email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 25 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tari Bedhaya Gandrungmanis Kembali Dipentaskan di Jakarta, Hidupkan Warisan Klasik Jawa

by Javasatu
12 September 2025

JAVASATU.COM- Tari Bedhaya Gandrungmanis yang sempat punah kembali dipentaskan lewat pertunjukan bertajuk Langen Mataya Bedhayan Gandrungmanis.

Para penari saat latihan. (Foto: Pulo Lasman Simanjuntak)

Pementasan akan digelar di Ruang Serba Guna Lantai 4, Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/10/2025) pukul 13.00–16.00 WIB.

Pertunjukan yang digarap penata tari Naufal Anggito Yudhistira ini merupakan hasil reaktualisasi dari naskah kuno dan penelitian disertasi di Universitas Indonesia (UI). Musik pengiring dibawakan oleh UKM Karawitan Sekar Widya Makara UI.

“Pementasan ini merupakan upaya merekonstruksi kembali tari yang telah lama punah, sekaligus mengenalkan kembali khazanah seni klasik Jawa kepada generasi muda,” kata Naufal, Jumat (12/9/2025).

Tari Klasik yang Hampir Hilang

Tari Bedhaya Gandrungmanis pertama kali diciptakan atas prakarsa Pangeran Adipati Hangabehi, kemudian dibesut ulang saat ia bertahta sebagai Sunan Pakubuwana VIII di Keraton Surakarta Hadiningrat.

Tari ini terakhir terlacak pada tahun 1973 dalam bentuk yang sudah disederhanakan sebelum akhirnya dinyatakan punah.

Bedhaya Gandrungmanis mengangkat kisah Panji Jayakusuma atau Panji Mbedhah Bali, yang menceritakan perjuangan Panji Asmarabangun dalam penyamarannya sebagai Klana Jayakusuma.

BacaJuga :

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

Analis Nilai Sinergi Presiden dan Kapolri Perkuat Stabilitas Nasional di Tengah Ancaman Global

Kisahnya berakhir dengan kemenangan atas Prabu Jayalengkara dari Bali, yang kemudian menjelma menjadi Dewi Sekartaji, kekasih Panji Asmarabangun yang lama hilang.

Rekonstruksi Berdasarkan Naskah Kuno

Rekonstruksi tari ini dilakukan melalui penelitian berbagai naskah kuno abad ke-19 hingga awal abad ke-20 serta tradisi lisan.

Naufal menekankan, pementasan ini tidak sekadar menghidupkan kembali tarian yang hilang, tetapi juga memajukan naskah kuno sebagai bagian dari objek pemajuan kebudayaan serta memperkenalkan cerita Panji sebagai warisan budaya UNESCO.

Pementasan melibatkan penari dan pemusik muda, dengan tujuan menjembatani generasi masa kini pada seni klasik Jawa yang sarat nilai historis dan estetika. (Berita ini ditulis oleh: Pulo Lasman Simanjuntak-Budayawan & Seniman)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: PenariTariTari Bedhaya Gandrungmanis

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

Hari Anak Nasional, IKWAM SD Mugeb Gresik Berbagi Perlengkapan Sekolah untuk Anak Jalanan

Prajurit Kodim Wonosobo Dipilih Pimpin Pisowanan Agung Hari Jadi ke-201

Anak-anak Makin Bergantung pada Gadget, JMSI Bondowoso Hidupkan Permainan Tradisional

Warung Mimi Encas Majalengka Sajikan 700 Porsi Sehari, Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian

Banyak Warga Malang Belum Paham Hak Hukum, Bantuan Hukum Bima Siap Dampingi

Prev Next

POPULER HARI INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Banyak Warga Malang Belum Paham Hak Hukum, Bantuan Hukum Bima Siap Dampingi

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian

BERITA LAINNYA

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

Hari Anak Nasional, IKWAM SD Mugeb Gresik Berbagi Perlengkapan Sekolah untuk Anak Jalanan

Prajurit Kodim Wonosobo Dipilih Pimpin Pisowanan Agung Hari Jadi ke-201

Anak-anak Makin Bergantung pada Gadget, JMSI Bondowoso Hidupkan Permainan Tradisional

Warung Mimi Encas Majalengka Sajikan 700 Porsi Sehari, Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian

Banyak Warga Malang Belum Paham Hak Hukum, Bantuan Hukum Bima Siap Dampingi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved