email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 4 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

by Javasatu
6 Maret 2026

JAVASATU.COM- Unit musik folk sadcore asal Jakarta, Mantra Angin, resmi merilis single perdana berjudul “Sampai Gelap Mengepung” pada 4 Maret 2026. Lagu ini menjadi penanda awal perjalanan musikal band yang terbentuk pada Agustus 2025 tersebut.

Mantra Angin. (Credit: Mantra Angin)

Single debut ini sekaligus memperkenalkan arah musik dan gagasan yang ingin dibawa Mantra Angin, yakni merespons kegelisahan sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Vokalis sekaligus gitaris Mantra Angin, Huda R Alam, mengatakan lagu tersebut lahir dari refleksi terhadap berbagai ketidakpastian yang dirasakan banyak orang saat ini.

“Semoga ini menjadi jalan penyerahan kami menuju temuan-temuan baru. Bisa berupa teman baru, jalan keluar baru, atau sekadar tempat beristirahat di tengah banyak hal yang tidak menentu,” ujar Huda dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).

Secara musikal, “Sampai Gelap Mengepung” dibangun dengan aransemen folk minimalis yang intim. Gitar akustik Huda menjadi fondasi utama melodi, dipadukan dengan permainan bas Fernando Oktora, sentuhan piano dari M. Iqbal, serta harmoni vokal Huda bersama Genevieve Ribka Wowor.

Pendekatan musik tersebut terinspirasi dari tradisi slowcore dan sadcore era 1990-an yang menonjolkan tempo lambat, ruang hening, serta emosi yang kuat dalam setiap lirik.

Dari sisi konsep, lagu ini terinspirasi dari gambaran dunia yang terasa menekan dan penuh ketidakpastian. Mantra Angin mencoba merespons ketakutan sosial tersebut melalui pendekatan musik yang kontemplatif.

BacaJuga :

HUT ke-44 KPJ di Bulungan, Anto Baret Kritik Fenomena “Omong Kosong” Pemimpin

Band Malang Peni Rilis Album ‘30’, Curhat Personal hingga Kritik Sosial Jadi Sajian Utama

Proses kreatif lagu ini memakan waktu sekitar lima bulan dan dikerjakan di sela kesibukan para personel. Dari sejumlah draf yang sempat digarap, “Sampai Gelap Mengepung” akhirnya dipilih untuk diproduksi secara serius sebagai single perdana.

Dalam proses produksi, Mantra Angin menggandeng Adi Alam sebagai produser yang dinilai memiliki kedekatan dengan pendekatan musik folk. Ia diberi ruang untuk membentuk karakter bunyi hingga menemukan warna yang menjadi identitas awal band tersebut.

Melalui perilisan single ini, Mantra Angin berharap dapat menghadirkan pengalaman mendengarkan yang reflektif bagi para pendengar di tengah dinamika kehidupan modern.

Single “Sampai Gelap Mengepung” sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital sejak 4 Maret 2026 dan dirilis secara independen. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BandMantra AnginmusikMusisiPenyanyi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

OPINI: Evaluasi Kinerja PLN di Desa Kemiri Banyuwangi

OPINI: Evaluasi Tata Kelola PT KAI Pasca Bekasi Timur

TNI Motivasi Anak Papua Raih Cita-cita Tinggi

OPINI: Kolaborasi Publik-Swasta di Kawah Ijen Banyuwangi

Kapolres Gresik Ingatkan Jemaah Haji Jaga Barang dan Dokumen

OPINI: Optimalisasi MPP Kabupaten Banyuwangi

Ciptakan LMS Berbasis AI, Mahasiswa UM Sabet Gold Award di Malaysia

Wabup Malang Lathifah Tekankan Pentingnya Pendidikan

Pembinaan dari “Akar Rumput” Jadi Kunci Sukses Taekwondo Jatim

Bakorwil Malang Dorong TPA/TPST Regional untuk Blitar Raya Segera Terwujud

Prev Next

POPULER HARI INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

OPINI: Kolaborasi Publik-Swasta di Kawah Ijen Banyuwangi

Pembinaan dari “Akar Rumput” Jadi Kunci Sukses Taekwondo Jatim

BERITA LAINNYA

OPINI: Evaluasi Kinerja PLN di Desa Kemiri Banyuwangi

OPINI: Evaluasi Tata Kelola PT KAI Pasca Bekasi Timur

TNI Motivasi Anak Papua Raih Cita-cita Tinggi

OPINI: Kolaborasi Publik-Swasta di Kawah Ijen Banyuwangi

Kapolres Gresik Ingatkan Jemaah Haji Jaga Barang dan Dokumen

OPINI: Optimalisasi MPP Kabupaten Banyuwangi

Ciptakan LMS Berbasis AI, Mahasiswa UM Sabet Gold Award di Malaysia

Wabup Malang Lathifah Tekankan Pentingnya Pendidikan

Pembinaan dari “Akar Rumput” Jadi Kunci Sukses Taekwondo Jatim

Bakorwil Malang Dorong TPA/TPST Regional untuk Blitar Raya Segera Terwujud

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

Hardiknas 2026, Prof Barizi Tekankan Pendidikan Bermutu Harus Bangun Karakter dan Nilai Ketuhanan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved