email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 11 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Uncles Band Teriakkan Kritik Korupsi Lewat “Musim Dusta”

by Syaiful Arif
16 Mei 2025

JAVASATU.COM- Dari pinggiran kota yang tenang, sebuah suara lantang menggema. Uncles Band, grup rock klasik asal Wonogiri dan Solo, merilis single perdana berjudul Musim Dusta yang menyorot tajam praktik korupsi di Indonesia. Lagu ini menjadi tajuk utama album pertama mereka, yang akan memuat delapan nomor termasuk satu instrumental.

Single perdana “Musim Dusta” yang dirilis oleh Uncles Band. (Foto: Ist)

“Kenapa negara ini terus dihantam korupsi? Masyarakat tahu, merasakan, tapi sering kali tak berdaya,” ujar Kristianto, gitaris sekaligus pendiri band, Kamis (15/5/2025).

Salah satu inspirasi kuat lagu ini adalah skandal pengoplosan Pertamax yang menyeret nama Pertamina dan sempat mengguncang publik. Kristianto mengaku muak melihat elite negeri terus bermain kotor, sementara rakyat kecil kian terjepit.

Uncles Band berdiri pada Mei 2023, bermula dari band tribut untuk God Bless. Namanya muncul karena satu personel mereka, Rakha Dewa yang kini masih duduk di bangku SMP harus bermain di antara para “om-om”. Uniknya, Rakha bukan sekadar tempelan; ia menyumbang lagu Dinding Hati dalam album ini, sekaligus menjadi simbol keberanian lintas generasi.

Selain Kristianto (gitar) dan Rakha (keyboard), formasi band ini terdiri atas Hoyen (vokal), Fandi (drum), dan Heru (bass). Mereka juga melibatkan drummer veteran Power Metal, Mugix Adam, untuk dua lagu: Musim Dusta dan Dua Wajah.

Album Musim Dusta dikerjakan selama empat bulan di MusicLab Production Wonogiri. Komposer muda Anggara, yang dikenal lewat sentuhan etnik dan orkestra, digandeng untuk memberi warna berbeda. Hasilnya adalah perpaduan rock klasik dengan aroma gamelan yang jarang muncul dalam industri musik arus utama.

Para personel Uncles Band, membawa semangat musik rock dan kritik sosial dari pinggiran menuju panggung nasional. (Foto: Ist)

Uncles Band tak hanya bicara politik. Ada lagu cinta, rock n’ roll, hingga balada. Namun, benang merahnya tetap: kejujuran dalam bermusik. Lagu Lady Konoha menawarkan selingan energik, sementara Lagu Untukmu menyasar pendengar muda yang lapar akan suara tulus dan lirik berkarakter.

“Kami bukan ingin ikut tren, kami ingin menyalakan kembali rock yang jujur, yang punya napas perjuangan,” kata Kristianto.

Di tengah dominasi pop digital, pilihan Uncles Band terasa nekat. Tapi justru di situlah daya pukau mereka. Menurut Kristianto, keaslian adalah kekuatan yang tak bisa dipalsukan algoritma.

Band ini sadar keterbatasan mereka sebagai musisi daerah. Para personel jarang bisa berkumpul utuh. Latihan pun kadang harus mencuri waktu di sela profesi lain: dosen, pengusaha, musisi panggung, dan pelajar. Namun bagi mereka, keterbatasan bukan alasan untuk diam.

“Kami ingin membuktikan bahwa daerah bukan berarti miskin karya,” tegas Kristianto.

BacaJuga :

Metal Militia Ingin Buktikan Musik Metal Malang Tetap Hidup

Septears Ajak Pendengar Berdamai dengan Luka Lewat Single “Hitam”

Lewat kanal digital seperti YouTube, Spotify, dan TikTok (akun: uncles_official), Uncles Band mulai menyebarkan gaungnya. Lagu Musim Dusta kini sudah dapat didengar publik luas.

Kristianto, gitaris dan pendiri Uncles Band. (Foto: Ist)

Diakhir, Kristianto menegaskan bahwa musik bukan sekadar hiburan, tapi juga medium kesadaran.

“Semua ini kembali ke yang Maha Kuasa. Jangan terus terlena di musim dusta,” ucapnya. Sebuah pesan lirih, tapi nyaring dari panggung kecil di Wonogiri untuk Indonesia yang jujur. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Uncles Band

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Universitas Islam Al Azhar Gresik Gandeng 3 Lembaga Belanda, Perkuat Riset dan Startup Kampus

Gresik Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran, Bupati: Tak Cukup Hanya Dipulangkan

Pemkot Malang Jadi Rujukan Daerah Tingkatkan PAD, Kota Cilegon Replikasi Persada

Metal Militia Ingin Buktikan Musik Metal Malang Tetap Hidup

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Kepala Bakorwil Malang Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya di Seluruh Daerah

Oknum Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Iming-imingi Lolos ASN

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Turen, Polisi Selidiki Kematian

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Ikuti SKEP Baru

Presiden Prabowo: B50 Akhiri Impor Solar, Indonesia Hemat Rp170 Triliun

Prev Next

POPULER HARI INI

HMD GEMAS Wonosobo Sampaikan 4 Tuntutan untuk Keberlanjutan Program MBG

Ketua DPRD Gresik Minta Pemkab Perketat Pengawasan Pergudangan

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Ikuti SKEP Baru

Kepala Bakorwil Malang Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya di Seluruh Daerah

BERITA LAINNYA

Universitas Islam Al Azhar Gresik Gandeng 3 Lembaga Belanda, Perkuat Riset dan Startup Kampus

Gresik Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran, Bupati: Tak Cukup Hanya Dipulangkan

Pemkot Malang Jadi Rujukan Daerah Tingkatkan PAD, Kota Cilegon Replikasi Persada

Metal Militia Ingin Buktikan Musik Metal Malang Tetap Hidup

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Kepala Bakorwil Malang Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya di Seluruh Daerah

Oknum Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Iming-imingi Lolos ASN

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Turen, Polisi Selidiki Kematian

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Ikuti SKEP Baru

Presiden Prabowo: B50 Akhiri Impor Solar, Indonesia Hemat Rp170 Triliun

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HMD GEMAS Wonosobo Sampaikan 4 Tuntutan untuk Keberlanjutan Program MBG

PRNU Petung Belajar ke MWCNU Ngasem yang Kelola Hotel hingga Kolam Renang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved