JAVASATU.COM- Hari pertama mondok menjadi momen berkesan bagi para santri baru Pondok Pesantren Refah Islami Gresik, Minggu (12/7/2026). Kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga besar pesantren melalui rangkaian orientasi sebagai bekal memasuki kehidupan di lingkungan pendidikan berbasis Al-Qur’an.
Para santri bersama wali santri mengikuti pengarahan dari seluruh kepala unit, mulai Kepala MTs, Kepala MA, Kepala Musyrif, hingga Kepala Muhaffidh.
Dalam kegiatan tersebut, para santri diperkenalkan dengan sistem pendidikan, program pembinaan, serta target pembelajaran yang akan dijalani selama satu tahun ke depan.

“Mondok bukan sekadar menuntut ilmu, tetapi juga proses menempa diri menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, mandiri, dan dekat dengan Al-Qur’an,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Refah Islami, KH Farid Dhofir, Lc., M.Si., saat memberikan pengarahan kepada santri dan wali santri.
Usai mengikuti pengarahan, para santri menuju asrama masing-masing dengan pendampingan pengurus OSIM dan santri senior. Mereka mulai menata perlengkapan pribadi, mengenal lingkungan pesantren, sekaligus beradaptasi dengan suasana yang akan menjadi rumah kedua selama menempuh pendidikan.
“Kami berharap seluruh santri mampu mengikuti proses pendidikan dengan sungguh-sungguh sehingga tumbuh menjadi generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan siap mengabdi kepada umat,” kata KH Farid Dhofir.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai hari pertama para santri di lingkungan pesantren.
Lingkungan Pondok Pesantren Refah Islami yang asri, bersih, dan nyaman menjadi penunjang proses belajar, sejalan dengan komitmen pesantren membangun budaya peduli lingkungan melalui berbagai capaian Eco Pesantren.
Hari pertama mondok tersebut menjadi langkah awal bagi para santri baru untuk menjalani pendidikan, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai keislaman sebagai bekal menghadapi masa depan. (bas/arf)