email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

by Nurul Hakim
11 Juli 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, MA, menegaskan bahwa lahirnya santri unggul menjadi salah satu kunci utama mewujudkan Indonesia yang maju di tengah tantangan era global dan digital.

Menurutnya, pesantren harus terus bertransformasi agar mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual, keterampilan, dan karakter yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, MA. (Foto: Ist/Javasatu.com)

Pernyataan tersebut disampaikan Prof Barizi saat menjadi narasumber dalam Diskusi Publik bertema “Generasi Santri Unggul, Integrasi Agama dan Sains” yang diselenggarakan Yayasan Yasmine Indonesia Maju (YIM) di Auditorium Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Kota Malang, Jumat (10/7/2026).

“Santri unggul adalah kunci Indonesia maju. Pesantren harus mampu melahirkan generasi yang memiliki keunggulan pengetahuan, keterampilan, dan kepribadian agar mampu menjawab tantangan global,” ujar Prof Barizi.

Menurut Prof Barizi, sejak awal pesantren hadir sebagai lembaga pendidikan Islam yang lahir dari budaya Indonesia dan berperan membentuk identitas, karakter, serta intelektualitas umat.

Sistem pendidikan berasrama (boarding school) yang diterapkan pesantren dinilai menjadi keunggulan karena memungkinkan proses pembelajaran berlangsung selama 24 jam dengan penanaman nilai agama dan akhlak secara menyeluruh.

“Pesantren bukan sekadar tempat belajar agama, tetapi ruang pembentukan karakter, intelektual, dan spiritual yang berlangsung sepanjang hayat,” katanya.

Namun demikian, ia menilai pesantren juga menghadapi tantangan besar di era global-digital. Di antaranya adalah persoalan orientasi pendidikan, metode pembelajaran yang masih cenderung berfokus pada transmisi keilmuan klasik, serta pola kepemimpinan yang perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Pesantren harus mampu membangun tradisi berpikir kritis, terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, dan tetap menjaga nilai-nilai keislaman sebagai fondasi,” tegasnya.

Prof Barizi menjelaskan, santri masa kini dituntut tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki kecakapan abad ke-21. Karena itu, integrasi agama dan sains menjadi kebutuhan agar lulusan pesantren mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Ia menyebut tiga kompetensi utama yang harus dimiliki santri, yakni knowledge (pengetahuan), skill (keterampilan), dan personality (kepribadian). Ketiganya menjadi fondasi lahirnya sumber daya manusia unggul yang mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Santri harus menjadi pelaku perubahan yang membawa kemajuan bagi masyarakat melalui penguasaan ilmu, keterampilan, dan akhlak yang kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof Barizi mendorong pesantren melakukan revitalisasi sistem pendidikan melalui penguatan literasi, karakter, dan kompetensi.

Menurutnya, santri harus dibekali kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan persoalan, serta menghasilkan inovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

BacaJuga :

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

CEO Family Bakery Bagikan Kiat Sukses Usaha ke Siswa SMPN 1 Gresik

Ia optimistis pesantren akan tetap relevan menghadapi era global-digital apabila mampu memadukan kekuatan intelektual dan spiritual dalam proses pendidikannya.

“Pesantren adalah laboratorium ilmu sekaligus tempat membangun peradaban. Dari pesantren akan lahir generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, berdaya saing, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam,” pungkasnya. (nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Indonesia MajuKota MalangpendidikanPesantrenProf Barizisantri

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Panglima TNI Pimpin Sertijab, Maruli Jadi Wakil Panglima dan Tandyo Budi KSAD

FIPT Desak Kadishub Jatim Sidak Trans Jatim Koridor 2 Malang dan Terminal Arjosari

Prev Next

POPULER HARI INI

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

BERITA LAINNYA

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Panglima TNI Pimpin Sertijab, Maruli Jadi Wakil Panglima dan Tandyo Budi KSAD

FIPT Desak Kadishub Jatim Sidak Trans Jatim Koridor 2 Malang dan Terminal Arjosari

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved