email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 29 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pelaku Ekonomi Kreatif Sebut “Kota Malang Tidak Baik-Baik Saja”

by Syaiful Arif
11 Mei 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Puluhan pelaku ekonomi kreatif Kota Malang menggelar diskusi terbuka bertema “Kota Malang Tidak Baik-Baik Saja”, Sabtu malam (10/5/2025), di kawasan Kayutangan Heritage. Diskusi ini menjadi ruang kritik terhadap stagnasi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam membentuk Komite Ekonomi Kreatif (KEK), motor utama penggerak ekosistem kreatif kota.

Hastag. (Gambar: Komite Ekonomi Kreatif Kota Malang)

Padahal, akhir April lalu, Kota Malang resmi masuk sebagai kandidat Kota Kreatif Dunia UNESCO 2025. Sebuah pencapaian yang, menurut peserta diskusi, justru lahir dari kerja akar rumput komunitas kreatif, bukan dari pemerintah kota.

“Kami sudah bertemu Wali Kota bahkan sebelum pelantikan. Tapi hingga kini tak ada kejelasan soal KEK. Semua mandek (berhenti),” kata salah satu Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Malang yang terlibat diskusi, Wahyu Eko Setiawan.

Keterlambatan ini, kata dia, bukan sekadar persoalan administratif, melainkan mencerminkan tarik-menarik kepentingan politis di internal Pemkot Malang. Salah satu isu sensitif yang mencuat adalah dugaan adanya agenda alih fungsi Malang Creative Center (MCC) menjadi “lahan basah” konsesi proyek APBD.

“MCC dibangun dan dihidupkan oleh komunitas. Bukan Pemkot yang membawa menteri-menteri ke sini, tapi jejaring kami sendiri,” ungkap dia.

Kritik juga diarahkan ke sikap Pemkot yang dinilai menutup komunikasi, bahkan mengingkari beberapa kesepakatan dengan komunitas. Hal ini memunculkan pesimisme terhadap komitmen Kota Malang sebagai tuan rumah Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025.

“Kami tinggal selangkah lagi menjadi Kota Kreatif Dunia, tapi justru dikandaskan oleh kepentingan sendiri,” ujarnya.

Sebagai respons, komunitas kreatif sepakat menggelar aksi “Social Movement: Kota Malang Tidak Baik-Baik Saja” pada 20 Mei 2025, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Aksi ini akan diramaikan berbagai elemen masyarakat dan menyuarakan hashtag #KotaMalangTidakBaikBaikSaja.

BacaJuga :

Fadli Zon Bakal Jadi Pembicara di Peluncuran Antologi 81 Penyair “Merdeka Katamu”

Puluhan Motor Klasik Mejeng di MCC, Puncak Acara Digelar Besok

Dalam aksi itu, mereka akan menyerahkan policy brief, yakni tuntutan resmi kebijakan berbasis aspirasi komunitas.

“Kami membangun, bukan menjatuhkan. Tapi kalau pemerintah menutup mata dan telinga, itu cerita lain,” tutupnya bernada tegas.

Kota Malang mungkin menuju panggung dunia, tapi langkahnya terseok di rumah sendiri. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Komite Ekonomi Kreatif Kota Malangpemkot malang

Comments 21

  1. sakukurata says:
    1 tahun ago

    memang kota malang bak putri tidur. Yg lain sdr pada bangun dan saling mengejar, putri tidur hanya menggeliat kiri kanan terlena.

    Memuat...
    Reply
  2. anonim says:
    1 tahun ago

    Kota Malang?
    sesuai dengan namanya..
    Kalau lihat di dalam pemerintahannya, lebih ngeri lagi..
    Beberapa proyek prestisius nggak ada manfaatnya bagi masyarakat.
    Coba lihat Islamic center .. apa manfaatnya?
    Mbok ya untuk pelebaran jalan, karena macet ada dimana mana..

    Memuat...
    Reply
  3. Kodrat says:
    1 tahun ago

    Kota sing Dari tahun ke tahun Cuma gini gini aja. Infrastrukture yo ngene ngene wae. Banyak perumahan tambah penduduk, tambah kendaraan tambah macet. Orang males berhenti Untuk mampir ke warung dan toko toko kaki Lima. Makane ta rek nek milih pemimpin iku sing memahami masalah dan kebutuhan masyarakat umum dan cerdas cari solusi. Nek nggak, tambahin susah Wong cilik.

    Memuat...
    Reply
  4. Nomokulo says:
    1 tahun ago

    Hampir pasti kalau kota Malang ini sudah mati rasa, tak ada yang bisa menjamin untuk dihidupkan kembali sebagai kota yang tak punya gairah untuk berbenah.

    Memuat...
    Reply
  5. Budie says:
    1 tahun ago

    Permasalahan di kota malang semua sudah di atur pemerintah kota malang jadi ga perlu koar” di sosmed paham!!

    Memuat...
    Reply
  6. Indriyani says:
    1 tahun ago

    Pemerintah mikirin Rakyat,,, of course not yeah,,,?!?!?

