email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tari Bedhaya Gandrungmanis Kembali Dipentaskan di Jakarta, Hidupkan Warisan Klasik Jawa

by Redaksi Javasatu
12 September 2025

JAVASATU.COM- Tari Bedhaya Gandrungmanis yang sempat punah kembali dipentaskan lewat pertunjukan bertajuk Langen Mataya Bedhayan Gandrungmanis.

Para penari saat latihan. (Foto: Pulo Lasman Simanjuntak)

Pementasan akan digelar di Ruang Serba Guna Lantai 4, Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/10/2025) pukul 13.00–16.00 WIB.

Pertunjukan yang digarap penata tari Naufal Anggito Yudhistira ini merupakan hasil reaktualisasi dari naskah kuno dan penelitian disertasi di Universitas Indonesia (UI). Musik pengiring dibawakan oleh UKM Karawitan Sekar Widya Makara UI.

“Pementasan ini merupakan upaya merekonstruksi kembali tari yang telah lama punah, sekaligus mengenalkan kembali khazanah seni klasik Jawa kepada generasi muda,” kata Naufal, Jumat (12/9/2025).

Tari Klasik yang Hampir Hilang

Tari Bedhaya Gandrungmanis pertama kali diciptakan atas prakarsa Pangeran Adipati Hangabehi, kemudian dibesut ulang saat ia bertahta sebagai Sunan Pakubuwana VIII di Keraton Surakarta Hadiningrat.

Tari ini terakhir terlacak pada tahun 1973 dalam bentuk yang sudah disederhanakan sebelum akhirnya dinyatakan punah.

Bedhaya Gandrungmanis mengangkat kisah Panji Jayakusuma atau Panji Mbedhah Bali, yang menceritakan perjuangan Panji Asmarabangun dalam penyamarannya sebagai Klana Jayakusuma.

BacaJuga :

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Kisahnya berakhir dengan kemenangan atas Prabu Jayalengkara dari Bali, yang kemudian menjelma menjadi Dewi Sekartaji, kekasih Panji Asmarabangun yang lama hilang.

Rekonstruksi Berdasarkan Naskah Kuno

Rekonstruksi tari ini dilakukan melalui penelitian berbagai naskah kuno abad ke-19 hingga awal abad ke-20 serta tradisi lisan.

Naufal menekankan, pementasan ini tidak sekadar menghidupkan kembali tarian yang hilang, tetapi juga memajukan naskah kuno sebagai bagian dari objek pemajuan kebudayaan serta memperkenalkan cerita Panji sebagai warisan budaya UNESCO.

Pementasan melibatkan penari dan pemusik muda, dengan tujuan menjembatani generasi masa kini pada seni klasik Jawa yang sarat nilai historis dan estetika. (Berita ini ditulis oleh: Pulo Lasman Simanjuntak-Budayawan & Seniman)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: PenariTariTari Bedhaya Gandrungmanis

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kalapas Malang Christo Toar Tancap Gas Benahi SDM, Perangi Narkoba dan HP Ilegal

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan

Haji Sulaiman Sayap Mas Rutin Berbagi, dari Sedekah Subuh hingga Bedah Rumah

Bocil Dukun Gresik Dikenalkan Sosok Kartini Lewat Lomba Mewarnai

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Pemkab Gresik Siapkan Obat dan Kursi Roda untuk Jemaah Haji Lansia

Seluruh SPPG di Kota Malang Disidak, Hanya 1 Berizin Lengkap

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Seluruh SPPG di Kota Malang Disidak, Hanya 1 Berizin Lengkap

BERITA LAINNYA

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d