email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 13 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Aiman Witjaksono Kapok Jadi Caleg: “Tanpa Rp50 Miliar, Jangan Mimpi Menang di Demokrasi Kita”

[SERI-1] Ketika Uang Jutaan Rupiah Tak Punya Arti Dalam Pileg

by Julian Sukrisna
8 Desember 2025

JAVASATU.COM- Aiman Witjaksono, jurnalis senior yang dikenal vokal mencecar narasumber, kali ini justru menjadi pihak yang “dicecar”. Dalam siniar Close The Door bersama Deddy Corbuzier, Aiman membuka tabir gelap pengalaman singkatnya terjun ke dunia politik praktis pada Pemilu 2024 lalu.

Aiman Witjaksono di Close The Door bersama Deddy Corbuzier. (Foto: Tangkapan layar Podcast Close The Door Deddy Corbuzier)

Kesimpulannya singkat dan pahit: Ia kapok

“Politik nowadays, lu enggak akan bisa kalau lu enggak punya duit banyak,” ujar Aiman tegas.

Bagi Aiman, demokrasi saat ini telah terjebak dalam pragmatisme transaksional yang brutal. Ia bahkan berani menyimpulkan bahwa tanpa uang, kemenangan adalah hal mustahil.

“No money, no winning. Enggak ada. Enggak bisa,” tegasnya berulang kali.

Matematika Kursi Senayan: Minimal Rp50 Miliar

Bukan asal bicara, Aiman membedah “ongkos” politik yang dibutuhkan seorang Caleg DPR RI dengan kalkulator di tangannya. Komponen terbesarnya bukanlah baliho atau kampanye panggung, melainkan saksi di TPS.

“Satu saksi minta Rp500.000. Di Jakarta Timur ada 8.800 TPS. Itu hampir Rp10 miliar. Itu baru buat saksi doang,” ungkap Aiman.

Jika diakumulasikan dengan biaya operasional, tim sukses, dan logistik kampanye, angka minimal yang harus disiapkan seorang kandidat untuk satu kursi Senayan mencapai angka fantastis.

“Kurang lebih Rp50 miliar,” sebut Aiman.

Realita Lapangan: “Minta Piknik 5 Bus”

Aiman juga berbagi pengalaman menggelikan sekaligus miris saat turun ke dapil. Ia sempat didatangi oleh perwakilan warga yang tanpa basa-basi meminta dibiayai liburan.

“Pak, kita mau piknik nih ke Pelabuhan Ratu, 5 bus cukup lah,” tiru Aiman mengulang ucapan warga tersebut.

BacaJuga :

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

Ketika Aiman menolak dengan alasan tidak memiliki dana dan hanya menawarkan gagasan, respons yang ia terima adalah nihilnya dukungan. Realita ini tercermin dari perolehan suaranya. Awalnya ia mengantongi sekitar 12.000 suara, namun angka itu menyusut hingga tersisa 8.000-an suara di hasil akhir.

Ironisnya, total biaya pribadi yang dikeluarkan Aiman selama masa kampanye hanyalah Rp15 juta, itu pun hanya untuk bensin dan operasional pribadinya sendiri. Angka kecil ini menjadi bukti validasi tesisnya: tanpa logistik besar, idealisme tidak laku “dijual”.

“Gimana mau milih? Gimana mau dipilih (kalau tidak ada uang)?” pungkasnya getir. (Jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Deddy Corbuzier (Tayang: 3 Desember 2025)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: AimanWitjaksonoDeddyCorbuzierDemokrasiKabar TranskripMoneyPoliticsPileg2024

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Bupati Majalengka Bagikan Bendera Merah Putih, Warga Diminta Jaga Situasi Kondusif

LP Ma’arif NU Gresik Petakan Data Pendidikan di Wilayah Utara

Kodim Wonosobo Dorong Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan Warga

Ketua Hiswana Migas Malang: Penyaluran BBM Subsidi Harus Diawasi 24 Jam

HUT ke-39 Arema FC, Dapat Kado Dua Bus Baru

BNPB Catat Karhutla di Jawa-Sulawesi per 12 Agustus 2026

Jalan Panglima Sudirman Kediri Ditutup hingga 18 Agustus, Ada Proyek Crossing Drainase

Tradisi Tandak Flores Timur Terancam Putus, Rekaman Jaap Kunst 1930 Jadi Alarm

Pemerintah Siapkan Dua Skema Pengairan Atasi Kekeringan Sawah Gresik

Kota Malang Makin Heterogen, Kapolresta Dorong Kontrol Sosial Diperkuat

Prev Next

POPULER HARI INI

HUT ke-39 Arema FC, Dapat Kado Dua Bus Baru

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

Kota Malang Makin Heterogen, Kapolresta Dorong Kontrol Sosial Diperkuat

LP Ma’arif NU Gresik Petakan Data Pendidikan di Wilayah Utara

Gresik Tanam 10.000 Mangrove, Amankan Pesisir dan Ekonomi Warga

BERITA LAINNYA

Bupati Majalengka Bagikan Bendera Merah Putih, Warga Diminta Jaga Situasi Kondusif

LP Ma’arif NU Gresik Petakan Data Pendidikan di Wilayah Utara

Kodim Wonosobo Dorong Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan Warga

Ketua Hiswana Migas Malang: Penyaluran BBM Subsidi Harus Diawasi 24 Jam

HUT ke-39 Arema FC, Dapat Kado Dua Bus Baru

BNPB Catat Karhutla di Jawa-Sulawesi per 12 Agustus 2026

Jalan Panglima Sudirman Kediri Ditutup hingga 18 Agustus, Ada Proyek Crossing Drainase

Tradisi Tandak Flores Timur Terancam Putus, Rekaman Jaap Kunst 1930 Jadi Alarm

Pemerintah Siapkan Dua Skema Pengairan Atasi Kekeringan Sawah Gresik

Kota Malang Makin Heterogen, Kapolresta Dorong Kontrol Sosial Diperkuat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Budidaya Ikan Bioflok Senggreng Malang Ubah Pola Tebar untuk Tekan Biaya

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

Nabung 2 Tahun, Warga Perumahan Banjararum Asri Singosari Berangkat Melali ke Bali

Reuni AKABRI 1991 35 Tahun Mengabdi, Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Persaudaraan

Komisaris Pertamina Geothermal Energy: Ilmu Pengetahuan Jadi Fondasi Peradaban

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved