Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Mangkrak Setahun, Wisata Gantangan Malang Satu Titik Terancam Jadi Aset Mati Pemkot

Syaiful Arif by Syaiful Arif
22 Oktober 2025

JAVASATU.COM- Proyek wisata tematik andalan Kota Malang, Wisata Gantangan Malang Satu Titik (WGMST), kini terbengkalai dan nyaris menjadi aset mati. Area yang dibangun dengan anggaran puluhan miliar rupiah dari APBD Kota Malang itu sudah setahun lebih tak difungsikan dan mulai mengalami kerusakan fisik.

Kondisi terkini Wisata Gantangan Malang Satu Titik. (Foto: Javasatu.com)

WGMST, yang diresmikan pada September 2023 lalu, awalnya digadang-gadang sebagai ikon wisata berbasis komunitas dan ruang publik bagi para pencinta burung (Kicaumania). Namun sejak pergantian kepemimpinan di Pemkot Malang, aktivitas di kawasan tersebut terhenti total.

“Bangunan mulai rusak karena tidak pernah digunakan. Padahal dulu ramai, ekonomi warga sekitar ikut bergerak,” kata Nurianto, warga Lowokdoro yang terdampak positif, Rabu (22/10/2025).

Ia menilai, penutupan kawasan itu membuat ekosistem ekonomi mikro di sekitar lokasi mati suri. Banyak pedagang dan pelaku usaha kecil yang dulu menggantungkan penghasilan dari kegiatan lomba burung kini kehilangan pemasukan.

ADVERTISEMENT

“Fasilitas dibangun pakai uang rakyat, tapi sekarang dibiarkan begitu saja. Ini bentuk stagnasi aset publik,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Susi Rizandhe, MC lomba burung nasional sekaligus pemilik brand SR Cup. Menurutnya, kegiatan komunitas Kicaumania sebenarnya memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi lokal dan menjadi daya tarik wisata baru.

“Event Kicaumania itu bisa mendatangkan peserta dari berbagai daerah, otomatis menghidupkan UMKM dan wisata sekitar. Tapi Pemkot seperti menutup mata terhadap potensi ini,” ujarnya.

Kritik juga datang dari Wijiyono, tokoh Kicaumania yang ikut terlibat dalam pembangunan WGMST. Ia menegaskan, sejak awal proyek itu merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Malang, komunitas Independen Malang Raya (IMR), dan para pelaku hobi burung.

“IMR ikut dari tahap ide sampai pembangunan. Tapi sekarang kontribusi kami seolah dilupakan,” katanya.

Ia mendesak Pemkot agar segera menghidupkan kembali kawasan tersebut dan melibatkan komunitas secara aktif.

“Jangan cuma dijadikan proyek seremonial. Revitalisasi harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya menegaskan.

Berita Terkait: 
  • Kicaumania Kota Malang Desak Pemkot Buka Kembali Wisata Gantangan Malang Satu Titik

Sementara itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang, Abdillah, menilai kondisi WGMST mencerminkan lemahnya tata kelola aset publik daerah. Menurutnya, Pemkot perlu segera melakukan langkah reaktivasi agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar.

“Setiap aset pemerintah daerah harus memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kalau dibiarkan, bukan hanya bangunan yang rusak, tapi juga hilang potensi PAD,” katanya.

Abdillah menyarankan agar Pemkot membuka ruang dialog dengan komunitas untuk menyusun model pengelolaan kolaboratif dan rencana pemanfaatan aset berbasis ekonomi kreatif.

“Dengan melibatkan Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, dan pelaku industri kreatif, WGMST bisa diintegrasikan dengan destinasi lain seperti Kampung Warna-Warni dan Kayutangan Heritage,” pungkasnya.

Kini, di tengah kondisi bangunan yang mulai lapuk dan fasilitas rusak, nasib Wisata Gantangan Malang Satu Titik menggantung. Tanpa langkah cepat dari Pemkot Malang, proyek wisata bernilai miliaran rupiah itu terancam menjadi aset mati di tengah kota yang dikenal sebagai pusat kreativitas Jawa Timur. (saf)

Tags: GantanganKicau ManiaWisata Gantangan Malang Satu Titik
Previous Post

Publik Yakin BGN Makin Fokus Perbaiki Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Next Post

Akademisi Soroti Gantangan Malang Satu Titik Mangkrak: “Potensi Besar, Tata Kelola Lemah”

Related Posts

Wabup Gresik Tinjau Rumah Pompa, Siapkan Antisipasi Banjir
Berita

Wabup Gresik Tinjau Rumah Pompa, Siapkan Antisipasi Banjir

7 November 2026
Koops TNI Habema Amankan 7 Senjata Api dalam Operasi di Yahukimo
Berita

Koops TNI Habema Amankan 7 Senjata Api dalam Operasi di Yahukimo

7 November 2026
GINOFEST 2026 Gresik Pamerkan 205 Inovasi, Libatkan Sekolah hingga Komunitas
Berita

GINOFEST 2026 Gresik Pamerkan 205 Inovasi, Libatkan Sekolah hingga Komunitas

7 November 2026
POLIRAN Polri Dinilai Bisa Buka Peluang Kerja dan Tekan Pengangguran
Berita

POLIRAN Polri Dinilai Bisa Buka Peluang Kerja dan Tekan Pengangguran

7 November 2026
Kapolresta Malang Kota Ajak Seluruh Warga Bersatu Lewat Ngalam Hebak
Berita

FISIP UB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Malang Raya

7 November 2026
Kapolresta Malang Kota Ajak Seluruh Warga Bersatu Lewat Ngalam Hebak
Berita

Kapolresta Malang Kota Ajak Seluruh Warga Bersatu Lewat Ngalam Hebak

7 November 2026
Next Post
Akademisi Soroti Gantangan Malang Satu Titik Mangkrak: “Potensi Besar, Tata Kelola Lemah”

Akademisi Soroti Gantangan Malang Satu Titik Mangkrak: "Potensi Besar, Tata Kelola Lemah"

Comments 1

  1. Ping-balik: Akademisi Soroti Gantangan Malang Satu Titik Mangkrak: "Potensi Besar, Tata Kelola Lemah" - Javasatu.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com