email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 8 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Karya Seni “TERCORENG” di Yogya, Teriakan Kritik untuk Peradilan yang Timpang

by Javasatu
4 Agustus 2025

JAVASATU.COM- Ketimpangan peradilan di Indonesia kembali menjadi sorotan lewat cara yang tak biasa. Seniman performance art Syamsu Soeid menyuarakan kritiknya melalui karya berjudul “TERCORENG”, yang dipentaskan dalam pembukaan pameran tunggal lukisan kontemporer Watoni di Gallery Daging Tumbuh, Yogyakarta.

TERCORENG: Ketimpangan Peradilan dalam Lensanya Syamsu Soeid. (Foto: Satupena Jatim/Ist)

Karya performance art ke-20 Syamsu ini menggambarkan potret buram sistem hukum yang kerap memutarbalikkan kebenaran dan melindungi kesalahan. “Tercoreng” menjadi simbol bagaimana nama baik atau kebenaran bisa ternoda, baik karena kesalahan sendiri maupun ulah pihak lain.

“Ketika kebenaran bisa dibengkokkan dan kesalahan dilindungi, di situlah keadilan kehilangan makna,” kata Syamsu, Senin (4/8/2025).

Lewat aksi panggung yang memadukan visual, simbol, dan gestur teatrikal, Syamsu menyuntikkan kesadaran kritis kepada penonton bahwa peradilan tidak hanya soal putusan, tetapi juga moralitas dan keberanian menegakkan kebenaran.

Pementasan “TERCORENG” di tengah pameran Watoni, yang dikenal lewat karakter lukisannya Pictolo, menciptakan dialog lintas medium seni. Watoni sendiri menampilkan karya-karya yang bercerita tentang realitas sosial dengan sentuhan simbolik.

Bagi Syamsu, performance art adalah medium yang paling tepat untuk menyampaikan keresahan kolektif. Sejak 2018, ia telah menciptakan 20 karya serupa yang selalu menyentuh isu kemanusiaan dan keadilan.

“Seni bukan sekadar estetika, tapi juga cermin untuk menyorot apa yang salah di masyarakat,” tegasnya.

BacaJuga :

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

Polres Gresik Kawal Ketahanan Pangan, Pantau Tanaman Cabai di Panceng

Pameran tunggal Watoni berlangsung hingga 31 Agustus 2025. Kehadiran “TERCORENG” di pembukaannya bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga seruan moral bahwa keadilan yang tercoreng perlu diperbaiki, dimulai dari kesadaran publik. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: SatupenaSatupena JatimSyamsu Soeid

Comments 1

  1. Syamsu soeid says:
    10 bulan ago

    Terima kasih

    Memuat...
    Reply

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

Polres Gresik Kawal Ketahanan Pangan, Pantau Tanaman Cabai di Panceng

Presiden Prabowo Minta Sekolah Rakyat di Bali Ditambah, Peminat Membludak

Bocah 14 Tahun Terjatuh ke Sumur 28 Meter di Ponorogo, Dievakuasi Selamat

Ledakan di Bekas Markas OPM Lanny Jaya Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Atasi Krisis Karbon Tanah, Syngenta dan TerraBaru Olah Limbah Jagung Jadi Biochar

100 Hari Wafat, Keteladanan Hj Margaret Masih Hidup di Fatayat NU

Di Tengah Suspend 7 Dapur MBG, SPPG Tlogowaru Malang Justru Jadi Percontohan

Prev Next

POPULER HARI INI

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Atasi Krisis Karbon Tanah, Syngenta dan TerraBaru Olah Limbah Jagung Jadi Biochar

Fun Run Rektor Cup UMM 2026, Libatkan Ribuan Massa di Helipad Kampus

Di Tengah Suspend 7 Dapur MBG, SPPG Tlogowaru Malang Justru Jadi Percontohan

100 Hari Wafat, Keteladanan Hj Margaret Masih Hidup di Fatayat NU

BERITA LAINNYA

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

Polres Gresik Kawal Ketahanan Pangan, Pantau Tanaman Cabai di Panceng

Presiden Prabowo Minta Sekolah Rakyat di Bali Ditambah, Peminat Membludak

Bocah 14 Tahun Terjatuh ke Sumur 28 Meter di Ponorogo, Dievakuasi Selamat

Ledakan di Bekas Markas OPM Lanny Jaya Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Atasi Krisis Karbon Tanah, Syngenta dan TerraBaru Olah Limbah Jagung Jadi Biochar

100 Hari Wafat, Keteladanan Hj Margaret Masih Hidup di Fatayat NU

Di Tengah Suspend 7 Dapur MBG, SPPG Tlogowaru Malang Justru Jadi Percontohan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d