email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 17 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Surat dari Penjara Mako Brimob: Ketika Susno Duadji Minta Mahfud MD Terus Berjuang saat Dirinya “Dihabisi”

[SERI-1] Dulu mereka berdiri berseberangan dalam drama "Cicak vs Buaya". Namun, sebuah surat yang ditulis Susno sebelum masuk sel tahanan mengubah segalanya. Kisah persahabatan dua jenderal hukum yang disatukan oleh nasib dan cita-cita.

by Julian Sukrisna
8 Desember 2025

JAVASATU.COM- Dalam sejarah hukum Indonesia pascareformasi, tahun 2009 adalah masa yang kelam. Saat itu, istilah “Cicak vs Buaya” meledak, menempatkan Kabareskrim Komjen Susno Duadji sebagai public enemy yang dianggap ingin menghancurkan KPK. Di seberangnya, Mahfud MD (saat itu Ketua MK) menghantam Susno habis-habisan demi membela KPK.

Susno Duadji. (Foto: Tangkapan layar dari kanal YouTube Mahfud MD Official)

Namun, belasan tahun kemudian, kedua tokoh ini duduk satu meja sebagai sahabat. Dalam perbincangan di Ruang Sahabat, terungkap sebuah momen titik balik yang jarang diketahui publik.

Surat Keikhlasan

Mahfud MD membuka kisah itu dengan mata berkaca-kaca. Saat Susno akhirnya divonis bersalah dan harus meringkuk di penjara, dikriminalisasi oleh institusinya sendiri, ia mengirimkan sepucuk surat kepada Mahfud.

“Pak Mahfud, saya sekarang menerima akibat dari ini semua… Saya ikhlas sebagai pengorbanan. Tapi saya minta Pak Mahfud terus berjuang,” kenang Mahfud menirukan isi surat Susno.

Mahfud mengaku tersentuh. Ia menyadari bahwa sosok yang dulu ia lawan ternyata adalah korban dari sistem yang korup.

“Saya dulu ngehantam dia habis-habisan… Ternyata polisi ini (Susno) polisi hebat, hatinya baik,” ujar Mahfud.

Klarifikasi “Cicak Buaya”

Susno pun meluruskan sejarah. Istilah “Cicak vs Buaya” yang membuatnya dibenci publik sebenarnya adalah kesalahpahaman. Ia tidak berniat merendahkan KPK. Saat itu, ia hanya membandingkan teknologi alat sadap Polri yang canggih (Buaya) dengan alat sadap KPK yang masih terbatas (Cicak) ketika ditanya wartawan.

BacaJuga :

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

Susno merasa dikhianati. Padahal, ia adalah salah satu perumus undang-undang KPK dan undang-undang pencucian uang (money laundering). Ia yang ikut membangun fondasi pemberantasan korupsi, justru dituduh ingin menghancurkannya.

“Saya dikhianati, dituduh ingin menghancurkan KPK,” ucap Susno getir. Kini, dendam itu telah tiada. Susno memilih jalan sunyi sebagai petani di Pagaralam, namun suaranya tetap lantang meneriakkan kebenaran bersama sahabat barunya, Mahfud MD. (jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Mahfud MD Official (Tayang: 29 November 2025)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabar TranskripKriminalisasi Pimpinan KPKReformasi HukumSejarah Cicak vs BuayaSurat Susno Duadji

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

HUT ke-81 RI, Polisi Pasang Bendera Merah Putih di Kendaraan Warga Malang

HUT RI ke-81, Muspika se-Gresik Doa Bersama untuk Persatuan dan Kamtibmas

Prof Ahmad Barizi: Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Manusia yang Merdeka

HUT ke-81 RI, Polisi di Gresik Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih ke Warga

TNI Tembus Ugimba, 15 Tahun Terisolasi Mulai Rasakan Kehadiran Negara

‘Ngubek Srumbung’ Bulangan Gresik, Warga Tangkap Ikan dengan Tangan Kosong

OT Peduli Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Nagekeo NTT, Kurang dari 24 Jam

Warga Genengan Blitar Gelar Tahlil untuk Doakan Para Pahlawan

17 Warga Gresik Lahir 17 Agustus Dapat SIM Gratis

Bukan Sekadar Makanan, 3 Kuliner Ini Punya Cerita Sejarah Gresik

Prev Next

POPULER HARI INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Bukan Sekadar Makanan, 3 Kuliner Ini Punya Cerita Sejarah Gresik

17 Warga Gresik Lahir 17 Agustus Dapat SIM Gratis

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

HUT ke-81 RI, Polisi Pasang Bendera Merah Putih di Kendaraan Warga Malang

HUT RI ke-81, Muspika se-Gresik Doa Bersama untuk Persatuan dan Kamtibmas

Prof Ahmad Barizi: Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Manusia yang Merdeka

HUT ke-81 RI, Polisi di Gresik Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih ke Warga

TNI Tembus Ugimba, 15 Tahun Terisolasi Mulai Rasakan Kehadiran Negara

‘Ngubek Srumbung’ Bulangan Gresik, Warga Tangkap Ikan dengan Tangan Kosong

OT Peduli Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Nagekeo NTT, Kurang dari 24 Jam

Warga Genengan Blitar Gelar Tahlil untuk Doakan Para Pahlawan

17 Warga Gresik Lahir 17 Agustus Dapat SIM Gratis

Bukan Sekadar Makanan, 3 Kuliner Ini Punya Cerita Sejarah Gresik

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved