email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 19 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Menuju Liga Santri #2 Malang Raya ‘Piala 100 Tahun Stadion Gajayana’

by Javasatu
30 Januari 2024

JAVASATU.COM-MALANG- Setelah sukses menyelenggarakan Liga Santri #1 di Kota Malang pada tahun 2023, saat ini dipersiapkan kembali Liga Santri #2 Malang Raya dengan tema utama ‘Piala 100 Tahun Stadion Gajayana Malang’.

(Gambar Istimewa)

Pembina Liga Santri Malang Raya, Prof. KH. Muhammad Bisri, menyatakan bahwa pada Liga Santri #1 tahun 2023 lalu, diikuti oleh 16 tim dari berbagai Pondok Pesantren di Malang Raya. Untuk Liga Santri #2 tahun 2024 ini, diharapkan partisipasi dapat meningkat menjadi setidaknya 32 tim dari berbagai Pondok Pesantren di Malang Raya.

“Saat ini sedang digodok dengan sistem Zona Kompetisi. Yaitu Zona Malang Utara, Malang Selatan, Malang Barat, Malang Timur dan Kota Malang. Puncaknya nanti pertandingan Semi Final dan Final, dilaksanakan di Stadion Gajayana Malang,” ujar Prof Bisri, Selasa (30/01/2024).

Ia mengungkapkan bahwa Liga Santri #2 Malang Raya tahun 2024 dijadwalkan akan diselenggarakan pada bulan September-Oktober 2024. Oleh karena itu, saat ini adalah waktu yang tepat bagi tim-tim dari berbagai Pondok Pesantren di Malang Raya untuk memulai persiapannya. Dengan jangka waktu persiapan yang cukup panjang ini, diharapkan dapat melahirkan pemain dan tim sepak bola yang berkualitas dan istimewa. Tujuannya adalah agar Liga Santri #2 mampu mencetak bibit-bibit unggul pemain sepak bola dari Malang Raya.

“Tujuan utama dari Liga Santri ini adalah Silaturahmi antar Pondok Pesantren di Malang Raya. Melalui olah raga sepak bola, untuk membangun karakter, sikap, mental dan jiwa juara yang penuh sportifitas,” jelas Prof. KH. Muhammad Bisri yang juga selaku Pembina Ponpes Bahrul Maghfiroh Malang.

“Belajar dari keberhasilan Liga Santri tahun 2023 kemarin, semoga pada Liga Santri #2 tahun 2024 ini, kita bisa menyelenggarakan lebih sukses lagi. Tentu saja, kita membutuhkan dukungan dari semua pihak. Terutama PSSI se-Malang Raya, Pondok Pesantren dan Insan sepak bola Malang Raya. Juga semoga ada sponsor yang mau mendukung dan berkolaborasi,” sambung Prof. KH. Muhammad Bisri, yang juga dikenal sebagai Tokoh Pembina Sepak Bola Malang Raya.

Direktur Utama Siarindo Media, Abdul Muntholib menambahkan, bahwa setelah mengadopsi konsep Mini Soccer pada Liga Santri #1 tahun 2023, Liga Santri #2 tahun 2024 akan beralih menggunakan konsep Full Soccer atau Lapangan Penuh. Pertandingan akan memiliki durasi 2 x 25 Menit (bersih) dan ditujukan untuk kelompok Usia U-15. Tim Pelaksana Liga Santri #2 saat ini sedang serius menggodok detail peraturan dan ketetapan pertandingan.

BacaJuga :

Podcast Mbois Sport Kupas Dancesport Kota Malang Jelang Porprov 2027

Podcast Mbois Sport: Wushu Kota Malang Siap War di Porprov Jatim 2027

“Kesuksesan Liga Santri #1 tahun 2023 lalu, kita jadikan pengalaman yang sangat berharga. Sehingga, pada penyelenggaraan Liga Santri #2 tahun 2024, kita sedang melakukan evaluasi dan perencanaan yang lebih matang lagi. Agar kita bisa menghadirkan kompetisi sepak bola antar Pondok Pesantren yang benar-benar berkualitas dan bermutu tinggi,” urai Abdul Muntholib.

Sementara itu, Pegiat ekosistem industri olah raga Malang Raya, Wahyu Eko Setiawan menyatakan, dengan sistem kompetisi yang bagus dan berkualitas, diharapkan mampu menjadi jangkar untuk membangun ekosistem industri sepak bola di Malang Raya.

“Ini yang hendak kita mulai bangun dan kembangkan. Sehingga, kompetisi yang bagus bisa lebih sustainable dan berdampak luas bagi seluruh masyarakat Malang Raya. Kita harus punya grand design yang lebih luas lagi,” lugas Sam WES sapaan akrabnya.

Sam WES menambahkan bahwa Liga Santri diadakan secara rutin setiap tahun. Dengan harapan ke depan, Liga Santri dapat dikembangkan untuk diselenggarakan dua kali dalam setahun dengan kelompok usia yang berbeda.

“Hal ini pasti mampu menstimulasi berbagai bidang olah raga lainnya di Malang Raya, untuk bersama-sama membangun ekosistem olah raga Malang Raya yang sangat masif dan progresif,” tegas Sam WES, saat ditemui di Magna Café untuk musyawarah pendirian Koperasi Bola Gajayana Indonesia.

“Kami sangat berharap, Liga Santri tahun 2024 ini juga bisa menampung aspirasi berbagai SSB yang ada di Malang Raya. Apakah bisa disusun formula kerjasama antara SSB dengan Pondok Pesantren? Atau seperti apa format yang bisa dibangun untuk kerjasama dan kolaborasi antara SSB di Malang Raya dan Pondok Pesantren, dalam gelaran Liga Santri #2 tahun 2024? Tolong hal ini juga bisa diperhatikan,” ungkap Abie Manyu, selaku Manajer Arunda FC Kabupaten Malang, yang juga hadir dalam musyawarah pendirian Koperasi Bola Gajayana Indonesia. (Jup/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Koperasi Bola Gajayana IndonesiaLiga SantriLiga Santri Malang Raya

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Setahun Berdiri, UMKM Perum Kota Damai Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Lulusan SMK Paling Diburu di Job Fair Gresik 2026, Disnaker Sediakan 3.145 Lowongan Kerja

Krisis Air Bersih di Desa Foli Dijawab TMMD dengan Pembangunan Sumur Bor

Punya Tanggal Lahir Sama dengan Anak, Abdimuda Hadiahkan Debut EP “Belum Usai”

Tak Sekadar Kenalan Sekolah, MPLS SDN 247 Gresik Ajarkan Siswa Menulis Puisi

Sedang Pilah Besi Rongsokan, Warga Malang Temukan Mortir

Muhammadiyah Gresik Siap Dampingi Guru yang Terseret Kasus Hukum

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak, Khofifah: Jatim Penyumbang 51 Persen Produksi Gula Nasional

Pengamat: Pernyataan Hotman Paris soal Izin Presiden Berpotensi Lemahkan Independensi Penegak Hukum

Sekjen Kemenimipas Dorong Premi Warga Binaan Lapas Malang Masuk Rekening Bank

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Wamentan: Jawa Timur Penyumbang Hampir 50 Persen Produksi Gula Nasional

OPINI: Monitoring, Evaluasi dan Akuntabilitas, Kunci Keberhasilan Public Private Partnership

Modal 4 Kambing, Warga Gresik Bisa Biayai Sekolah Anak hingga Perbaiki Rumah

Pengamat: Pernyataan Hotman Paris soal Izin Presiden Berpotensi Lemahkan Independensi Penegak Hukum

BERITA LAINNYA

Setahun Berdiri, UMKM Perum Kota Damai Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Lulusan SMK Paling Diburu di Job Fair Gresik 2026, Disnaker Sediakan 3.145 Lowongan Kerja

Krisis Air Bersih di Desa Foli Dijawab TMMD dengan Pembangunan Sumur Bor

Punya Tanggal Lahir Sama dengan Anak, Abdimuda Hadiahkan Debut EP “Belum Usai”

Tak Sekadar Kenalan Sekolah, MPLS SDN 247 Gresik Ajarkan Siswa Menulis Puisi

Sedang Pilah Besi Rongsokan, Warga Malang Temukan Mortir

Muhammadiyah Gresik Siap Dampingi Guru yang Terseret Kasus Hukum

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak, Khofifah: Jatim Penyumbang 51 Persen Produksi Gula Nasional

Pengamat: Pernyataan Hotman Paris soal Izin Presiden Berpotensi Lemahkan Independensi Penegak Hukum

Sekjen Kemenimipas Dorong Premi Warga Binaan Lapas Malang Masuk Rekening Bank

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Lycoz Angkat Tema ‘Loyalty is Luxury’ di Malang Fashion Runway 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

HMD GEMAS Wonosobo Sampaikan 4 Tuntutan untuk Keberlanjutan Program MBG

SMPN 6 Kota Blitar Terapkan MPLS Ramah, Tegaskan Nol Perundungan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved