email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 9 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

3,5 Tahun Memimpin Gresik, Gus Yani dan Bu Min Turunkan Kemiskinan ke Rekor Terendah

by Sudasir Al Ayyubi
12 Agustus 2024

JAVASATU.COM-GRESIK- Dalam 3,5 tahun kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wakil Bupati Aminatun Habibah (Bu Min), Kabupaten Gresik mencatatkan pencapaian luar biasa dalam upaya pengentasan kemiskinan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur tahun 2024, angka kemiskinan di Gresik turun menjadi 10,32% atau 142.390 jiwa, pencapaian terendah dalam 15 tahun terakhir.

Gus Yani – Bu Min. (Foto: Dok/Istimewa)

Penurunan ini sangat signifikan dibandingkan awal masa jabatan Gus Yani dan Bu Min pada tahun 2021, saat angka kemiskinan masih berada di angka 12,42% (166.350 jiwa). Penurunan ini juga melebihi capaian provinsi, dengan Gresik berhasil mengurangi kemiskinan sebesar 2,10% sejak 2021 hingga 2024, sementara Provinsi Jawa Timur hanya menurun 1,61% dalam periode yang sama.

Wakil Bupati Aminatun Habibah, yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Gresik, mengungkapkan bahwa tren penurunan kemiskinan ini merupakan hasil dari upaya kolaboratif yang melibatkan berbagai sektor.

“Alhamdulillah, selama tiga tahun terakhir, Gresik berhasil menurunkan kemiskinan sebesar 2,1% pada 2024,” ujarnya, Senin (12/08/2024).

Pemerintah Kabupaten Gresik terus melakukan berbagai program strategis untuk menjaga tren positif ini, mulai dari bantuan langsung tunai, pelatihan keterampilan kerja, hingga pembangunan infrastruktur dasar di desa. Selain itu, Pemkab Gresik aktif bekerja sama dengan lembaga non-pemerintah, akademisi, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk memperkuat ekonomi lokal melalui dukungan untuk UMKM dan pemberdayaan wirausaha.

Standar garis kemiskinan di Gresik pada Maret 2024 mencapai Rp608.828 per bulan, lebih tinggi dibandingkan dengan garis kemiskinan Provinsi Jawa Timur sebesar Rp536.122 per bulan. Meskipun demikian, Gresik tetap mampu menjaga tren penurunan angka kemiskinan di bawah rata-rata provinsi, menunjukkan efektivitas strategi pengentasan kemiskinan yang diterapkan.

Wabup Aminatun menegaskan bahwa capaian ini bukanlah akhir dari perjuangan. Pemkab Gresik berkomitmen untuk terus melanjutkan upaya pengentasan kemiskinan dengan sinergi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) serta kerjasama dengan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gresik. (Bas/Arf)

BacaJuga :

Musisi Gresik Addila Rilis Single Pop “Pilihan Terbalik”

Kapolres Gresik Beri Penghargaan ke Polisi dan Warga Berprestasi

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Aminatun AHbibahFandi Akhmad YaniPemkab Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Analis Nilai Polri di Bawah Presiden dan Kapolri Disetujui DPR Sesuai Amanat Reformasi

Kapolres Boyolali Pastikan Pengamanan Puncak Hari Desa Nasional 2026

Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Penabrakan Pagar SMK Turen Malang

Pemkab Kediri Gandeng PTPN, Akses Jalan Sekolah Rakyat Plosoklaten Segera Dibangun

Bupati Blitar Ajak ASN Terapkan Pola Hidup Sehat Lewat Senam Chi Kung

Tak Perlu Antre, Warga Kepanjen Kini Urus Listrik Cukup Lewat PLN Mobile

Pendapatan Daerah Bojonegoro 2025 Tembus Rp 6,4 Triliun, Lampaui Target 109 Persen

Bupati Kediri Lantik Lima Kepala Dinas, Soroti Regenerasi Karier ASN

Musisi Gresik Addila Rilis Single Pop “Pilihan Terbalik”

Babinsa Koramil Sambong Blora Latih Baris-berbaris Siswa SMP

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Prabowo Beri Penghargaan ke Polri, Analis Apresiasi Peran Kapolri Dorong Swasembada Pangan

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

BERITA LAINNYA

Analis Nilai Polri di Bawah Presiden dan Kapolri Disetujui DPR Sesuai Amanat Reformasi

Kapolres Boyolali Pastikan Pengamanan Puncak Hari Desa Nasional 2026

Pemkab Kediri Gandeng PTPN, Akses Jalan Sekolah Rakyat Plosoklaten Segera Dibangun

Bupati Blitar Ajak ASN Terapkan Pola Hidup Sehat Lewat Senam Chi Kung

Bupati Kediri Lantik Lima Kepala Dinas, Soroti Regenerasi Karier ASN

Babinsa Koramil Sambong Blora Latih Baris-berbaris Siswa SMP

Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games, Lifter TNI Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten

Prabowo Beri Penghargaan ke Polri, Analis Apresiasi Peran Kapolri Dorong Swasembada Pangan

Babinsa Koramil Jati Blora Dampingi Donor Darah PMI di Desa Doplang

PWI Pusat Gelar Presentasi Anugerah Kebudayaan Jelang HPN 2026

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved