JAVASATU.COM- Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gresik mengusung konsep MBOIS sebagai arah baru pembinaan generasi muda melalui gerakan kepramukaan. Konsep yang merupakan akronim dari Manusia Berkarakter, Berorientasi, Intelektual, dan Spiritual itu diharapkan menjadi fondasi dalam mencetak Pramuka yang adaptif, berdaya saing, sekaligus memiliki nilai moral yang kuat.

Konsep tersebut diperkenalkan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Kwarcab Gerakan Pramuka Gresik Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pramuka Kwarcab Gresik, Selasa (14/7/2026). Rakercab menjadi forum penyusunan arah program kerja organisasi sekaligus evaluasi pelaksanaan kegiatan kepramukaan sebelumnya.
“Kwarcab Gresik MBOIS bukan sekadar jargon yang terdengar keren dan kekinian, tetapi memiliki makna yang dalam dan holistik. Melalui konsep ini, kami ingin mencetak generasi muda yang berkarakter kuat, memiliki orientasi masa depan yang jelas, cerdas secara intelektual, serta memiliki spiritualitas yang menjadi landasan moral,” ujar Ketua Panitia Rakercab, Isnanto.
Menurut Isnanto, konsep MBOIS akan menjadi pijakan dalam menyusun berbagai program pembinaan kepramukaan di Kabupaten Gresik. Melalui pendekatan tersebut, Kwarcab ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya aktif dalam kegiatan Pramuka, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman dengan karakter yang kuat dan integritas yang tinggi.
“Kami berharap seluruh program kerja yang disepakati dalam Rakercab dapat menjadi pedoman bagi Kwarcab Gresik untuk menghadirkan kegiatan kepramukaan yang lebih inovatif, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi generasi muda serta masyarakat,” katanya.
Rakercab 2026 diikuti 151 peserta yang terdiri atas unsur Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), pimpinan dan andalan Kwarcab, Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK), Dewan Kerja Cabang (DKC), pimpinan Kwartir Ranting (Kwarran), serta Dewan Kerja Ranting (DKR) se-Kabupaten Gresik. Forum tersebut membahas evaluasi program tahun 2025 sekaligus menyusun rencana kerja organisasi untuk tahun 2027.
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum (Orgakum) Kwarcab Gresik, Supriasto, yang membuka Rakercab menegaskan bahwa forum tersebut merupakan agenda strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi setelah Musyawarah Cabang.
“Rakercab merupakan forum tertinggi kedua setelah Musyawarah Cabang. Melalui forum ini, kita mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus menyusun rencana kerja yang lebih implementatif untuk pembinaan generasi muda ke depan,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kwarcab Gerakan Pramuka Gresik juga menyalurkan 250 paket perlengkapan sekolah kepada anggota Pramuka Penggalang dari keluarga kurang mampu. Bantuan tersebut didistribusikan di beberapa wilayah, yakni 40 paket di Kwartir Ranting Bawean, 150 paket di Icon Mall Gresik, dan 60 paket di Gedung Pramuka Kwarcab Gresik sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anggota Pramuka. (bas/arf)