email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tari Bedhaya Gandrungmanis Kembali Dipentaskan di Jakarta, Hidupkan Warisan Klasik Jawa

by Javasatu
12 September 2025

JAVASATU.COM- Tari Bedhaya Gandrungmanis yang sempat punah kembali dipentaskan lewat pertunjukan bertajuk Langen Mataya Bedhayan Gandrungmanis.

Para penari saat latihan. (Foto: Pulo Lasman Simanjuntak)

Pementasan akan digelar di Ruang Serba Guna Lantai 4, Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/10/2025) pukul 13.00–16.00 WIB.

Pertunjukan yang digarap penata tari Naufal Anggito Yudhistira ini merupakan hasil reaktualisasi dari naskah kuno dan penelitian disertasi di Universitas Indonesia (UI). Musik pengiring dibawakan oleh UKM Karawitan Sekar Widya Makara UI.

“Pementasan ini merupakan upaya merekonstruksi kembali tari yang telah lama punah, sekaligus mengenalkan kembali khazanah seni klasik Jawa kepada generasi muda,” kata Naufal, Jumat (12/9/2025).

Tari Klasik yang Hampir Hilang

Tari Bedhaya Gandrungmanis pertama kali diciptakan atas prakarsa Pangeran Adipati Hangabehi, kemudian dibesut ulang saat ia bertahta sebagai Sunan Pakubuwana VIII di Keraton Surakarta Hadiningrat.

Tari ini terakhir terlacak pada tahun 1973 dalam bentuk yang sudah disederhanakan sebelum akhirnya dinyatakan punah.

Bedhaya Gandrungmanis mengangkat kisah Panji Jayakusuma atau Panji Mbedhah Bali, yang menceritakan perjuangan Panji Asmarabangun dalam penyamarannya sebagai Klana Jayakusuma.

Kisahnya berakhir dengan kemenangan atas Prabu Jayalengkara dari Bali, yang kemudian menjelma menjadi Dewi Sekartaji, kekasih Panji Asmarabangun yang lama hilang.

BacaJuga :

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

Analis Nilai Sinergi Presiden dan Kapolri Perkuat Stabilitas Nasional di Tengah Ancaman Global

Rekonstruksi Berdasarkan Naskah Kuno

Rekonstruksi tari ini dilakukan melalui penelitian berbagai naskah kuno abad ke-19 hingga awal abad ke-20 serta tradisi lisan.

Naufal menekankan, pementasan ini tidak sekadar menghidupkan kembali tarian yang hilang, tetapi juga memajukan naskah kuno sebagai bagian dari objek pemajuan kebudayaan serta memperkenalkan cerita Panji sebagai warisan budaya UNESCO.

Pementasan melibatkan penari dan pemusik muda, dengan tujuan menjembatani generasi masa kini pada seni klasik Jawa yang sarat nilai historis dan estetika. (Berita ini ditulis oleh: Pulo Lasman Simanjuntak-Budayawan & Seniman)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: PenariTariTari Bedhaya Gandrungmanis

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Top Tiga Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

OPINI: Birokrasi Lokal, Wawasan Global

15 Taruna Akpol Ditempa di Wilayah Hukum Polres Gresik

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Pemkab Gresik Perketat Standar Dapur MBG

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Prev Next

POPULER HARI INI

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

BERITA LAINNYA

Top Tiga Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

OPINI: Birokrasi Lokal, Wawasan Global

15 Taruna Akpol Ditempa di Wilayah Hukum Polres Gresik

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Pemkab Gresik Perketat Standar Dapur MBG

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved