Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Inovasi Bengkura Mas Sukses Tekan Kusta di Kecamatan Nguling Pasuruan

Syaiful Arif by Syaiful Arif
30 Januari 2024
0

JAVASATU.COM-PASURUAN- Dalam sebuah upaya pencegahan dan penanggulangan kusta, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, berhasil menciptakan paradigma baru melalui proyek Mardika dan inovasi Bengkura Mas. Sebelumnya, stigma masyarakat terhadap kusta menjadi hambatan utama bagi petugas kusta, namun berkat kerjasama antara Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) dan NLR Indonesia, serta proaktifnya Kader Kusta, kondisi ini berangsur membaik.

(Foto: Linksos/Istimewa)

Diketahui, Kusta tetap menjadi permasalahan kesehatan utama di Indonesia, tercatat sebagai peringkat tiga dunia setelah India dan Brazil. Menurut data Kementerian Kesehatan per 24 Januari 2022, jumlah kasus kusta di Indonesia mencapai 13.487, dengan 7.146 kasus baru ditemukan. Fokus perhatian tertuju pada Jawa Timur, di mana pada tahun 2022, 2.124 kasus baru kusta tercatat per 100.000 penduduk.

Proyek Mardika dan inovasi Bengkura Mas di Kecamatan Nguling menjadi terobosan penting dalam menanggulangi stigma masyarakat terhadap kusta. Berkat kerjasama dengan NLR Indonesia, LINKSOS berhasil membentuk 160 relawan Kader Kusta yang tersebar di 15 desa. Legalitas mereka didukung oleh Surat Keputusan (SK) dari Kepala Desa masing-masing. Masyarakat juga mulai aktif melaporkan diri apabila menemukan tanda kusta, yang pada akhirnya menurunkan signifikan angka prevalensi kusta dari 3,2 menjadi 1,7 per 10 ribu penduduk dalam dua tahun terakhir.

Petugas kusta, seperti Eriyanti, berbicara tentang hambatan yang pernah dihadapinya, termasuk diskriminasi dari masyarakat terhadap petugas dan keluarga pasien.

“Namun, berkat upaya Kader Kusta, stigma ini mulai memudar, dan masyarakat lebih terbuka terhadap informasi tentang kusta,” ujarnya, Senin (20/02/2024) dikutip dari website resmi Linksos. lingkarsosial.org.

Pemberdayaan orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK) juga menjadi fokus. Darojat, anggota Kader Kusta, menyampaikan perubahan positif dalam hidupnya dan harapannya untuk lebih banyak kegiatan pemberdayaan OYPMK di desa-desa.

“Gagasan proyek Bengkura Mas, dengan konsep gerebek kusta dan jaring laba-laba memberikan dampak positif,” kata dia.

Sementara itu, Ken Kerta, Ketua Pembina Linksos menambahkan, Kader Kusta, terdiri dari perangkat desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat peduli kusta. Tugasnya menyosialisasikan sadar kusta, membantu mencari suspek, dan memberikan dukungan moril bagi pasien yang masih dalam pengobatan.

“Hasilnya, prevalensi kusta di Kecamatan Nguling menurun secara signifikan,” ujar Ken Kerta.

Lanjut dia, selain menekan angka prevalensi, proyek ini juga meraih prestasi, meraih juara III Lomba Inovasi & Teknologi Pasuruan Maslahat 2023. Kader Kusta berhasil membuat rencana kerja tahun 2024, dan LINKSOS, sebagai organisasi mitra, merencanakan program kerja jangka menengah tahun 2024-2026 serta Laporan Tahunan 2024.

“Proyek Mardika dan inovasi Bengkura Mas di Kecamatan Nguling memberikan inspirasi bagi upaya pencegahan dan penanggulangan kusta. Melalui kolaborasi yang efektif, proyek ini berhasil menciptakan perubahan positif dalam persepsi masyarakat, menurunkan angka prevalensi kusta, dan memberdayakan individu yang pernah mengalami kusta,” tandasnya. (Arf)

Tags: Kecamatan NgulingKustaLinksos
Previous Post

Kejaksaan Agung dan FIKOM Universitas Moestopo Jajaki Kerjasama Strategi Komunikasi Publik

Next Post

Menuju Liga Santri #2 Malang Raya ‘Piala 100 Tahun Stadion Gajayana’

Related Posts

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis
Kesehatan

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

14 Oktober 2026
Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare
Kesehatan

Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare

28 September 2026
PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini
Kesehatan

PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini

23 September 2026
Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan
Kesehatan

Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan

1 September 2026
PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026
Kesehatan

PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026

19 Agustus 2026
JKN Aktif di Kabupaten Malang Baru 66,44 Persen, Dewan Soroti Kematian Bayi
Kesehatan

JKN Aktif di Kabupaten Malang Baru 66,44 Persen, Dewan Soroti Kematian Bayi

18 Agustus 2026
Next Post
Menuju Liga Santri #2 Malang Raya ‘Piala 100 Tahun Stadion Gajayana’

Menuju Liga Santri #2 Malang Raya 'Piala 100 Tahun Stadion Gajayana'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • UIBU Malang Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1
  • 40 Kantong Darah dari Polres Blitar Kota di HUT ke-75 Humas Polri
  • MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan SMA NU 2
  • Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Orang Jadi Tersangka
  • KORMI Kota Malang Kukuhkan Pengurus 2026-2031, Siapkan Roadshow ke Jember
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com