    Memuat...
    Reply
  7. jonkq says:
    1 tahun ago

    hampir 1 tahun nganggur.. jangan cari kerja di malang #kaburajadulu

    Memuat...
    Reply
    • Dir says:
      1 tahun ago

      kalau pun dpat yah palingan di resto dngn gaji di bawah standar

      Memuat...
      Reply
  8. Purbo Rahadianto says:
    1 tahun ago

    Bagaimana UNICEF mencalonkan kandidat menjadi kota kreatif, kalau walikota dan jajarannya mementingkan para politisi bukan kalangan para kreatif..ya dibubarkan saja dan tdk perlu jadi kota kreatif jadikan saja kota Malang yg malang terus

    Memuat...
    Reply
  9. Kendru says:
    1 tahun ago

    Terlalu banyak proyek masuk kantong gak ada perbaikan fasilitas baik sarana dan prasarana bahkan sekelas trotoar aja gak ada minim.

    Memuat...
    Reply
  10. JayHooJay says:
    1 tahun ago

    Golek kerjo angeeeeel puoooolllllll,pomaneh wis umur seketan‍♂️‍♂️‍♂️‍♂️‍♂️

    Memuat...
    Reply
  11. andrianto budiaji says:
    1 tahun ago

    Alangkah indahnya malang punya pasar bersih modern mirip pasar badung bali…tentu jadi tempat belanja dan destinasi wisata baru

    Memuat...
    Reply
    • Begundal says:
      1 tahun ago

      Sudah ada sejak lama, di pasar oro-oro dowo

      Memuat...
      Reply
    • Nenny says:
      1 tahun ago

      Sudah ada pasar oro” dowo dan pasar Klojen.
      Pasar Blimbing kayaknya bisa dibuat kayak pasar di Badung, sudah berapa dekade mo dibongkar sampai sekarang masih tetap kumuh

      Memuat...
      Reply
  12. Fariz says:
    1 tahun ago

    Malang selalu sesuai namanya…
    Malah sudahlah nasib warganya

    Memuat...
    Reply
  13. hadi bunga says:
    1 tahun ago

    Walikota ne adol ngganteng ra enek kerjane…ngalor ngidul mek pamer awak e dewe

    Memuat...
    Reply
  14. HnD says:
    1 tahun ago

    Barang2 cina lebih murah daripada lokal, masyarakat lebih memilih yg murah, pasar kalah sama online, pemerintahnya senang meresmikan bangunan daripada membangun pasar industri lokalnya.

    Memuat...
    Reply
    • KY says:
      1 tahun ago

      Beneer weeh, saiki opo² wakeh sing di anu cino saiki nek malang, jaaan wees

      Memuat...
      Reply
    • Duta says:
      1 tahun ago

      Rasain, orang gk berguna di kabupaten malang malah dijadikan walikota

      Memuat...
      Reply
      • Jhon says:
        1 tahun ago

        Lho mosok , kok gk mbok kandani ndisek ndisek e, kok kaet iki..

        Memuat...
        Reply
      • Andik says:
        1 tahun ago

        Itu lagi masalah Pasar Gadang sama Stasion gadang gak jelas Blas tambah lama jalan d pasar gadang tambah jadi pasar

        Memuat...
        Reply

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Jambore Pramuka Balongpanggang, Ini Pesan Wabup Gresik

Jaga Pesisir dari Abrasi, JMSI Sumenep Tanam Ribuan Mangrove

Didik Sucahyo Eks Elpamas Luncurkan Single D-Bass Project di Malang

Fadli Zon Bakal Jadi Pembicara di Peluncuran Antologi 81 Penyair “Merdeka Katamu”

Puluhan Motor Klasik Mejeng di MCC, Puncak Acara Digelar Besok

Menhut Minta OMC Maksimalkan Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September

HUT ke-78 Polwan, Polres Batu Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Pemerintah Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Energi Nasional

Karhutla Pelalawan, Menhut Minta Pendinginan Dituntaskan

Polres Malang Gandeng Ojol Pantau Keamanan di Jalan

Prev Next

POPULER HARI INI

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Isu Skandal Wakil Bupati Sumedang Viral, KDM Bentuk Tim Investigasi

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Tambang Galian C dan Tambak Udang Modern Gresik Utara, Izin hingga Reklamasi Jadi Perhatian

BERITA LAINNYA

Jambore Pramuka Balongpanggang, Ini Pesan Wabup Gresik

Jaga Pesisir dari Abrasi, JMSI Sumenep Tanam Ribuan Mangrove

Didik Sucahyo Eks Elpamas Luncurkan Single D-Bass Project di Malang

Fadli Zon Bakal Jadi Pembicara di Peluncuran Antologi 81 Penyair “Merdeka Katamu”

Puluhan Motor Klasik Mejeng di MCC, Puncak Acara Digelar Besok

Menhut Minta OMC Maksimalkan Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September

HUT ke-78 Polwan, Polres Batu Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Pemerintah Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Energi Nasional

Karhutla Pelalawan, Menhut Minta Pendinginan Dituntaskan

Polres Malang Gandeng Ojol Pantau Keamanan di Jalan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d