email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Sowan Ebes Inep, Mas Dwi dan Gus Farih Membahas Matinya Idealisme

by Wahyu Eko Setiawan
11 Mei 2024

JAVASATU.COM-MALANG- Kamis (9/5/2024) berlokasi di Ndalem Palereman Kepanjen, Mas Dwi dan Gus Farih sowan ke Ebes Inep. Mas Dwi yang bernama lengkap Dwi Hari Cahyono, mengatakan bahwa silaturahmi kepada Sesepuh Malang Raya, yaitu Peni Suparto, yang dikenal dengan sapaan Ebes Inep, merupakan hal wajib dilakukan untuk bisa ngangsu kawruh. Menimba ilmu pengetahuan, pengalaman dan kebijaksanaan dari Ebes Inep. Mas Dwi bersama Gus Farih (Ahmad Farih Sulaiman), mendatangi kediaman Ebes Inep di Ndalem Palereman Kepanjen.

(Foto: Tim Javasatu.com)

Seperti diketahui, bahwa Dwi Hari Cahyono (Mas Dwi) dan Ahmad Farih Sulaiman (Gus Farih), sedang berikhtiar untuk maju dalam Pilkada Kota Malang tahun 2024 ini. Mas Dwi adalah Kader PKS, yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Timur. Sedangkan Gus Farih masih menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Malang, yang juga dipercaya menjadi Sekretaris DPC PKB Kota Malang dan Ketua PC GP Ansor Kota Malang. Keduanya, mulai dari awal digadang-gadang menjadi Satu Pasangan Wali kota dan Wakil Wali kota Malang.

“Kami yang masih muda-muda ini, wajib hukumnya untuk menimba ilmu pengetahuan, pengalaman dan kebijaksanaan dari Beliau Ebes Inep. Beliau memang Ebes’e Wong Malang Raya. Beliau salah satu sesepuh yang wajib kita timba kebijaksanaannya,” ungkap Mas Dwi saat ditemui di Ndalem Palereman.

Lebih lanjut, Mas Dwi juga menambahkan bahwa dinamika politik lokal di Malang Raya, tidak bisa dipisahkan dari pengaruh Ebes Inep. Sebagai Mantan Wali kota Malang yang mampu menjabat dua periode (2003 – 2013), tentu sangat banyak ilmu pengetahuan, pengalaman dan kebijaksanaan yang bisa didapatkan dari Ebes Inep. Bahkan pengaruhnya masih sangat kuat hingga saat ini.

“Ebes Inep merupakan sosok manusia yang paripurna. Sebagai seorang Bapak bagi kita semuanya. Yang mampu ngemong, ngayomi dan mengajarkan kebijaksanaan kepada kita semuanya. Itulah kenapa saya dan Mas Dwi wajib sowan kepada Beliau,” ungkap Ahmad Farih Sulaiman, yang akrab disapa Gus Farih.

Gus Farih juga menambahkan, bahwa saat ini banyak pihak yang membawa-bawa nama Ebes Inep untuk kepentingan politiknya pribadi. Padahal, semuanya wajib menjaga nama baik Ebes Inep. Semuanya wajib menghormatinya, dengan tidak menyebarkan klaim atau hoaks yang membawa-bawa nama Ebes Inep. Menurutnya, Ebes Inep adalah Bapak bagi Wong Malang Raya. Wajib dijaga nama baiknya.

“Jangan sampai kita memanfaatkan nama baik Ebes Inep hanya untuk klaim-klaim yang bisa menimbulkan keresahan dan ketegangan sosial di Malang Raya,” imbuhnya menegaskan.

BacaJuga :

Gowes Kemanusiaan di Malang Galang Dana untuk Korban Bencana

Emba Jetbus Run 2026 Malang Diikuti 3.600 Pelari, Target 4.000 Tahun Depan

Pada pertemuan silaturahmi tersebut, Ebes Inep juga menitipkan pesan kepada seluruh warga Malang Raya. Agar tidak mudah diombang-ambingkan oleh dinamika politik. Tidak mudah mempercayai segala macam informasi dan berita dari sumber-sumber yang belum bisa dipercaya. Menurut Ebes Inep, momentum Pilkada serentak tahun 2024 ini, harus bisa dijadikan wahana Pendidikan Politik. Terutama untuk menggelorakan kembali Idealisme dan Ideologi dalam Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara.

“Berkaca dari hasil Pemilu Legislatif 2024 kemarin, kita bersama bisa menyaksikan Matinya Idealisme. Politik uang sangat luar biasa masif. Kita tidak bisa membendungnya. Demokrasi transaksional terang-terangan menampakkan dirinya tanpa malu-malu. Semoga pada Pilkada serentak 2024 ini, kita bersama bisa menghidupkan kembali Idealisme dan Ideologi. Pancasila harus terus diperkuat dan ditegakkan,” ungkap Ebes Inep memberikan wejangannya.

“Sampai saat ini, saya masih belum menentukan siapa calon kepala daerah di Malang Raya yang saya dukung. Kalaupun ada yang membawa-bawa nama saya, mungkin mereka masih belum tahu apa-apa perihal peraturan dan perundang-undangan yang ada saat ini, serta tidak tahu bagaimana kedudukan saya sebenarnya,” sambung Ebes Inep menambahkan.

Selain itu, Ebes Inep juga menambahkan bahwa sangat dibutuhkan adanya banyak dialog, diskusi dan forum-forum yang bisa menjadi wahana Pendidikan Politik bagi masyarakat seluas-luasnya.

“Semuanya mempunyai tanggung jawab untuk membangun demokrasi dan peradaban masyarakat yang lebih luhur dan mulia. Khususnya melalui medan politik yang mengutamakan Idealisme dan Ideologi Pancasila,” tutup Ebes Inep. (Wes/Arf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dwi Hari CahyonoGus FarihPeni SupartoPilkadaPilkada Kota Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Musorkablub KONI Kabupaten Malang, Eryk Tekankan Wajib Bentuk Tim Formatur

KKGMI Dukun Genjot Profesionalisme Guru MI Lewat Pelatihan PKB

Hari Ketiga Pencarian ATR 42-500, TNI AU Kembali Kerahkan Helikopter Caracal

Aktivis Akhera Soroti Framing Berita soal Fuad Maktour di Kasus Kuota Haji

LAKSI Apresiasi BNN Usai Bongkar Pabrik Vape Narkoba Jaringan Internasional

Kapolres Batu AKBP Aris Purwanto Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional

ArumtaLa Rilis Lagu “Salam Sehat”, Angkat Fenomena Gila Olahraga di Indonesia

Gowes Kemanusiaan di Malang Galang Dana untuk Korban Bencana

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Pimpin Apel Perdana, Tekankan Pelayanan Humanis

Wali Kota Semarang Tegaskan bersama Warga Dorong Penanganan Banjir Terowongan Tol

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Gowes Kemanusiaan di Malang Galang Dana untuk Korban Bencana

Aktivis Akhera Soroti Framing Berita soal Fuad Maktour di Kasus Kuota Haji

BERITA LAINNYA

Hari Ketiga Pencarian ATR 42-500, TNI AU Kembali Kerahkan Helikopter Caracal

Aktivis Akhera Soroti Framing Berita soal Fuad Maktour di Kasus Kuota Haji

LAKSI Apresiasi BNN Usai Bongkar Pabrik Vape Narkoba Jaringan Internasional

ArumtaLa Rilis Lagu “Salam Sehat”, Angkat Fenomena Gila Olahraga di Indonesia

Wali Kota Semarang Tegaskan bersama Warga Dorong Penanganan Banjir Terowongan Tol

TNI Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Maros

Kapolres dan Ketua DPRD Pekalongan Terjun Langsung ke Banjir Sipait

Polresta Pati Salurkan 1.000 Paket MBG untuk Korban Banjir

Polisi di Jatiroto Wonogiri Amankan Penerimaan PIP untuk 500 Siswa

Helikopter Caracal dan Boeing Skadron 5 Identifikasi Titik Jatuh Pesawat ATR-42

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved