Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Surat dari Penjara Mako Brimob: Ketika Susno Duadji Minta Mahfud MD Terus Berjuang saat Dirinya “Dihabisi”

[SERI-1] Dulu mereka berdiri berseberangan dalam drama "Cicak vs Buaya". Namun, sebuah surat yang ditulis Susno sebelum masuk sel tahanan mengubah segalanya. Kisah persahabatan dua jenderal hukum yang disatukan oleh nasib dan cita-cita.

Julian Sukrisna by Julian Sukrisna
9 Desember 2025
0

JAVASATU.COM- Dalam sejarah hukum Indonesia pascareformasi, tahun 2009 adalah masa yang kelam. Saat itu, istilah “Cicak vs Buaya” meledak, menempatkan Kabareskrim Komjen Susno Duadji sebagai public enemy yang dianggap ingin menghancurkan KPK. Di seberangnya, Mahfud MD (saat itu Ketua MK) menghantam Susno habis-habisan demi membela KPK.

Susno Duadji. (Foto: Tangkapan layar dari kanal YouTube Mahfud MD Official)

Namun, belasan tahun kemudian, kedua tokoh ini duduk satu meja sebagai sahabat. Dalam perbincangan di Ruang Sahabat, terungkap sebuah momen titik balik yang jarang diketahui publik.

Surat Keikhlasan

Mahfud MD membuka kisah itu dengan mata berkaca-kaca. Saat Susno akhirnya divonis bersalah dan harus meringkuk di penjara, dikriminalisasi oleh institusinya sendiri, ia mengirimkan sepucuk surat kepada Mahfud.

“Pak Mahfud, saya sekarang menerima akibat dari ini semua… Saya ikhlas sebagai pengorbanan. Tapi saya minta Pak Mahfud terus berjuang,” kenang Mahfud menirukan isi surat Susno.

Mahfud mengaku tersentuh. Ia menyadari bahwa sosok yang dulu ia lawan ternyata adalah korban dari sistem yang korup.

“Saya dulu ngehantam dia habis-habisan… Ternyata polisi ini (Susno) polisi hebat, hatinya baik,” ujar Mahfud.

Klarifikasi “Cicak Buaya”

Susno pun meluruskan sejarah. Istilah “Cicak vs Buaya” yang membuatnya dibenci publik sebenarnya adalah kesalahpahaman. Ia tidak berniat merendahkan KPK. Saat itu, ia hanya membandingkan teknologi alat sadap Polri yang canggih (Buaya) dengan alat sadap KPK yang masih terbatas (Cicak) ketika ditanya wartawan.

Susno merasa dikhianati. Padahal, ia adalah salah satu perumus undang-undang KPK dan undang-undang pencucian uang (money laundering). Ia yang ikut membangun fondasi pemberantasan korupsi, justru dituduh ingin menghancurkannya.

“Saya dikhianati, dituduh ingin menghancurkan KPK,” ucap Susno getir. Kini, dendam itu telah tiada. Susno memilih jalan sunyi sebagai petani di Pagaralam, namun suaranya tetap lantang meneriakkan kebenaran bersama sahabat barunya, Mahfud MD. (jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Mahfud MD Official (Tayang: 29 November 2025)

Tags: Kabar TranskripKriminalisasi Pimpinan KPKReformasi HukumSejarah Cicak vs BuayaSurat Susno Duadji
Previous Post

HUT ke-78 Reserse, Satreskrim Polres Malang Salurkan Sembako untuk Warga

Next Post

TNI Airdrop 5,4 Ton Sembako untuk Warga Terisolasi di Gayo Lues Aceh

Related Posts

Dari Nilai Merah di Singapura hingga Harvard: Kisah Stella Christie, Ilmuwan “Tak Dikenal” yang Dipinang Prabowo
Kabar Transkrip

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

9 Desember 2025
Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil
Kabar Transkrip

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

9 Desember 2025
Usulan “Gila” Susno Duadji untuk Presiden: “Nonaktifkan Kapolri, Tunjuk 3 Tokoh Sipil Pimpin Kepolisian!”
Kabar Transkrip

Usulan “Gila” Susno Duadji untuk Presiden: “Nonaktifkan Kapolri, Tunjuk 3 Tokoh Sipil Pimpin Kepolisian!”

9 Desember 2025
Tragedi Banjir Aceh: “Tsunami Kedua” dan Tangisan Mualem di Tengah Duka
Kabar Transkrip

Tragedi Banjir Aceh: “Tsunami Kedua” dan Tangisan Mualem di Tengah Duka

9 Desember 2025
Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!
Kabar Transkrip

Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!

8 Desember 2025
Pengakuan Ngeri Susno Duadji: “Menghukum Orang Kasus Korupsi dengan Pasal Pembunuhan Pun Bisa!”
Kabar Transkrip

Pengakuan Ngeri Susno Duadji: “Menghukum Orang Kasus Korupsi dengan Pasal Pembunuhan Pun Bisa!”

9 Desember 2025
Next Post
TNI Airdrop 5,4 Ton Sembako untuk Warga Terisolasi di Gayo Lues Aceh

TNI Airdrop 5,4 Ton Sembako untuk Warga Terisolasi di Gayo Lues Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Ibu RR Minta Polisi Usut Dugaan Penipuan MBG Majalengka, Klaim Aset Hampir Rp1 Miliar Diserahkan
  • TransNusa Buka Rute Bali-Melbourne
  • KYM dan SATUPENA Siapkan Nubar Puisi Nasional di Kota Batu, Digelar 8 November
  • Retreat Kepala Sekolah Kota Malang Dibatalkan, Program Kompetensi Tetap Jalan
  • Pemkab Gresik Perketat Pengawasan LPG 3 Kg, HET Pangkalan Rp18 Ribu
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com