email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Hardiknas 2026, Prof Barizi Tekankan Pendidikan Bermutu Harus Bangun Karakter dan Nilai Ketuhanan

by Javasatu
2 Mei 2026

JAVASATU.COM- Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A., menegaskan pendidikan bermutu harus menyentuh aspek kepribadian dan nilai ketuhanan, bukan sekadar berorientasi pada serapan kerja. Hal itu disampaikan dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A. (Foto: Dok)

“Partisipasi semesta bukan sekadar slogan. Di dalamnya ada makna keberpihakan, yakni bagaimana semua pihak memiliki kepedulian nyata terhadap kebutuhan pendidikan sesuai karakter dan tantangan masing-masing daerah secara profesional dan proporsional,” ujar Prof Barizi, Sabtu (2/5/2026).

Ia menekankan pendidikan merupakan hak seluruh anak bangsa sehingga pemerataan akses dan keterlibatan semua pihak menjadi kunci. Menurutnya, tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada pada guru dan sekolah, tetapi juga orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga pemerintah.

“Pendidikan tidak bisa dibebankan hanya kepada sekolah. Semua elemen harus hadir membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Prof Barizi menjelaskan, indikator mutu pendidikan tidak cukup diukur dari tingginya lulusan yang terserap di dunia kerja. Pendidikan harus mampu membentuk perubahan mendasar dalam diri peserta didik, meliputi pengetahuan, keterampilan, dan kepribadian.

“Kepribadian adalah titik awal seseorang menjadi sukses. Apa dan bagaimana seseorang terbentuk sangat menentukan masa depannya. Di sinilah pendidikan memiliki peran sentral,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan dalam lembaga pendidikan. Menurutnya, pemimpin tidak cukup berperan sebagai administrator, tetapi harus menjadi leader yang mampu mengembangkan potensi generasi bangsa.

“Pemimpin pendidikan harus mampu melahirkan talenta-talenta potensial, bukan sekadar menjalankan fungsi administratif,” ujarnya.

BacaJuga :

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

Mahasiswa KKN Al-Qolam dan Warga NU Kampungbaru Perkuat Ukhuwah

Dalam upaya mewujudkan pendidikan unggul, Barizi mengutip gagasan A. Malik Fadjar terkait empat langkah strategis, yakni perubahan (change), pertumbuhan (growth), reformasi sistemik (reform), dan keberlanjutan (sustainability).

“Transformasi pendidikan membutuhkan keberanian melakukan perubahan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan tiga persoalan mendasar pendidikan di Indonesia, yakni orientasi lembaga pendidikan di tengah persaingan global, relevansi metodologi pembelajaran dengan perkembangan teknologi, serta kepemimpinan yang mampu menginspirasi.

“Masalah pendidikan kita bukan hanya teknis, tetapi juga menyangkut arah, metode, dan kepemimpinan yang visioner,” ungkapnya.

Dalam perspektif tasawuf, Prof Barizi menilai tema “partisipasi semesta” pada Hardiknas 2026 juga mengandung makna spiritual, yakni pentingnya menghadirkan nilai ketuhanan dalam pendidikan. Pendidikan ideal harus mampu mengintegrasikan aspek intelektual, emosional, sosial, dan spiritual.

“Pendidikan tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga manusia yang memiliki makna hidup, integritas moral, dan tanggung jawab kemanusiaan,” tuturnya.

Ia menambahkan, Hardiknas 2026 harus menjadi momentum kebangkitan kesadaran bahwa pendidikan adalah investasi peradaban yang menentukan masa depan bangsa.

“Ketika seluruh unsur bangsa terlibat secara tulus, pendidikan Indonesia akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berjiwa luhur,” pungkasnya. (ery/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: HardiknasKota MalangpendidikanProf BariziUIN Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Relokasi Pasar Gadang Malang Berjalan Lancar, Pedagang Kompak Pindah

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

BERITA LAINNYA

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved