email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 15 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kopi Embongan Pujon, Kedai Inklusif yang Jadi Ruang Kreatif Penyandang Disabilitas

by Wiyono
6 Oktober 2025

JAVASATU.COM- Di tengah sejuknya udara Pujon, Kabupaten Malang, berdiri Kopi Embongan, sebuah kedai kopi unik yang tak sekadar tempat nongkrong, tapi juga ruang ekspresi bagi penyandang disabilitas.

Kopi Embongan Pujon. (Foto: Ist)

Kedai yang terletak di Jalan Brigjen Abdul Manan, Kecamatan Pujon ini didirikan oleh Gatot Suprianto, penyandang disabilitas yang berhasil mandiri setelah menerima bantuan modal usaha dari Kementerian Sosial RI di era kepemimpinan Tri Rismaharini.

“Alhamdulillah, seiring waktu saya bisa buka kedai sendiri, tidak lagi berjualan keliling. Di sini saya bisa mengumpulkan teman-teman difabel untuk berkreasi lewat musik,” ujar Gatot kepada wartawan, Senin (6/10/2025).

Kopi Embongan kini menjadi pusat aktivitas komunitas difabel Pujon, lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung. Di antaranya, alat musik band seperti gitar, drum, bass, keyboard, dan kendang yang digunakan untuk kegiatan live music, serta alat bantu khusus untuk penyandang disabilitas.

Tak hanya itu, kedai ini juga rutin menggelar kegiatan sosial dan budaya. Dalam waktu dekat, Gatot berencana mengadakan perayaan ulang tahun ke-3 Kopi Embongan pada 3 Desember 2025, yang bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional. Acara tersebut akan dihadiri berbagai komunitas difabel dari Malang dan sekitarnya.

Salah satu musisi disabilitas, Eko Pramono, menyebut Kopi Embongan sebagai tempat yang inspiratif bagi penyandang disabilitas.

“Tempat ini bukan cuma kedai kopi, tapi juga wadah diskusi dan tempat kami tampil. Banyak teman-teman difabel bisa tampil percaya diri di sini,” katanya.

BacaJuga :

Pengedar Sabu di Ampelgading Malang Dibekuk, 12 Paket Siap Edar Disita

Polisi Bongkar Sindikat Curanmor Sekeluarga di Malang

Gatot menegaskan, keberadaan Kopi Embongan bukan sekadar bisnis, melainkan gerakan sosial untuk menumbuhkan semangat kemandirian di kalangan penyandang disabilitas.

“Meski ada yang memandang sebelah mata, kita tidak boleh menyerah. Keterbatasan fisik bukan alasan untuk berhenti berkarya,” tegasnya.

Dengan suasana hangat dan inklusif, Kopi Embongan menjadi bukti bahwa ruang publik bisa menjadi tempat berdaya dan berkreasi bagi semua kalangan, tanpa terkecuali. (yon/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: DisabilitasKecamatan PujonKopi Embongan Pujon

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pengamat Nilai UNIPOL Jadi Instrumen Strategis Polri Perkuat SDM dan Peradaban Bangsa

BNN dan MUI Gresik Bersatu, Lawan Narkoba Lewat Jalur Keagamaan

Yuk Daftar! Lomba Video Konten Literasi 2026 di Malang Dibuka

Sidak Satpol PP Jaring Belasan ASN Gresik Keluyuran di Jam Dinas

Tak Ada Rekrutmen CPNS 2026 di Gresik, Warga Diminta Waspada Penipuan

MCC Bukan Beban APBD: Kekeliruan Cara Pandang dalam Membaca Ekonomi Kreatif

Warga Kembru Kembali dari Pengungsian, Kibarkan Bendera Merah Putih

Andrew Robertson Susul Mohamed Salah? Liverpool Terancam Kehilangan Dua Pilar

Pengedar Sabu di Ampelgading Malang Dibekuk, 12 Paket Siap Edar Disita

Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah hingga Desa, Cegah Salah Sasaran

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Bakorwil Malang Luncurkan Vestawil, Program Ekonomi Hijau untuk Petani

Andrew Robertson Susul Mohamed Salah? Liverpool Terancam Kehilangan Dua Pilar

Yuk Daftar! Lomba Video Konten Literasi 2026 di Malang Dibuka

BERITA LAINNYA

Pengamat Nilai UNIPOL Jadi Instrumen Strategis Polri Perkuat SDM dan Peradaban Bangsa

MCC Bukan Beban APBD: Kekeliruan Cara Pandang dalam Membaca Ekonomi Kreatif

Warga Kembru Kembali dari Pengungsian, Kibarkan Bendera Merah Putih

Andrew Robertson Susul Mohamed Salah? Liverpool Terancam Kehilangan Dua Pilar

Di Balik Hutan Pegunungan Bintang, Ladang Ganja Terungkap

MCC Bukan Beban APBD, Tapi Mesin Masa Depan Kota Kreatif Dunia

Sultan Tazzam Siap Tarung di NEX Road to Champion, Hadapi Mustakin Hasan di Jakarta

Analis Publik Dukung Langkah Tegas Menteri Imipas Berantas Narkoba di Lapas

Novel ‘Cinta Segitiga di Langit Kediri’ Resmi Rilis, Karya Musab Soemardjan Tuai Apresiasi

Menteri Imipas Tegas Berantas Narkotika di Lapas, Oknum Petugas Terlibat Dipecat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d