email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kelezatan Pecel Madiun dengan Bumbu Kacang Nikmat

by Redaksi Javasatu
3 Oktober 2024

JAVASATU.COM- Pecel Madiun adalah salah satu kuliner tradisional Indonesia yang berasal dari Madiun, Jawa Timur.

Pecel Madiun. (Foto: instagram/@lailadimyati)

Hidangan ini terdiri dari berbagai jenis sayuran segar yang disiram dengan bumbu kacang yang khas.

Pecel Madiun bukan hanya populer di daerah asalnya, tetapi juga di seluruh Indonesia, bahkan menjadi salah satu makanan favorit bagi pecinta kuliner tradisional.

Apa yang membuat Pecel Madiun begitu istimewa? Mari kita telusuri lebih dalam tentang kelezatan kuliner khas Madiun ini.

Pecel telah ada sejak ratusan tahun lalu, dan Pecel Madiun adalah salah satu variasi yang paling terkenal. Madiun, sebagai salah satu daerah di Jawa Timur, terkenal dengan olahan bumbu kacangnya yang kaya akan rasa.

Bumbu kacang dalam Pecel Madiun biasanya terbuat dari kacang tanah, cabai, bawang putih, gula merah, asam jawa, dan sedikit air jeruk.

Racikan bumbu yang sederhana namun penuh cita rasa inilah yang menjadikan Pecel Madiun berbeda dari pecel-pecel lainnya.

BacaJuga :

Tenthirty Coffee Buka di Kota Batu, Ngopi di Tengah Hutan Pinus Jadi Daya Tarik Utama

Kopi Embongan Pujon, Kedai Inklusif yang Jadi Ruang Kreatif Penyandang Disabilitas

Pecel Madiun terdiri dari beberapa sayuran yang direbus atau dikukus, seperti bayam, kangkung, kacang panjang, toge, dan daun singkong.

Semua sayuran tersebut diatur di atas piring dan kemudian disiram dengan bumbu kacang yang telah dihaluskan.

Selain itu, Pecel Madiun biasanya disajikan dengan pelengkap seperti tempe, tahu, rempeyek (keripik kacang), dan lontong atau nasi.

Cita rasa bumbu kacang yang manis, gurih, dan sedikit pedas membuat Pecel Madiun sangat menggugah selera.

Keunikan lain dari Pecel Madiun adalah penggunaan daun kemangi sebagai tambahan penyegar yang memberikan aroma harum dan rasa segar pada hidangan ini.

Selain Pecel Madiun, ada banyak variasi pecel yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur.

Setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam menyajikan pecel, tergantung dari bumbu kacang dan pelengkap yang digunakan.

Meski berbeda, semua variasi pecel tetap memiliki kesamaan dalam penggunaan sayuran segar dan bumbu kacang sebagai elemen utamanya.

Pecel Madiun paling nikmat disantap saat masih hangat, terutama jika disajikan dengan lontong atau nasi putih.

Untuk menambah kelezatan, rempeyek kacang sering kali menjadi pelengkap wajib yang memberikan rasa renyah yang kontras dengan lembutnya sayuran dan bumbu kacang.

Saat ini, Pecel Madiun tidak hanya tersedia di warung-warung makan tradisional, tetapi juga banyak dijual dalam bentuk bumbu pecel instan yang bisa dibeli di pasar swalayan atau secara online.

Ini memudahkan siapa saja yang ingin menikmati kelezatan Pecel Madiun tanpa harus pergi jauh ke Madiun. Hanya dengan menambahkan air panas pada bumbu kacang instan dan menyiapkan sayuran rebus, Pecel Madiun siap dinikmati di rumah. (Red)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Pecel
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Bupati Gresik Ajak Perempuan Tentukan Arah Pembangunan di Musrenbang 2026

Gresik Jadi Tuan Rumah Pengukuran Kepuasan Layanan Digital Pemerintah

Siswa MI Al-Karimi Gresik Tasmi’ Juz 1 dan 2 Sekali Majelis

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

Musrenbang, Wabup Gresik Tegaskan Sinkronisasi Usulan Desa

Jelang Ramadan, Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp90 Ribu Per Kilogram

Terlilit Utang, Tiga Pria Nekat Curi Dua Truk di Gresik

Truk dan Motor Curian di Gresik Kembali ke Pemilik

Modus COD Facebook, Mahasiswa di Gresik Gasak Motor saat Test Drive

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

Amukan Api Hanguskan 15 Ribu Ayam di Jalibar Batu, Kerugian Rp 1 Miliar

UNIRA Malang Dampingi Program SIKAP di SLB BC Kepanjen

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

BERITA LAINNYA

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

HPN 2026, Wali Kota Malang Terima Trofi Abyakta Kebudayaan dari PWI Pusat

HUT ke-6 JMSI, Soroti Gempuran AI dan Algoritma Medsos

HUT ke-18 Gerindra, DPC Kota Kediri Targetkan 7 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang

Cak Imin Buka Puncak HPN 2026 di Banten, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

Sertijab Kodim Wonosobo, Sambut Kapten Masraniansyah Lepas Kapten Redo

Nabila Ellisa Rilis EP “GERD”, Angkat Luka Batin Lewat Lagu “Tanyaku”

Immersion by Lexus Pamerkan Karya Oliver Wihardja untuk Sibolga

H Saimo Pimpin IKG 2026-2031, RUAP Sahkah AD/ART Baru

Pengukuhan MUI 2025-2030, Prabowo: Ulama-Umara Bersatu Berantas Korupsi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

Sepak Bola Malang Raya Jalan di Tempat, Siapa yang Salah?

Ketua IPSI Zia’ul Haq Resmi Daftar Calon Ketua KONI Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved