email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Band Malang Peni Rilis Album ‘30’, Curhat Personal hingga Kritik Sosial Jadi Sajian Utama

by Javasatu
30 April 2026

JAVASATU.COM- Unit alternative rock/power pop asal Malang, Peni, resmi merilis album perdana bertajuk 30 setelah satu tahun perjalanan musik mereka di skena independen. Album yang berisi 10 lagu ini dirilis melalui label Haum Entertainment dan menjadi potret emosional dari gejolak personal hingga refleksi sosial yang dialami sejak kemunculan mereka pada Januari 2025.

Band Peni. Photo by Miskiyah Bagus (@miskiyah_/)

“Album 30 merangkum hal-hal personal yang pernah terjadi menjelang usia 30, tentang kemarahan, kesedihan, kesepian, dan lain-lain. Bisa dianggap album ini sebagai buku diaryku,” ujar vokalis sekaligus gitaris Peni, Ken Baruna, Kamis (30/4/2026).

Band yang digawangi Ken Baruna (gitar/vokal), Gilang Domisilafa (gitar), Ardian Bagus “Susu” (bass), dan Aldian Ibanez “Dibot” (drum) ini mengusung warna musik alternative rock dan power pop yang terinspirasi dari skena Amerika Serikat era 90-an. Namun dalam proses kreatifnya, Peni justru menemukan kenyamanan pada akar musik pop Indonesia era 90–2000-an.

“Awal terbentuk Peni sangat terpengaruh band power pop Amerika. Tapi selama proses pengerjaan, kami malah merasa aman dan nyaman dengan gaya lagu karya Ariel NOAH, Eross Candra, Pongki Barata,” ungkapnya.

Dalam kurun waktu singkat, Peni menunjukkan produktivitas dengan merilis sejumlah single seperti “Allegori”, “Gejolak Asmara Masa Muda”, dan “Kota”. Lagu-lagu tersebut menghadirkan spektrum cerita, mulai dari puisi yang dialihwahanakan menjadi lagu, romansa obsesif masa muda, hingga keterasingan di tengah kehidupan urban.

“Bahkan kehadiran Randy Levin Virgiawan alias Kempel ini karena aku rasa puisinya bisa menyentuh sisi personal. Karena aku persilakan masuk ke dalam ruang yang dibentuk Peni,” kata dia.

Album 30 dibuka dengan lagu “Allegori” yang diadaptasi dari puisi Randy Levin Virgiawan, menjadi pintu masuk eksplorasi lirik yang puitis sekaligus getir. Lagu “Jakarta” dan “Sama” menangkap kegelisahan sosial dan kepungan sentralisme, sementara “30” dan “Tidur” menyelami sisi reflektif tentang penyesalan, kelelahan, dan tekanan hidup.

“Semua lagu saya tulis sepanjang tahun 2025. Track ‘30’ dan ‘Tentang Kepergian’ sangat personal, tentang menyampaikan perasaan yang kadang menakutkan. Menuangkannya dalam lagu justru jadi hal yang nyaman,” jelasnya.

Di sisi lain, sentuhan pop tetap terasa melalui “Gejolak Asmara Masa Muda” dan “Pesta” yang mengangkat relasi dan dinamika pergaulan. Lagu “Kota” menggambarkan patah hati akibat kompleksitas hidup urban, sementara “Tentang Kepergian” menjadi penutup yang intim dengan nuansa minimalis-akustik.

“Bahkan saking personalnya, urutan lagu di album ini senyamannya saja, tak ada konsep tertentu,” tambahnya.

BacaJuga :

Dari Hardcore ke Shoegaze, Alasan RAW BLUE Lahir

The Binals Rilis Single “MOOOOONG!!”, Siap Guncang Kayutangan Malang

Seluruh materi dalam album ini diproduseri oleh Ken Baruna, direkam di Rama Studio, serta melalui proses mixing dan mastering oleh Rama Satria M. Album ini disebut tidak sekadar kumpulan lagu, melainkan arsip emosional perjalanan awal Peni sebagai band.

“Peni selalu ingin terdengar sebagai band pop, meskipun musiknya agak kotor. Maka memilih Mas Rama untuk mixing dan mastering adalah keputusan yang tepat,” ujarnya.

Melalui album ini, Peni menegaskan posisinya sebagai band muda asal Malang yang patut diperhitungkan, tidak hanya dari sisi produktivitas, tetapi juga keberanian dalam menyampaikan kejujuran lirik.

“Album ini berisi catatan keresahan dan minim motivasi heroik. Kami ingin album ini jadi teman bagi orang-orang yang merasa sendirian,” ungkap dia.

Untuk rencana ke depan, Peni mengaku belum memiliki agenda promosi khusus dan memilih kembali fokus pada kehidupan sehari-hari sekaligus menyiapkan karya berikutnya.

“Setelah album 30 rilis, kami belum terpikir rencana dekat. Tetap bekerja dan lanjut bikin album kedua,” tutupnya.

Album 30 kini sudah dapat didengarkan dan dibeli dalam format digital melalui Bandcamp Haum Entertainment. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BandLagumusikMusisiPeni BandPenyanyi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Bawa Misi Persahabatan Antarnegara Lewat Taekwondo

Gus Kikin Dorong Ekonomi Pancasila Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

Pinjam Motor Alasan Beli Makanan, Pria di Malang Diciduk Polisi

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TISI Luncurkan Antologi Puisi Bahasa Daerah

MUI Kedamean Dinilai Terbaik, KH Heri Kembali Pimpin hingga 2031

Gubernur Khofifah Minta Psikolog Datang Sebulan Sekali ke Sekolah Rakyat Gresik

Bukan Tarif Masuk, Ini Fungsi Bayar Rp1 di Bendungan Lahor

Dulu Rumah Bocor, Kini Nelayan Campurejo Gresik Punya Hunian Layak

Tiga Tahun Bergerak, JNF Dukung BNN Perkuat P4GN

Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Malang, 8 Orang Terluka

Prev Next

POPULER HARI INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Didemo Warga, Perum Jasa Tirta 1 Buka Lagi Bendungan Lahor untuk Mobil

Bukan Tarif Masuk, Ini Fungsi Bayar Rp1 di Bendungan Lahor

Gus Kikin Dorong Ekonomi Pancasila Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

MI Al-Karimi Gresik Menuju Madrasah Digital, Orang Tua Bisa Pantau Capaian Siswa

BERITA LAINNYA

TNI Bawa Misi Persahabatan Antarnegara Lewat Taekwondo

Gus Kikin Dorong Ekonomi Pancasila Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

Pinjam Motor Alasan Beli Makanan, Pria di Malang Diciduk Polisi

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TISI Luncurkan Antologi Puisi Bahasa Daerah

MUI Kedamean Dinilai Terbaik, KH Heri Kembali Pimpin hingga 2031

Gubernur Khofifah Minta Psikolog Datang Sebulan Sekali ke Sekolah Rakyat Gresik

Bukan Tarif Masuk, Ini Fungsi Bayar Rp1 di Bendungan Lahor

Dulu Rumah Bocor, Kini Nelayan Campurejo Gresik Punya Hunian Layak

Tiga Tahun Bergerak, JNF Dukung BNN Perkuat P4GN

Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Malang, 8 Orang Terluka

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Tiga Jalan Protokol Kota Batu Ditutup Minggu 2 Agustus 2026, Ini Rinciannya

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

14,95 Ton Timah Ilegal Digagalkan di Pangkal Balam, Potensi Kerugian Rp9,76 Miliar

TransNusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur, Jakarta Terbang Tiga Kali Sehari

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved