JAVASATU.COM- RSUD Gambiran Kota Kediri memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas hemodialisis berkapasitas lebih besar serta layanan medical check up (MCU) one stop service dalam Gedung I yang baru diresmikan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Selasa (14/7/2026).
Penambahan layanan tersebut diharapkan mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, lengkap, dan nyaman.
Peresmian Gedung I ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, pemakaian atribut Si Antar Obat, pelepasan burung, serta penanaman pohon.

Usai peresmian, Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, meninjau berbagai fasilitas di gedung baru, termasuk laboratorium (catchlab), sekaligus berdialog dengan sejumlah pasien.
“Harapan saya dengan adanya peresmian gedung baru ini bisa meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat dan memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Tadi kita sudah keliling dan kita bisa melihat bahwa dengan adanya gedung baru ini banyak sekali layanan yang dibuka,” ujar Mbak Wali.
Gedung I menjadi pusat sejumlah layanan unggulan RSUD Gambiran. Selain unit hemodialisis dengan kapasitas yang lebih besar, rumah sakit juga menyediakan layanan rehabilitasi medik, poliklinik rawat jalan, medical check up terpadu, layanan psikologi, bedah plastik, ruang rawat inap, hingga ruang perawatan VIP dan VVIP.
Seluruh layanan tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Hari ini kita menyaksikan babak baru dari perjalanan tersebut. Gedung I hadir sebagai simbol transformasi pelayanan kesehatan Kota Kediri. Transformasi menuju pelayanan yang semakin modern, semakin lengkap, cepat, dan yang paling penting, semakin berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien,” katanya.
Menurut Mbak Wali, pembangunan Gedung I bukan sekadar menambah fasilitas, tetapi melanjutkan sejarah panjang RSUD Gambiran sebagai rumah sakit yang telah melayani masyarakat sejak 1875 dan berkembang menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah eks-Karesidenan Kediri.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Keramahan petugas, kecepatan layanan, profesionalisme tenaga kesehatan, serta kepedulian kepada pasien dinilai menjadi faktor utama yang akan dirasakan masyarakat.
“Saya berharap seluruh jajaran RSUD Gambiran terus menjaga semangat inovasi, meningkatkan kompetensi, memperkuat budaya pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien, serta memberikan pelayanan yang humanis dan penuh empati,” tegasnya.
Direktur RSUD Gambiran Aditya Bagus Djatmiko mengatakan Gedung I dibangun selama sekitar tujuh hingga delapan bulan dan telah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebelum diresmikan, gedung tersebut telah beroperasi secara bertahap melalui soft launching selama kurang lebih tiga bulan.
Menurutnya, salah satu keunggulan Gedung I adalah layanan medical check up yang terpusat dalam satu lokasi sehingga pasien tidak perlu berpindah-pindah ruangan untuk menjalani pemeriksaan.
“Kami yakin dengan adanya Gedung I ini akan mampu memberikan nilai layanan yang kompetitif, paripurna, dan komprehensif. Di lantai dua Gedung I terdapat ruang medical check up yang menyeluruh, tidak terpisah-pisah menjadi one stop service. Kami mohon doa restu supaya adanya Gedung I ini RSUD Gambiran semakin lebih baik,” ujar Aditya.
Peresmian Gedung I RSUD Gambiran turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, jajaran Forkopimda Plus, Ketua Pengadilan Agama Ahmad Hodri, pejabat Pemerintah Kota Kediri, serta tamu undangan lainnya. (kur)