JAVASATU.COM- Satkamling RT 03 RW 11 Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, berhasil menorehkan prestasi dengan masuk tiga besar dalam Lomba Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling) yang digelar Polres Malang pada rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Pos kamling tersebut meraih juara III tingkat Kabupaten Malang dengan total nilai 168.

Penghargaan diserahkan langsung Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi usai upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Malang, Rabu (1/7/2026). Selain piagam penghargaan, para pemenang juga menerima uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif menjaga keamanan lingkungan.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan lomba Satkamling digelar untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Satkamling merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungannya. Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan komitmen menjaga kamtibmas melalui kegiatan ronda dan pengamanan secara mandiri,” kata AKBP Taat.
Menurutnya, keberadaan Satkamling hingga kini tetap memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan di tingkat lingkungan. Karena itu, Polres Malang terus mendorong penguatan sistem keamanan berbasis masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Malang.
“Penghargaan ini bukan semata untuk para pemenang, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh warga agar terus menghidupkan kembali budaya gotong royong dan kepedulian dalam menjaga keamanan lingkungan. Kamtibmas yang kondusif hanya bisa terwujud melalui sinergi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam lomba tersebut, juara pertama diraih Satkamling Jalan Kenongo Sari Gang II RT 01 RW 05, Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, dengan nilai 208. Juara kedua diraih Satkamling RT 23 RW 03 Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, dengan nilai 195. Sementara Satkamling RT 03 RW 11 Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, menempati posisi ketiga dengan nilai 168.
Kapolres berharap prestasi yang diraih Satkamling Banjararum bersama para pemenang lainnya dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat di berbagai wilayah untuk terus mengaktifkan ronda malam dan memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. (agb/nuh)