JAVASATU.COM- Majelis SIJI (Silaturahim Jumat Isuk) Gresik terus menunjukkan konsistensinya dalam menghidupkan dakwah Jumat pagi. Pada Jumat pertama di awal Tahun Baru 2026, ratusan jemaah kembali memadati Masjid Jami’ Thohiron Mubarokan, Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jumat (2/1/2026).

Kegiatan rutin yang digelar selepas Salat Subuh berjemaah ini diisi dengan pembacaan sholawat, tadarus Al-Qur’an oleh santri PPTQ Thohiron Mubarokan, dilanjutkan istikamah bersholawat, kirim doa, serta pengajian kitab Riyadus Sholihin. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.
Pengajian pertama disampaikan oleh KH Khoirul Anam Rissah. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan jemaah tentang pentingnya kesabaran dan rasa syukur dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Ia mengutip hadits riwayat Imam Tirmidzi yang menjelaskan bahwa musibah yang menimpa seorang mukmin dapat menjadi sarana penghapus dosa hingga kelak bertemu Allah SWT tanpa membawa kesalahan.
“Ujian dari Allah ada yang berupa nikmat agar kita bersyukur, dan ada pula yang berupa musibah agar kita bersabar. Di balik itu semua, tersimpan hikmah yang sering kali tidak kita sadari,” ujarnya.
KH Khoirul Anam juga mengajak jemaah untuk memperbanyak dzikir dan kalimat thayyibah, serta menjaga adab-adab dalam menuntut ilmu sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Acara dilanjutkan dengan mau’idloh hasanah oleh KH Abdur Rokhim. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya memperbaiki diri di awal tahun dengan mengamalkan empat prinsip utama, yakni mu’ahadah (mengingat janji kepada Allah), mujahadah (bersungguh-sungguh dalam ketaatan), mu’aqabah (introspeksi diri), dan muraqabah (merasa diawasi Allah SWT).
“Awal tahun adalah momentum yang tepat untuk mengoreksi diri dan memperkuat komitmen keimanan agar kehidupan ke depan lebih bermakna,” tuturnya.
Majelis SIJI Gresik dikenal sebagai wadah dakwah yang secara konsisten menghidupkan nilai-nilai keislaman melalui kegiatan ibadah, sholawat, dan pengajian rutin setiap Jumat pagi. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antara ulama, santri, dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan istiqamah, Majelis SIJI diharapkan terus menjadi penggerak dakwah yang menyejukkan serta memberi dampak positif bagi kehidupan keagamaan masyarakat Gresik. (bas/arf)