JAVASATU.COM- MI Tsamrotul Ulum Tajungwidoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, menggelar hari pertama Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi murid baru untuk mengenal lingkungan madrasah, budaya belajar, hingga pembentukan karakter sebelum mengikuti proses pembelajaran.

Pelaksanaan MATAMUDA diawali dengan upacara pembukaan di halaman madrasah yang diikuti murid baru, siswa kelas II hingga VI, guru, serta wali murid. Sebelum upacara dimulai, Kepala Madrasah bersama dewan guru menyambut para murid baru di pintu gerbang sebagai bentuk penyambutan resmi keluarga besar MI Tsamrotul Ulum.
“Kegiatan MATAMUDA merupakan langkah awal bagi murid baru untuk mengenal lingkungan madrasah, para guru, serta berbagai program yang akan mereka ikuti selama belajar di MI Tsamrotul Ulum,” ujar Kepala MI Tsamrotul Ulum, Ahmad Amali, saat memimpin upacara pembukaan.
Pelaksanaan MATAMUDA tahun ini berlangsung lebih lambat dari kalender pendidikan yang menjadwalkan kegiatan dimulai pada Senin (13/7/2026). Penyesuaian dilakukan karena kompleks MI Tsamrotul Ulum sebelumnya digunakan untuk kegiatan pengkaderan Tiga Matra GP Ansor PAC Bungah.
Sebelum MATAMUDA dimulai, pihak madrasah juga menggelar pra-MATAMUDA yang diikuti orang tua dan murid baru. Dalam kegiatan tersebut, madrasah menyampaikan program pendidikan sekaligus membagikan seragam kepada peserta didik baru.
“Kami mengajak seluruh keluarga besar madrasah untuk menata niat dalam menuntut ilmu. Orang tua ikhlas mempercayakan pendidikan putra-putrinya di madrasah ini, sementara guru menjalankan amanah sebagai orang tua kedua dengan terus membangun komunikasi yang baik,” kata Ahmad Amali.
Selama MATAMUDA, para murid diperkenalkan dengan berbagai fasilitas, tata tertib, program unggulan, hingga pembiasaan yang diterapkan di lingkungan madrasah. Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta budaya belajar yang menjadi ciri khas MI Tsamrotul Ulum.
Kegiatan dikemas secara interaktif agar murid baru dapat beradaptasi dengan suasana belajar secara menyenangkan. Berbagai aktivitas yang melibatkan guru dan siswa senior juga dirancang untuk membangun rasa percaya diri sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan madrasah.
“Melalui MATAMUDA, kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang ramah, aman, dan menyenangkan sehingga setiap murid dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlakul karimah, dan berwawasan luas berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah,” pungkas Ahmad Amali. (bas/arf)