Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kejar Eliminasi TBC 2030, Dinkes Kota Batu Sosialisasi ke 24 Desa

Wiyono by Wiyono
14 Juli 2026
0

JAVASATU.COM- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menggencarkan sosialisasi pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TBC) di seluruh 24 desa dan kelurahan sebagai bagian dari upaya mempercepat target eliminasi TBC pada 2030. Program yang berlangsung sejak awal Juli hingga 4 Agustus 2026 itu mengedepankan deteksi dini, investigasi kontak, serta Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) untuk memutus rantai penularan.

Kejar Eliminasi TBC 2030, Dinkes Kota Batu Sosialisasi ke 24 Desa. (Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Hingga pertengahan Juli 2026, sosialisasi telah menjangkau sembilan desa dan kelurahan. Kegiatan terbaru digelar di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Selasa (14/7/2026), dengan melibatkan perangkat desa, kader PKK, Posyandu, karang taruna, ketua RT/RW, hingga tokoh masyarakat sebagai ujung tombak edukasi di lingkungan masing-masing.

“Antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak awal pelaksanaan. Namun, tantangan terbesar kami adalah masih banyak kasus yang tidak terdeteksi serta rendahnya kesadaran kelompok berisiko untuk menjalani Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT),” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Batu, dr. Icang Sarraszin.

Menurut dr. Icang, meski angka kasus TBC di Kota Batu relatif lebih rendah dibandingkan sejumlah daerah lain, ancaman penularan tetap harus diwaspadai. Sebab, masih terdapat hidden cases atau kasus yang belum terdeteksi sehingga berpotensi menjadi sumber penularan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Karena itu, Dinkes Kota Batu menekankan pentingnya investigasi kontak terhadap seluruh anggota keluarga atau orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC. Langkah tersebut dinilai menjadi kunci untuk menemukan penderita yang belum terdiagnosis sekaligus mencegah munculnya kasus baru.

“Sering kali yang dikira hanya kakek atau neneknya yang sakit, ternyata cucunya atau ayahnya juga mengidap TBC. Oleh karena itu, pengobatan harus menyeluruh dengan melibatkan investigasi kontak,” jelasnya.

Pada 2026, Dinkes Kota Batu menargetkan penanganan 589 pasien TBC. Namun, upaya tersebut masih menghadapi tantangan karena banyak kontak erat penderita yang merasa sehat sehingga enggan menjalani pemeriksaan maupun mengikuti Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

Untuk mencapai target eliminasi TBC pada 2030, Dinkes Kota Batu menjalankan tiga strategi utama, yakni menemukan seluruh penderita TBC, memastikan pasien menjalani pengobatan hingga sembuh, serta melakukan investigasi kontak disertai pemberian terapi pencegahan kepada kelompok berisiko.

Sementara itu, Petugas Pengelola Program TBC Dinkes Kota Batu, Yoni Hadi Purnomo, mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penularan TBC. Ia mengingatkan warga untuk menghindari kontak langsung dengan penderita TBC aktif, terutama di ruangan tertutup yang memiliki sirkulasi udara kurang baik.

“Gunakan masker saat berinteraksi, rutin mencuci tangan dengan sabun, perkuat daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi. Selain itu, pastikan bayi mendapatkan vaksin BCG yang sangat efektif mencegah TBC bentuk berat,” kata Yoni.

Dinkes Kota Batu optimistis seluruh rangkaian sosialisasi di 24 desa dan kelurahan dapat diselesaikan sesuai jadwal pada awal Agustus 2026. Melalui penguatan edukasi masyarakat, deteksi dini, investigasi kontak, dan terapi pencegahan, pemerintah berharap target eliminasi TBC pada 2030 dapat tercapai. (yon/arf)

Tags: kesehatanKota Batupemkot batuTBC
Previous Post

Pajak Daerah Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Yani: Seluruhnya Kembali untuk Pembangunan

Next Post

Daftar Pemenang Lomba Video Konten Literasi Kota Malang 2026, Ini Juara Lengkapnya

Related Posts

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis
Kesehatan

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

14 Oktober 2026
Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare
Kesehatan

Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare

28 September 2026
PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini
Kesehatan

PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini

23 September 2026
Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan
Kesehatan

Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan

1 September 2026
PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026
Kesehatan

PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026

19 Agustus 2026
JKN Aktif di Kabupaten Malang Baru 66,44 Persen, Dewan Soroti Kematian Bayi
Kesehatan

JKN Aktif di Kabupaten Malang Baru 66,44 Persen, Dewan Soroti Kematian Bayi

18 Agustus 2026
Next Post
Daftar Pemenang Lomba Video Konten Literasi Kota Malang 2026, Ini Juara Lengkapnya

Daftar Pemenang Lomba Video Konten Literasi Kota Malang 2026, Ini Juara Lengkapnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Bank Jatim dan Bakorwil III Malang akan Gelar Kolaborasi Kolosal 17–19 November
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com