JAVASATU.COM- Polresta Malang Kota mengawali tahun 2026 dengan menaikkan pangkat 86 personel Polri dalam upacara kenaikan pangkat periode 1 Januari 2026. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono, dan digelar di halaman Mapolresta Malang Kota, Rabu (31/12/2025).

Kenaikan pangkat tersebut merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, integritas, serta kinerja personel Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Dalam amanatnya, Kombes Pol Nanang Haryono menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hal yang otomatis, melainkan hasil dari proses panjang melalui penilaian menyeluruh terhadap sikap mental, disiplin, etika profesi, serta rekam jejak pelaksanaan tugas.
“Kenaikan pangkat ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri. Pangkat baru berarti tanggung jawab yang lebih besar, tuntutan profesionalisme yang lebih tinggi, dan keteladanan yang harus dijaga,” tegas Nanang.
Sebanyak 86 personel yang menerima kenaikan pangkat tersebut terdiri atas berbagai jenjang kepangkatan. Rinciannya, 1 personel dari AKBP ke Kombes Pol dan 1 personel dari AKP ke Kompol yang pelaksanaannya dilakukan di Polda Jawa Timur.
Sementara di tingkat Polresta, terdapat 4 personel dari Iptu ke AKP, 13 personel dari Ipda ke Iptu, 28 personel dari Aipda ke Aiptu, 17 personel dari Bripka ke Aipda, 1 personel dari Brigpol ke Bripka, 14 personel dari Briptu ke Brigpol, serta 7 personel dari Bripda ke Briptu.
Kapolresta menyebut, kenaikan pangkat tersebut mencerminkan pembinaan karier personel yang berkesinambungan di lingkungan Polresta Malang Kota.
Pada kesempatan yang sama, Nanang juga menyampaikan ucapan selamat kepada Wakapolresta Malang Kota AKBP Oscar Syamsuddin, yang turut memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Kombes Pol. Kenaikan pangkat Wakapolresta diberikan langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto di Mapolda Jatim.
“Setiap personel yang naik pangkat harus menunjukkan sikap profesional, humanis, dan berintegritas, serta menjauhi pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana yang dapat merusak citra institusi,” ujarnya.
Nanang menambahkan, keberhasilan personel meraih kenaikan pangkat tidak terlepas dari dukungan keluarga. Ia berharap Bhayangkari terus menjadi mitra yang memberikan penguatan moral agar anggota Polri dapat menjalankan tugas secara optimal.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama Polri. Kepercayaan itu hanya dapat dijaga melalui kerja nyata, sikap santun, serta komitmen terhadap nilai kejujuran dan keadilan,” pungkasnya.
Upacara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada personel yang naik pangkat serta tradisi penyiraman air bunga sebagai simbol penyucian diri dan komitmen baru dalam melanjutkan pengabdian Polri untuk Masyarakat. (dop/arf)