email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Necrovyne Bawa Warna Baru Visual Kei Modern Metal di Indonesia

by Javasatu
21 Mei 2026

JAVASATU.COM- Unit modern metal/visual kei asal Bandung, Necrovyne, resmi memperkenalkan karya debut mereka melalui single “Sleep in Design”. Rilisan ini menjadi langkah awal Necrovyne dalam menghadirkan warna baru di skena Visual Kei modern metal Indonesia yang masih tergolong niche namun terus berkembang.

Necrovyne. (photo by necrovyne team)

Single “Sleep in Design” telah dirilis di berbagai platform digital pada 19 Mei 2026, sementara video klip resminya dijadwalkan tayang pada 22 Mei 2026.

“Necrovyne resmi terbentuk pada 11 Februari 2025 dan kami mulai aktif recording pada Januari 2026. Walaupun baru, konsep kami sudah dipersiapkan dengan matang sejak awal,” ujar vokalis Aldy, Kamis (21/5/2026).

Melalui single ini, Necrovyne memadukan agresivitas modern metal dengan elemen teatrikal khas Visual Kei. Karakter musik mereka dibangun dari dinamika kontras, mulai dari vokal clean bernuansa megah di bagian chorus, scream agresif, hingga struktur gitar presisi yang menjadi fondasi utama sound.

“Lagu ini lebih ke refleksi psikologis tentang konflik batin yang dialami setiap manusia, termasuk kami sendiri,” kata Drummer, Shina.

Dari sisi lirik, “Sleep in Design” mengangkat tema konflik batin, ketegangan moral, hingga proses penerimaan sisi gelap dalam diri manusia. Lagu ini menggambarkan paradoks ketika seseorang justru menemukan ketenangan di tengah kehancuran dirinya sendiri.

“Ini soal peperangan abadi antara sisi terang dan sisi gelap dalam diri kita. Pada akhirnya, seseorang bisa berdamai dengan sisi kelamnya,” tambah gitaris Aswe.

BacaJuga :

Miftah Al Rerez dan Alvin Hardianto Rilis “Lekas Pulih”, Ajak Berdamai dengan Kehilangan

DRIVE Rilis “Mantra” Versi Inggris, Angkat Kisah Cinta Berlatar Kota London

Menariknya, seluruh proses kreatif Necrovyne dilakukan secara remote lintas kota antara Cimahi, Bali, Sukabumi, dan Bandung. Proses produksi single ini memakan waktu sekitar 4–5 bulan, dari Januari hingga Mei 2026.

“Gue bikin kerangka lagu, aransemen, dan lirik awal. Setelah itu dikembangkan bareng-bareng. Walaupun sistemnya remote, ini justru efektif buat kami,” ungkap bassist Dai.

Shina juga menambahkan bahwa dirinya mengisi elemen synth dan sequencer untuk memperkaya karakter sound, sementara proses mixing dan mastering dikerjakan secara internal oleh tim.

Ke depan, Necrovyne tengah menyiapkan single kedua yang dijadwalkan rilis pada September 2026, sebelum meluncurkan EP penuh pada Desember 2026. Setelah itu, mereka menargetkan tur perdana yang direncanakan dimulai awal 2027.

“Fokus kami sekarang ke EP. September rilis single kedua, Desember EP, lalu tahun depan baru tur,” kata Dai. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BandLagumusikMusisiNecrovynePenyanyi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Necrovyne Bawa Warna Baru Visual Kei Modern Metal di Indonesia

Motor Dibawa Kabur Kenalan Medsos, Ojol di Batu Ngaku Dibegal

Pria Bawa Sajam Ancam Pengguna Jalan di Sumberpucung, Dievakuasi Polisi

Polisi Selidiki Bayi Dalam Plastik di Pinggir Jalan Karangploso Malang

Relokasi Pasar Gadang Malang Kisruh, Pedagang Ngadu ke DPRD

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

Pendulang Emas Disebut Aparat Menyamar, TNI Buka Fakta Korban

Delapan Pendulang Emas Tewas di Korowai Yahukimo, TNI Buru Pelaku

Forum Rembuk Peduli Gresik Soroti Pudarnya Identitas Kota Santri

Pembangunan Sekolah Rakyat Sidayu Gresik Capai 55 Persen

Prev Next

POPULER HARI INI

Kepala Bapenda Malang Jadi Sekda Semarang, Wali Kota Wahyu Siapkan Mutasi Kilat

Razia Pajak Kendaraan di Kota Batu, Tim Gabungan Jaring 39 Pelanggar

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

Motor Dibawa Kabur Kenalan Medsos, Ojol di Batu Ngaku Dibegal

Forum Rembuk Peduli Gresik Soroti Pudarnya Identitas Kota Santri

BERITA LAINNYA

Necrovyne Bawa Warna Baru Visual Kei Modern Metal di Indonesia

Motor Dibawa Kabur Kenalan Medsos, Ojol di Batu Ngaku Dibegal

Pria Bawa Sajam Ancam Pengguna Jalan di Sumberpucung, Dievakuasi Polisi

Polisi Selidiki Bayi Dalam Plastik di Pinggir Jalan Karangploso Malang

Relokasi Pasar Gadang Malang Kisruh, Pedagang Ngadu ke DPRD

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

Pendulang Emas Disebut Aparat Menyamar, TNI Buka Fakta Korban

Delapan Pendulang Emas Tewas di Korowai Yahukimo, TNI Buru Pelaku

Forum Rembuk Peduli Gresik Soroti Pudarnya Identitas Kota Santri

Pembangunan Sekolah Rakyat Sidayu Gresik Capai 55 Persen

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Razia Pajak Kendaraan di Kota Batu, Tim Gabungan Jaring 39 Pelanggar

Kepala Bapenda Malang Jadi Sekda Semarang, Wali Kota Wahyu Siapkan Mutasi Kilat

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Keluarga Purnawirawan TNI di Malang Mengadu ke DPRD soal Rencana Penertiban Rumah

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved