email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Karya Seni “TERCORENG” di Yogya, Teriakan Kritik untuk Peradilan yang Timpang

by Redaksi Javasatu
4 Agustus 2025

JAVASATU.COM- Ketimpangan peradilan di Indonesia kembali menjadi sorotan lewat cara yang tak biasa. Seniman performance art Syamsu Soeid menyuarakan kritiknya melalui karya berjudul “TERCORENG”, yang dipentaskan dalam pembukaan pameran tunggal lukisan kontemporer Watoni di Gallery Daging Tumbuh, Yogyakarta.

TERCORENG: Ketimpangan Peradilan dalam Lensanya Syamsu Soeid. (Foto: Satupena Jatim/Ist)

Karya performance art ke-20 Syamsu ini menggambarkan potret buram sistem hukum yang kerap memutarbalikkan kebenaran dan melindungi kesalahan. “Tercoreng” menjadi simbol bagaimana nama baik atau kebenaran bisa ternoda, baik karena kesalahan sendiri maupun ulah pihak lain.

“Ketika kebenaran bisa dibengkokkan dan kesalahan dilindungi, di situlah keadilan kehilangan makna,” kata Syamsu, Senin (4/8/2025).

Lewat aksi panggung yang memadukan visual, simbol, dan gestur teatrikal, Syamsu menyuntikkan kesadaran kritis kepada penonton bahwa peradilan tidak hanya soal putusan, tetapi juga moralitas dan keberanian menegakkan kebenaran.

Pementasan “TERCORENG” di tengah pameran Watoni, yang dikenal lewat karakter lukisannya Pictolo, menciptakan dialog lintas medium seni. Watoni sendiri menampilkan karya-karya yang bercerita tentang realitas sosial dengan sentuhan simbolik.

Bagi Syamsu, performance art adalah medium yang paling tepat untuk menyampaikan keresahan kolektif. Sejak 2018, ia telah menciptakan 20 karya serupa yang selalu menyentuh isu kemanusiaan dan keadilan.

“Seni bukan sekadar estetika, tapi juga cermin untuk menyorot apa yang salah di masyarakat,” tegasnya.

BacaJuga :

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Pameran tunggal Watoni berlangsung hingga 31 Agustus 2025. Kehadiran “TERCORENG” di pembukaannya bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga seruan moral bahwa keadilan yang tercoreng perlu diperbaiki, dimulai dari kesadaran publik. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: SatupenaSatupena JatimSyamsu Soeid

Comments 1

  1. Syamsu soeid says:
    9 bulan ago

    Terima kasih

    Balas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Camat Gresik Lepas 26 Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten 2026, Targetkan Prestasi

Kemarau Mengintai, Bupati Yani Minta PMI Gresik Siaga Air Bersih

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d