JAVASATU.COM- Seorang pria membawa senjata tajam (sajam) dan diduga mengancam pengguna jalan di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Rabu (20/5/2026) sore. Aksi tersebut sempat membuat warga resah sebelum akhirnya dievakuasi polisi.

Pria berinisial SR (56), warga Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, diamankan petugas setelah dilaporkan mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis belati di tepi jalan desa.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan polisi menerima laporan dari masyarakat terkait aksi pria tersebut yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Sumberpucung bersama perangkat desa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan,” kata AKP Bambang, Kamis (21/5/2026).
Saat petugas tiba di lokasi, SR diketahui sudah dikerumuni warga karena sebelumnya diduga mengancam pengendara dan warga yang melintas di kawasan tersebut.
Polisi bersama warga dan perangkat desa kemudian berupaya menenangkan pria tersebut agar situasi tidak semakin membahayakan masyarakat sekitar.
“Petugas bersama warga dan perangkat desa kemudian berupaya menenangkan serta mengamankan yang bersangkutan agar situasi tetap kondusif dan tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Setelah berhasil diamankan, SR langsung dievakuasi ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan medis dan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi sementara dari warga sekitar, pria tersebut diduga mengalami depresi sehingga membutuhkan penanganan khusus.
“Dari informasi warga sekitar, yang bersangkutan diduga mengalami depresi. Setelah diamankan, langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk perawatan,” imbuh AKP Bambang.
Dalam proses pengamanan itu, polisi juga menyita barang bukti berupa satu bilah belati yang dibawa SR saat berada di lokasi kejadian.
Setelah mendapatkan penanganan medis, SR kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk pengawasan lebih lanjut.
“Langkah cepat dilakukan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas maupun risiko terhadap keselamatan warga di sekitar lokasi,” pungkas AKP Bambang. (agb/arf)