JAVASATU.COM- Band alternative rock asal Malang, Lakuna, merilis single terbaru berjudul “Hati dan Logika” yang menjadi curahan emosional tentang pergulatan batin, kehilangan arah, hingga proses menerima keadaan dalam hidup.

Lagu yang resmi dirilis pada 15 Mei 2026 itu menjadi langkah awal Lakuna menuju album perdana mereka bertajuk Epiprolog yang dijadwalkan meluncur pada Juli mendatang.
Lewat “Hati dan Logika”, Lakuna mencoba menggambarkan kondisi seseorang yang perlahan kehilangan makna hidup akibat persoalan yang terus datang tanpa henti. Lagu tersebut lahir dari pengalaman pribadi salah satu personel band yang kemudian diterjemahkan menjadi karya penuh nuansa reflektif dan emosional.
“Untuk latar belakang tema ‘Hati dan Logika’, sebenarnya single ini berdasarkan kisah nyata personel kami, yaitu drummer kami,” ujar Bagus, Gitaris Lakuna, Sabtu (23/5/2026).
Lakuna diperkuat oleh Yoko Pratama (vokal), Fajar Bagus Anoraga (gitar lead), Kelfin Jaya (keyboard), Tian Fathur “Echi” (gitar rhythm), Aziz Ali (bass), dan Eduward Bate (drum).
Secara lirik, lagu ini mengangkat konflik antara hati dan logika yang membuat seseorang terjebak dalam pikirannya sendiri. Namun, Lakuna mencoba menghadirkan pesan bahwa rasa kalah bukan selalu akhir dari segalanya.
“‘Hati dan Logika’ terinspirasi dari pengalaman pribadi aku saat menghadapi pergulatan antara perasaan dan logika hingga kehilangan arah. Tapi lewat lagu ini, aku ingin menyampaikan bahwa ‘aku kalah’ adalah bentuk penerimaan untuk bisa melanjutkan hidup,” kata Eduward, Drummer Lakuna.
Nuansa emosional lagu diperkuat lewat aransemen gitar akustik, lapisan piano intim, dan atmosfer musik yang dingin serta sunyi. Lakuna sengaja membangun suasana reflektif agar pendengar seolah masuk ke ruang batin seseorang yang tengah berbicara dengan dirinya sendiri.
Single ini ditulis oleh Yoko Pratama dengan komposisi musik yang digarap Tian dan diproduseri Kelfin Jaya. Seluruh proses rekaman dilakukan di Kamaya Studio, sementara mixing dan mastering dikerjakan Gigih Praseta di AA Studio.
Dalam proses produksinya, Lakuna juga mendapat masukan dari Aril, personel band Mati di Saturnus.
“Proses pengerjaan rilisan ini berlangsung dari Oktober hingga November 2025. Sejauh ini tidak ada kendala berarti dan semuanya berjalan cukup lancar,” ujanya.
Setelah perilisan single ini, Lakuna telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan mulai dari video lirik, live session pada akhir Juni, hingga perilisan album penuh pada Juli 2026. Band tersebut juga berencana melanjutkan perjalanan musik mereka lewat tur setelah album dirilis.
“Setelah rilis single akan ada video lirik. Setelah itu kita bakal rilis album di bulan Juli, dan live session di akhir Juni. Setelah album kita bakal tour,” kata Yoko, Vokalis Lakuna.
“Hati dan Logika” kini sudah tersedia di berbagai platform digital streaming dan menjadi pembuka perjalanan emosional Lakuna menuju album perdana mereka, Epiprolog. (arf)