email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 22 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

by Javasatu
6 Maret 2026

JAVASATU.COM- Unit musik folk sadcore asal Jakarta, Mantra Angin, resmi merilis single perdana berjudul “Sampai Gelap Mengepung” pada 4 Maret 2026. Lagu ini menjadi penanda awal perjalanan musikal band yang terbentuk pada Agustus 2025 tersebut.

Mantra Angin. (Credit: Mantra Angin)

Single debut ini sekaligus memperkenalkan arah musik dan gagasan yang ingin dibawa Mantra Angin, yakni merespons kegelisahan sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Vokalis sekaligus gitaris Mantra Angin, Huda R Alam, mengatakan lagu tersebut lahir dari refleksi terhadap berbagai ketidakpastian yang dirasakan banyak orang saat ini.

“Semoga ini menjadi jalan penyerahan kami menuju temuan-temuan baru. Bisa berupa teman baru, jalan keluar baru, atau sekadar tempat beristirahat di tengah banyak hal yang tidak menentu,” ujar Huda dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).

Secara musikal, “Sampai Gelap Mengepung” dibangun dengan aransemen folk minimalis yang intim. Gitar akustik Huda menjadi fondasi utama melodi, dipadukan dengan permainan bas Fernando Oktora, sentuhan piano dari M. Iqbal, serta harmoni vokal Huda bersama Genevieve Ribka Wowor.

Pendekatan musik tersebut terinspirasi dari tradisi slowcore dan sadcore era 1990-an yang menonjolkan tempo lambat, ruang hening, serta emosi yang kuat dalam setiap lirik.

Dari sisi konsep, lagu ini terinspirasi dari gambaran dunia yang terasa menekan dan penuh ketidakpastian. Mantra Angin mencoba merespons ketakutan sosial tersebut melalui pendekatan musik yang kontemplatif.

Proses kreatif lagu ini memakan waktu sekitar lima bulan dan dikerjakan di sela kesibukan para personel. Dari sejumlah draf yang sempat digarap, “Sampai Gelap Mengepung” akhirnya dipilih untuk diproduksi secara serius sebagai single perdana.

Dalam proses produksi, Mantra Angin menggandeng Adi Alam sebagai produser yang dinilai memiliki kedekatan dengan pendekatan musik folk. Ia diberi ruang untuk membentuk karakter bunyi hingga menemukan warna yang menjadi identitas awal band tersebut.

BacaJuga :

Nearcrush Buka Babak Baru Lewat Tiga Single Emosional

Usai Lama Vakum, Decemberism Kembali dengan ‘Changing Seasons’

Melalui perilisan single ini, Mantra Angin berharap dapat menghadirkan pengalaman mendengarkan yang reflektif bagi para pendengar di tengah dinamika kehidupan modern.

Single “Sampai Gelap Mengepung” sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital sejak 4 Maret 2026 dan dirilis secara independen. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BandMantra AnginmusikMusisiPenyanyi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dishub Buka Fakta Baru di Tengah Polemik Pasar Karangploso

Rumah Sudah Dihuni, Warga Manyar Riverside Gresik Kesulitan Air Bersih

Jaringan Penyelundupan 8 Ton Biji Timah Rp7,4 Miliar Dibongkar di Bangka

Pomau Lanud Sjamsudin Noor dan Polri Razia Tempat Hiburan Malam di Banjarmasin

Analis: Penahanan Roy Suryo-Tifa Murni Penegakan Hukum, Publik Diminta Hormati Proses

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Bedah Buku Lawar Leadership, Tegaskan Kepemimpinan Berbasis Budaya dan Dharma

Belgia dan Iran Berebut Poin Penting di Laga Kedua Grup G Piala Dunia 2026

Indonesia Panen Medali di Dua Turnamen Taekwondo Dunia

Titiek Soeharto Puji Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan

Prev Next

POPULER HARI INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Perampokan Viral di Sumberpucung, Polisi Minta Warga Tak Panik

Belgia dan Iran Berebut Poin Penting di Laga Kedua Grup G Piala Dunia 2026

Analis: Penahanan Roy Suryo-Tifa Murni Penegakan Hukum, Publik Diminta Hormati Proses

BERITA LAINNYA

Dishub Buka Fakta Baru di Tengah Polemik Pasar Karangploso

Rumah Sudah Dihuni, Warga Manyar Riverside Gresik Kesulitan Air Bersih

Jaringan Penyelundupan 8 Ton Biji Timah Rp7,4 Miliar Dibongkar di Bangka

Pomau Lanud Sjamsudin Noor dan Polri Razia Tempat Hiburan Malam di Banjarmasin

Analis: Penahanan Roy Suryo-Tifa Murni Penegakan Hukum, Publik Diminta Hormati Proses

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Bedah Buku Lawar Leadership, Tegaskan Kepemimpinan Berbasis Budaya dan Dharma

Belgia dan Iran Berebut Poin Penting di Laga Kedua Grup G Piala Dunia 2026

Indonesia Panen Medali di Dua Turnamen Taekwondo Dunia

Titiek Soeharto Puji Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved