diketahui kajian varian baru berbeda dengan varian sebelumnya, COVID-19 menyita kita selama 2 tahun dengan berbeda macam cara. Awalnya tidak menyangka varian baru dari negara lain bakal masuk ke Indonesia” tambahnya.

Ia melanjutkan, langsung menyumbang angka kematian mulai 15 – 20 orang dalam satu Kabupaten. Dari situ Muncullah PPKM Daruratat sebagai ikhtiyar pemerintah menekan penyebaran virus corona.

“Namun demikian tidak dipungkiri teman – teman PKL, angkutan umum dan konvensional terimbas pandemi berkepanjangan ini. Tetapi pemerintah tidak berdiam diri melihat kondisi masyarakat. Memberikan stimulus sembako dan lain sebagainya” jelas Bupati Gresik.

Apakah ini mengobati? tentu tidak. Diungkapkan Bupati, bantuan itu untuk membantu meringankan beban, tidak bisa menggantikan penghasilan yang berjualan.

Pemkab Gresik telah melihat dampak PPKM Darurat. Ia akan mencoba apapun kebijakan dari pemerintah pusat, nantinya akan diimbangi dengan kebijakan atau terobosan yang lainnya.

Diam-diam Bupati Gresik telah menggandeng Baznas, Lazisnu dan Lazismu. Menyamakan persepsi mengatasi persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

Bupati Gresik berharap kembali ke penerapan PPKM Mikro. Dirasa tepat, dari tingkat bawah yaitu Desa sampai RT tinggal memberikan edukasi kepada masyarakat tentang taat prokes. Strategi tersebut tidak memberatkan masyarakat kecil.

Baca Juga:
  • GMNI Jawa Timur Soroti Rencana Perpanjangan PPKM Darurat – Kliktimes.com

Pada kesempatan tersebut Bupati menegaskan, PPKM Darurat tidak melarang orang berjualan. Namun jam 20.00 Wib malam sudah pulang ke rumahnya masing-masing.

“Kami mengajak semua teman-teman untuk membantu dalam pendistribusian stimulus berupa sembako dan lain-lain yang sudah kami dirikan posko untuk hal tersebut” pungkas Bupati Gresik. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bupati GresikFandi Akhmad YaniForkot GresikForum KotaPPKM Darurat
ADVERTISEMENT

Comments 1

  1. Ping-balik: Filipina Larang Semua Perjalanan dari Malaysia dan Thailand - KlikTimes

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Emosi di Jalan, Oknum PNS Gresik Lempar Batu Bus Trans Jatim Ditangkap Polisi

DPRD Minta Pengamanan Sekolah Terkait Konflik Yayasan SMK Turen Malang

LDKS MA NU Petung Bekali Siswa Kepemimpinan dan Ke-NU-an

JessC Fokus Garap Pasar Indonesia Usai Tutup Tur Dunia di Kuala Lumpur

SAE L’SIMA Ngajum Ikut Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan Nasional

OPINI: Implementasi Kebijakan Fiskal Daerah dalam Mendorong Inovasi dan Teknologi di Jatim

SPPG B3 di Kota Malang Menyasar Dua Ribu Lebih Penerima Manfaat

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Babinsa Dampingi Posyandu Balita di Blora, Dukung Pencegahan Stunting

OPINI: Belajar dari Isra Mikraj (Spirit Kepemimpinan Amanah di Tengah Krisis Kepercayaan)

Prev Next

POPULER HARI INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

BERITA LAINNYA

JessC Fokus Garap Pasar Indonesia Usai Tutup Tur Dunia di Kuala Lumpur

OPINI: Implementasi Kebijakan Fiskal Daerah dalam Mendorong Inovasi dan Teknologi di Jatim

Babinsa Dampingi Posyandu Balita di Blora, Dukung Pencegahan Stunting

OPINI: Belajar dari Isra Mikraj (Spirit Kepemimpinan Amanah di Tengah Krisis Kepercayaan)

Proyek Pasar Ngadiluwih Belum Rampung, Pemkab Kediri Akan Tegur Kontraktor

Dankodaeral X Makan Sepiring Berdua dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura

OPINI: Evaluasi Efektivitas Program Banyuwangi Hijau Melalui Digitalisasi Kebijakan Fiskal

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

TNI Raih Predikat A Pelayanan Prima di Indeks Pelayanan Publik 2025

Kota Kediri dan Kota Madiun Satukan Kekuatan Ekonomi Antardaerah

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved