email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 14 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Uncles Band Teriakkan Kritik Korupsi Lewat “Musim Dusta”

by Syaiful Arif
16 Mei 2025

JAVASATU.COM- Dari pinggiran kota yang tenang, sebuah suara lantang menggema. Uncles Band, grup rock klasik asal Wonogiri dan Solo, merilis single perdana berjudul Musim Dusta yang menyorot tajam praktik korupsi di Indonesia. Lagu ini menjadi tajuk utama album pertama mereka, yang akan memuat delapan nomor termasuk satu instrumental.

Single perdana “Musim Dusta” yang dirilis oleh Uncles Band. (Foto: Ist)

“Kenapa negara ini terus dihantam korupsi? Masyarakat tahu, merasakan, tapi sering kali tak berdaya,” ujar Kristianto, gitaris sekaligus pendiri band, Kamis (15/5/2025).

Salah satu inspirasi kuat lagu ini adalah skandal pengoplosan Pertamax yang menyeret nama Pertamina dan sempat mengguncang publik. Kristianto mengaku muak melihat elite negeri terus bermain kotor, sementara rakyat kecil kian terjepit.

Uncles Band berdiri pada Mei 2023, bermula dari band tribut untuk God Bless. Namanya muncul karena satu personel mereka, Rakha Dewa yang kini masih duduk di bangku SMP harus bermain di antara para “om-om”. Uniknya, Rakha bukan sekadar tempelan; ia menyumbang lagu Dinding Hati dalam album ini, sekaligus menjadi simbol keberanian lintas generasi.

Selain Kristianto (gitar) dan Rakha (keyboard), formasi band ini terdiri atas Hoyen (vokal), Fandi (drum), dan Heru (bass). Mereka juga melibatkan drummer veteran Power Metal, Mugix Adam, untuk dua lagu: Musim Dusta dan Dua Wajah.

Album Musim Dusta dikerjakan selama empat bulan di MusicLab Production Wonogiri. Komposer muda Anggara, yang dikenal lewat sentuhan etnik dan orkestra, digandeng untuk memberi warna berbeda. Hasilnya adalah perpaduan rock klasik dengan aroma gamelan yang jarang muncul dalam industri musik arus utama.

Para personel Uncles Band, membawa semangat musik rock dan kritik sosial dari pinggiran menuju panggung nasional. (Foto: Ist)

Uncles Band tak hanya bicara politik. Ada lagu cinta, rock n’ roll, hingga balada. Namun, benang merahnya tetap: kejujuran dalam bermusik. Lagu Lady Konoha menawarkan selingan energik, sementara Lagu Untukmu menyasar pendengar muda yang lapar akan suara tulus dan lirik berkarakter.

BacaJuga :

Ifan Seventeen Rilis “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Kisah Cinta yang Tak Lagi Sama

Second Semester Rilis Single “:)”, Curhat Emosional tentang Dighosting

“Kami bukan ingin ikut tren, kami ingin menyalakan kembali rock yang jujur, yang punya napas perjuangan,” kata Kristianto.

Di tengah dominasi pop digital, pilihan Uncles Band terasa nekat. Tapi justru di situlah daya pukau mereka. Menurut Kristianto, keaslian adalah kekuatan yang tak bisa dipalsukan algoritma.

Band ini sadar keterbatasan mereka sebagai musisi daerah. Para personel jarang bisa berkumpul utuh. Latihan pun kadang harus mencuri waktu di sela profesi lain: dosen, pengusaha, musisi panggung, dan pelajar. Namun bagi mereka, keterbatasan bukan alasan untuk diam.

“Kami ingin membuktikan bahwa daerah bukan berarti miskin karya,” tegas Kristianto.

Lewat kanal digital seperti YouTube, Spotify, dan TikTok (akun: uncles_official), Uncles Band mulai menyebarkan gaungnya. Lagu Musim Dusta kini sudah dapat didengar publik luas.

Kristianto, gitaris dan pendiri Uncles Band. (Foto: Ist)

Diakhir, Kristianto menegaskan bahwa musik bukan sekadar hiburan, tapi juga medium kesadaran.

“Semua ini kembali ke yang Maha Kuasa. Jangan terus terlena di musim dusta,” ucapnya. Sebuah pesan lirih, tapi nyaring dari panggung kecil di Wonogiri untuk Indonesia yang jujur. (Saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Uncles Band

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Asep Kusdinar dan Prof Bisri Orkestrasi Sepak Bola Senang Jatim

LAKSI Mendukung Kinerja BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Tangerang

Lapas Malang Perkuat Sinergi dengan Media, Pastikan Keterbukaan Informasi Publik

Jembatan Gantung Garuda Wonosobo Progres 95 Persen Rampung 15 Januari

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Cetak SDM Unggul Berbasis Iptek

OPINI: Indonesia di Persimpangan Kebijakan Fiskal dan Energi

Ello dan Oki Rengga Nilai Sumut Gudang Bakat Lewat Panggung Kreativitas Nasional

Bangun UMKM Sebelum 30 Tahun, Finetrus Kembangkan Bisnis Sprei Lokal Lewat Shopee

Anak Pekerja Migran di Gresik Kini Punya Kepastian Identitas Hukum

Publik Apresiasi Dittipidsiber Bareskrim Polri Bongkar 21 Situs Judol, Aset Rp 96,7 Miliar Disita

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kapolres Batu Resmi Berganti, AKBP Aris Purwanto Gantikan AKBP Andi Yudha

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Meski Jenderal Bintang Dua, Mayjen TNI Susilo Dinilai Rendah Hati

Publik Apresiasi Dittipidsiber Bareskrim Polri Bongkar 21 Situs Judol, Aset Rp 96,7 Miliar Disita

BERITA LAINNYA

LAKSI Mendukung Kinerja BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Tangerang

Jembatan Gantung Garuda Wonosobo Progres 95 Persen Rampung 15 Januari

OPINI: Indonesia di Persimpangan Kebijakan Fiskal dan Energi

Ello dan Oki Rengga Nilai Sumut Gudang Bakat Lewat Panggung Kreativitas Nasional

Bangun UMKM Sebelum 30 Tahun, Finetrus Kembangkan Bisnis Sprei Lokal Lewat Shopee

Publik Apresiasi Dittipidsiber Bareskrim Polri Bongkar 21 Situs Judol, Aset Rp 96,7 Miliar Disita

Kapendim Blora Ajak Gen Z Bijak Bermedia Sosial

OPINI: Keterbatasan Kebijakan Fiskal dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi Makro

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Sekolah hingga 2029

Eksplor Jogja, Murid SMP YPI Darussalam 1 Cerme Study Tour Sambil Belajar Vlog Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d