email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 26 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Seorang Guru di Kota Malang Amankan Siswa dari Makanan Program Gizi Diduga Tak Layak Konsumsi

by Syaiful Arif
10 Oktober 2025

JAVASATU.COM- Seorang guru SDN di kawasan Dinoyo dan Tlogomas Kota Malang bertindak cepat mengamankan siswa dari makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi, Kamis (9/10/2025).

(Foto: Ist/Javasatu.com)

Langkah itu diambil setelah aroma menyengat tercium dari paket makanan yang baru dikirim dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program nasional tersebut.

Nunik, Guru SDN Dinoyo 2, mengatakan bau tak sedap mulai tercium saat kotak makanan dibuka dari mobil pengiriman.

“Biasanya tidak ada masalah, tapi hari ini baunya menyengat dan tidak enak saat dibuka dari mobil boks,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/10/2025).

Mengetahui hal itu, pihak sekolah langsung menahan distribusi makanan dan melapor ke SPPG untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kami khawatir anak-anak keracunan, jadi makanan langsung kami tahan dan laporkan ke tim gizi,” tambahnya.

Dari pemeriksaan awal, makanan tersebut dinyatakan tidak layak konsumsi. Makanan kemudian ditarik kembali dan tidak dibagikan kepada siswa.

Koordinator MBG SDN Dinoyo 2, Risky, membenarkan adanya penarikan makanan, namun enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

BacaJuga :

Anak Difabel Belajar Melukis Topeng Malang, Cara Unik Lestarikan Warisan Budaya

FMNN Minta Instrumen Negara Tak Dipakai Dukung Calon Ketua PBNU

“Karena Kepala Sekolah sedang tidak berada di tempat, silakan menghubungi dinas saja,” ujarnya singkat kepada wartawan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Dinoyo 2 telah berjalan sejak 8 September 2025.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional pemerintahan Prabowo–Gibran untuk meningkatkan gizi anak sekolah.

Temuan serupa juga terjadi di Kelurahan Tlogomas. Seorang guru sekolah mengaku mendapat kiriman makanan dengan bau amis dan rasa tidak segar.

“Hari ini kami mengeluhkan ompreng berbau amis, mungkin dari ayam suwir yang tidak segar,” katanya, enggan disebutkan namanya.

Pihaknya telah melaporkan keluhan tersebut ke SPPG dan meminta perbaikan kualitas makanan agar tidak terulang.

Sementara itu, pihak SPPG Yayasan Bani Umar, yang beralamat di Jalan Tlogomas No. 44, Kecamatan Lowokwaru, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.

Saat awak media mendatangi kantor tersebut, pimpinan yayasan dan ahli gizi yang bertanggung jawab tidak berada di tempat. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Badan Gizi NasionalBGNMakan Bergizi GratismbgSPPG

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dekan FISIP UNIRA Terpilih Jadi Ketua Hapkido Kabupaten Malang, Target Emas Porprov 2027

Anak Difabel Belajar Melukis Topeng Malang, Cara Unik Lestarikan Warisan Budaya

Turnamen Tenis Hari Bhayangkara Diharapkan Cetak Atlet Baru Gresik

Arema FC Luncurkan Jersey 2026 Bertema Kebangkitan Aremania

Arema Siap Tempur di Piala Presiden, Marcos Santos Optimistis Singo Edan Tampil Maksimal

FMNN Minta Instrumen Negara Tak Dipakai Dukung Calon Ketua PBNU

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

Prev Next

POPULER HARI INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

BERITA LAINNYA

Dekan FISIP UNIRA Terpilih Jadi Ketua Hapkido Kabupaten Malang, Target Emas Porprov 2027

Anak Difabel Belajar Melukis Topeng Malang, Cara Unik Lestarikan Warisan Budaya

Turnamen Tenis Hari Bhayangkara Diharapkan Cetak Atlet Baru Gresik

Arema FC Luncurkan Jersey 2026 Bertema Kebangkitan Aremania

Arema Siap Tempur di Piala Presiden, Marcos Santos Optimistis Singo Edan Tampil Maksimal

FMNN Minta Instrumen Negara Tak Dipakai Dukung Calon Ketua PBNU

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved