Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Aiman Witjaksono Kapok Jadi Caleg: “Tanpa Rp50 Miliar, Jangan Mimpi Menang di Demokrasi Kita”

[SERI-1] Ketika Uang Jutaan Rupiah Tak Punya Arti Dalam Pileg

Julian Sukrisna by Julian Sukrisna
8 Desember 2025
0

JAVASATU.COM- Aiman Witjaksono, jurnalis senior yang dikenal vokal mencecar narasumber, kali ini justru menjadi pihak yang “dicecar”. Dalam siniar Close The Door bersama Deddy Corbuzier, Aiman membuka tabir gelap pengalaman singkatnya terjun ke dunia politik praktis pada Pemilu 2024 lalu.

Aiman Witjaksono di Close The Door bersama Deddy Corbuzier. (Foto: Tangkapan layar Podcast Close The Door Deddy Corbuzier)

Kesimpulannya singkat dan pahit: Ia kapok

“Politik nowadays, lu enggak akan bisa kalau lu enggak punya duit banyak,” ujar Aiman tegas.

Bagi Aiman, demokrasi saat ini telah terjebak dalam pragmatisme transaksional yang brutal. Ia bahkan berani menyimpulkan bahwa tanpa uang, kemenangan adalah hal mustahil.

“No money, no winning. Enggak ada. Enggak bisa,” tegasnya berulang kali.

Matematika Kursi Senayan: Minimal Rp50 Miliar

Bukan asal bicara, Aiman membedah “ongkos” politik yang dibutuhkan seorang Caleg DPR RI dengan kalkulator di tangannya. Komponen terbesarnya bukanlah baliho atau kampanye panggung, melainkan saksi di TPS.

“Satu saksi minta Rp500.000. Di Jakarta Timur ada 8.800 TPS. Itu hampir Rp10 miliar. Itu baru buat saksi doang,” ungkap Aiman.

Jika diakumulasikan dengan biaya operasional, tim sukses, dan logistik kampanye, angka minimal yang harus disiapkan seorang kandidat untuk satu kursi Senayan mencapai angka fantastis.

“Kurang lebih Rp50 miliar,” sebut Aiman.

Realita Lapangan: “Minta Piknik 5 Bus”

Aiman juga berbagi pengalaman menggelikan sekaligus miris saat turun ke dapil. Ia sempat didatangi oleh perwakilan warga yang tanpa basa-basi meminta dibiayai liburan.

“Pak, kita mau piknik nih ke Pelabuhan Ratu, 5 bus cukup lah,” tiru Aiman mengulang ucapan warga tersebut.

Ketika Aiman menolak dengan alasan tidak memiliki dana dan hanya menawarkan gagasan, respons yang ia terima adalah nihilnya dukungan. Realita ini tercermin dari perolehan suaranya. Awalnya ia mengantongi sekitar 12.000 suara, namun angka itu menyusut hingga tersisa 8.000-an suara di hasil akhir.

Ironisnya, total biaya pribadi yang dikeluarkan Aiman selama masa kampanye hanyalah Rp15 juta, itu pun hanya untuk bensin dan operasional pribadinya sendiri. Angka kecil ini menjadi bukti validasi tesisnya: tanpa logistik besar, idealisme tidak laku “dijual”.

“Gimana mau milih? Gimana mau dipilih (kalau tidak ada uang)?” pungkasnya getir. (Jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Deddy Corbuzier (Tayang: 3 Desember 2025)

Tags: AimanWitjaksonoDeddyCorbuzierDemokrasiKabar TranskripMoneyPoliticsPileg2024
Previous Post

Indonesia Kirim 13 Atlet Taekwondo ke SEA Games 2025 di Thailand

Next Post

Imam Maliki Resmi Pimpin GP Ansor Kabupaten Blitar 2025-2029

Related Posts

Dari Nilai Merah di Singapura hingga Harvard: Kisah Stella Christie, Ilmuwan “Tak Dikenal” yang Dipinang Prabowo
Kabar Transkrip

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

9 Desember 2025
Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil
Kabar Transkrip

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

9 Desember 2025
Usulan “Gila” Susno Duadji untuk Presiden: “Nonaktifkan Kapolri, Tunjuk 3 Tokoh Sipil Pimpin Kepolisian!”
Kabar Transkrip

Usulan “Gila” Susno Duadji untuk Presiden: “Nonaktifkan Kapolri, Tunjuk 3 Tokoh Sipil Pimpin Kepolisian!”

9 Desember 2025
Tragedi Banjir Aceh: “Tsunami Kedua” dan Tangisan Mualem di Tengah Duka
Kabar Transkrip

Tragedi Banjir Aceh: “Tsunami Kedua” dan Tangisan Mualem di Tengah Duka

9 Desember 2025
Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!
Kabar Transkrip

Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!

8 Desember 2025
Pengakuan Ngeri Susno Duadji: “Menghukum Orang Kasus Korupsi dengan Pasal Pembunuhan Pun Bisa!”
Kabar Transkrip

Pengakuan Ngeri Susno Duadji: “Menghukum Orang Kasus Korupsi dengan Pasal Pembunuhan Pun Bisa!”

9 Desember 2025
Next Post
Imam Maliki Resmi Pimpin GP Ansor Kabupaten Blitar 2025-2029

Imam Maliki Resmi Pimpin GP Ansor Kabupaten Blitar 2025-2029

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Trans Jatim Koridor 2 Malang Siap Meluncur 30 Oktober, Ini Persiapannya
  • Ibu RR Minta Polisi Usut Dugaan Penipuan MBG Majalengka, Klaim Aset Hampir Rp1 Miliar Diserahkan
  • TransNusa Buka Rute Bali-Melbourne
  • KYM dan SATUPENA Siapkan Nubar Puisi Nasional di Kota Batu, Digelar 8 November
  • Retreat Kepala Sekolah Kota Malang Dibatalkan, Program Kompetensi Tetap Jalan
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com