JAVASATU.COM- Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, mengajak berbagai komunitas di Malang Raya berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dengan komunitas yang mampu menghadirkan inovasi dan memberdayakan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Asep saat memberangkatkan peserta Pamotan Fun Trail Run dalam rangka 4th Anniversary Jogging Wisata Malang (JWM) di kawasan Wisata Umbulan Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (12/7/2026).
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri membangun daerah. Dibutuhkan komunitas-komunitas kreatif seperti Jogging Wisata Malang yang mampu menghadirkan inovasi dan mengajak masyarakat mencintai daerahnya melalui cara yang sehat, menyenangkan, dan produktif,” ujar Asep Kusdinar.
Menurut Asep, Jogging Wisata Malang menjadi contoh nyata bagaimana komunitas mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain mengampanyekan gaya hidup sehat, komunitas tersebut juga dinilai berhasil mempromosikan destinasi wisata, menggerakkan UMKM, dan memperkenalkan potensi desa melalui berbagai kegiatan olahraga.
“Jogging Wisata Malang telah menunjukkan bahwa komunitas mampu menjadi kekuatan sosial yang menggerakkan banyak sektor sekaligus. Berlari bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menjadi media memperkenalkan potensi daerah, menghidupkan destinasi wisata, serta menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Asep menilai kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku pariwisata, dunia usaha, dan media perlu terus diperkuat agar setiap kegiatan berbasis masyarakat memberikan dampak yang lebih luas terhadap pembangunan kawasan.
“Kami ingin semakin banyak ruang kolaborasi yang melibatkan komunitas sebagai mitra pembangunan. Ketika masyarakat bergerak bersama, maka pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, Malang Raya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi sport tourism nasional. Kekayaan alam berupa pegunungan, pantai, hutan, dan desa wisata menjadi modal kuat untuk menghadirkan lebih banyak kegiatan olahraga berbasis alam yang mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
“Kegiatan seperti trail run, fun run, cycling hingga hiking tidak hanya membangun budaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat citra Malang Raya sebagai destinasi sport tourism bertaraf nasional,” jelas Asep.
Dalam kesempatan itu, Asep juga mengapresiasi tema “Harmony in Diversity” yang diusung pada perayaan empat tahun Jogging Wisata Malang. Menurutnya, olahraga menjadi ruang yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang tanpa memandang profesi, usia, suku, maupun agama.
“Di lintasan lari semua orang berdiri sejajar. Yang ada hanyalah semangat kebersamaan, sportivitas, saling mendukung, dan mencintai alam. Nilai-nilai seperti inilah yang perlu terus kita bangun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Asep mengucapkan selamat ulang tahun keempat kepada Jogging Wisata Malang dan berharap komunitas tersebut terus menjadi inspirasi dalam membangun budaya hidup sehat, mempromosikan potensi daerah, serta memperkuat sinergi pembangunan di Jawa Timur.
“Empat tahun adalah bukti konsistensi. Saya berharap Jogging Wisata Malang terus tumbuh sebagai komunitas yang menginspirasi, mempromosikan potensi daerah, membangun gaya hidup sehat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan kawasan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (wes/arf)