JAVASATU.COM- Abalone merupakan jenis siput laut dari genus Haliotis yang dikenal luas karena bentuk cangkangnya yang unik, berwarna mengilap, serta memiliki deretan lubang kecil di bagian atas. Di Indonesia, hewan laut ini juga kerap disebut sebagai “kerang mata tujuh”.

Tak hanya dikenal karena penampilannya yang menarik, abalone juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Dagingnya kerap dianggap sebagai bahan makanan premium dan disajikan di restoran kelas atas di berbagai negara karena tekstur kenyal serta rasa gurih yang khas.
Cangkang abalone bahkan memiliki lapisan nacre atau mutiara alami yang indah, sehingga sering dimanfaatkan sebagai bahan perhiasan dan kerajinan bernilai jual tinggi.
Di balik statusnya sebagai makanan mewah, abalone ternyata menyimpan kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Mengutip Halodoc, dalam 100 gram abalone terkandung sekitar 105 kalori energi, 17 gram protein, kurang dari 1 gram lemak, serta 4 gram karbohidrat.
Selain itu, abalone juga mengandung berbagai mineral penting seperti zat besi, magnesium, fosfor, dan kalium. Nutrisi ini membuat abalone tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Kandungan selenium dalam abalone berperan sebagai antioksidan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Sementara protein tinggi mendukung perbaikan jaringan tubuh dan pembentukan otot.
Abalone juga diketahui mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung, serta membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, kandungan nutrisinya juga disebut dapat mendukung fungsi otak dan kesehatan pencernaan.
Dengan kombinasi tampilan yang cantik, nilai jual yang mahal, dan kandungan gizi yang tinggi, abalone menjadi salah satu komoditas laut yang menarik baik dari sisi kuliner maupun kesehatan. (saf)