email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Band Malang Peni Rilis Album ‘30’, Curhat Personal hingga Kritik Sosial Jadi Sajian Utama

by Javasatu
30 April 2026

JAVASATU.COM- Unit alternative rock/power pop asal Malang, Peni, resmi merilis album perdana bertajuk 30 setelah satu tahun perjalanan musik mereka di skena independen. Album yang berisi 10 lagu ini dirilis melalui label Haum Entertainment dan menjadi potret emosional dari gejolak personal hingga refleksi sosial yang dialami sejak kemunculan mereka pada Januari 2025.

Band Peni. Photo by Miskiyah Bagus (@miskiyah_/)

“Album 30 merangkum hal-hal personal yang pernah terjadi menjelang usia 30, tentang kemarahan, kesedihan, kesepian, dan lain-lain. Bisa dianggap album ini sebagai buku diaryku,” ujar vokalis sekaligus gitaris Peni, Ken Baruna, Kamis (30/4/2026).

Band yang digawangi Ken Baruna (gitar/vokal), Gilang Domisilafa (gitar), Ardian Bagus “Susu” (bass), dan Aldian Ibanez “Dibot” (drum) ini mengusung warna musik alternative rock dan power pop yang terinspirasi dari skena Amerika Serikat era 90-an. Namun dalam proses kreatifnya, Peni justru menemukan kenyamanan pada akar musik pop Indonesia era 90–2000-an.

“Awal terbentuk Peni sangat terpengaruh band power pop Amerika. Tapi selama proses pengerjaan, kami malah merasa aman dan nyaman dengan gaya lagu karya Ariel NOAH, Eross Candra, Pongki Barata,” ungkapnya.

Dalam kurun waktu singkat, Peni menunjukkan produktivitas dengan merilis sejumlah single seperti “Allegori”, “Gejolak Asmara Masa Muda”, dan “Kota”. Lagu-lagu tersebut menghadirkan spektrum cerita, mulai dari puisi yang dialihwahanakan menjadi lagu, romansa obsesif masa muda, hingga keterasingan di tengah kehidupan urban.

“Bahkan kehadiran Randy Levin Virgiawan alias Kempel ini karena aku rasa puisinya bisa menyentuh sisi personal. Karena aku persilakan masuk ke dalam ruang yang dibentuk Peni,” kata dia.

Album 30 dibuka dengan lagu “Allegori” yang diadaptasi dari puisi Randy Levin Virgiawan, menjadi pintu masuk eksplorasi lirik yang puitis sekaligus getir. Lagu “Jakarta” dan “Sama” menangkap kegelisahan sosial dan kepungan sentralisme, sementara “30” dan “Tidur” menyelami sisi reflektif tentang penyesalan, kelelahan, dan tekanan hidup.

“Semua lagu saya tulis sepanjang tahun 2025. Track ‘30’ dan ‘Tentang Kepergian’ sangat personal, tentang menyampaikan perasaan yang kadang menakutkan. Menuangkannya dalam lagu justru jadi hal yang nyaman,” jelasnya.

Di sisi lain, sentuhan pop tetap terasa melalui “Gejolak Asmara Masa Muda” dan “Pesta” yang mengangkat relasi dan dinamika pergaulan. Lagu “Kota” menggambarkan patah hati akibat kompleksitas hidup urban, sementara “Tentang Kepergian” menjadi penutup yang intim dengan nuansa minimalis-akustik.

BacaJuga :

Band Wayang Comeback, Vokalis Baru Warnai Single ‘Mati Aku Mati’

Band Asal Gorontalo Tiresome Rilis Video Klip Lagu “Ursula”

“Bahkan saking personalnya, urutan lagu di album ini senyamannya saja, tak ada konsep tertentu,” tambahnya.

Seluruh materi dalam album ini diproduseri oleh Ken Baruna, direkam di Rama Studio, serta melalui proses mixing dan mastering oleh Rama Satria M. Album ini disebut tidak sekadar kumpulan lagu, melainkan arsip emosional perjalanan awal Peni sebagai band.

“Peni selalu ingin terdengar sebagai band pop, meskipun musiknya agak kotor. Maka memilih Mas Rama untuk mixing dan mastering adalah keputusan yang tepat,” ujarnya.

Melalui album ini, Peni menegaskan posisinya sebagai band muda asal Malang yang patut diperhitungkan, tidak hanya dari sisi produktivitas, tetapi juga keberanian dalam menyampaikan kejujuran lirik.

“Album ini berisi catatan keresahan dan minim motivasi heroik. Kami ingin album ini jadi teman bagi orang-orang yang merasa sendirian,” ungkap dia.

Untuk rencana ke depan, Peni mengaku belum memiliki agenda promosi khusus dan memilih kembali fokus pada kehidupan sehari-hari sekaligus menyiapkan karya berikutnya.

“Setelah album 30 rilis, kami belum terpikir rencana dekat. Tetap bekerja dan lanjut bikin album kedua,” tutupnya.

Album 30 kini sudah dapat didengarkan dan dibeli dalam format digital melalui Bandcamp Haum Entertainment. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BandLagumusikMusisiPeni BandPenyanyi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Band Malang Peni Rilis Album ‘30’, Curhat Personal hingga Kritik Sosial Jadi Sajian Utama

Bukan via Grup WhatsApp, Ini Tips Pantau Anak di Sekolah ala Profesor SEVIMA

PG Ngadiredjo Kediri Siap Giling 2026, Kapasitas 6.300 TCD

Polda Jatim Tahan Tiga Tersangka Sengketa Sardo Swalayan, Kasus Dugaan Akta Palsu

Polres Gresik Tindak Truk Langgar Jam Operasional di Pantura, Pelanggar Diputar Balik

Aksi JNF di Bekasi Bagikan Mawar dan Stiker, Serukan Hentikan Fitnah BGN

Lahan Tebu Warga di TPA Supit Urang Kota Malang Dilubangi, DLH Dituding Arogan

Sengketa Lahan di WTP Kota Malang Diteliti BPN, Warga Minta Hasil Objektif

Fatayat NU Dukun Perkuat Peran Perempuan di Tengah Masyarakat

Skema Seragam Gratis 2026 Diubah, Pemkot Malang: Hanya untuk Keluarga Prasejahtera

Prev Next

POPULER HARI INI

Fatayat NU Dukun Perkuat Peran Perempuan di Tengah Masyarakat

Polda Jatim Tahan Tiga Tersangka Sengketa Sardo Swalayan, Kasus Dugaan Akta Palsu

Sengketa Lahan di WTP Kota Malang Diteliti BPN, Warga Minta Hasil Objektif

Lahan Tebu Warga di TPA Supit Urang Kota Malang Dilubangi, DLH Dituding Arogan

Seragam Sekolah Gratis di Kota Malang Dikritik, Apa Saja yang Ditanggung Pemkot?

BERITA LAINNYA

Band Malang Peni Rilis Album ‘30’, Curhat Personal hingga Kritik Sosial Jadi Sajian Utama

Bukan via Grup WhatsApp, Ini Tips Pantau Anak di Sekolah ala Profesor SEVIMA

PG Ngadiredjo Kediri Siap Giling 2026, Kapasitas 6.300 TCD

Polda Jatim Tahan Tiga Tersangka Sengketa Sardo Swalayan, Kasus Dugaan Akta Palsu

Polres Gresik Tindak Truk Langgar Jam Operasional di Pantura, Pelanggar Diputar Balik

Aksi JNF di Bekasi Bagikan Mawar dan Stiker, Serukan Hentikan Fitnah BGN

Lahan Tebu Warga di TPA Supit Urang Kota Malang Dilubangi, DLH Dituding Arogan

Sengketa Lahan di WTP Kota Malang Diteliti BPN, Warga Minta Hasil Objektif

Fatayat NU Dukun Perkuat Peran Perempuan di Tengah Masyarakat

Skema Seragam Gratis 2026 Diubah, Pemkot Malang: Hanya untuk Keluarga Prasejahtera

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved