email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 29 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

by Agung Baskoro
7 Januari 2026

JAVASATU.COM- Konflik dualisme yayasan pengelola SMK STM Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, kembali memanas dan berdampak langsung pada ribuan pelajar. Ketegangan antarkubu pengelola memicu kekhawatiran terganggunya proses belajar mengajar hingga siswa terpaksa diliburkan, Rabu (7/1/2026).

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar. (Foto: ist/javasatu.com)

Polemik tersebut melibatkan dua pihak, yakni Yayasan Pendidikan Teknologi Turen (YPTT) dan Yayasan Pendidikan Teknologi Waskito Turen (YPTWT), yang sama-sama mengklaim kepemilikan dan pengelolaan aset sekolah. Konflik yang berlarut-larut itu sempat memicu aksi dorong massa hingga robohnya pagar sekolah pada Minggu (28/12/2025), peristiwa yang terekam CCTV dan viral di media sosial.

Situasi kian memanas ketika ribuan siswa menggelar doa bersama agar konflik yayasan segera berakhir. Mereka berharap aktivitas belajar dapat kembali berjalan normal tanpa tekanan konflik internal.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, menegaskan negara tidak boleh abai ketika konflik yayasan telah berdampak pada dunia pendidikan.

“Konflik pengelolaan SMK STM Turen harus segera diselesaikan melalui jalur hukum agar tidak mengorbankan hak murid untuk belajar,” tegas Zulham.

Ia menekankan siswa datang ke sekolah untuk menuntut ilmu, bukan menjadi korban konflik kepentingan orang dewasa. Zulham mendorong penyelesaian sengketa dilakukan secara dialogis, bermusyawarah, namun tetap melalui proses hukum yang tegas.

“Stabilitas sekolah, kenyamanan guru, dan masa depan siswa harus menjadi prioritas utama. Bukan kepentingan kelompok atau ego segelintir pihak,” ujarnya.

Zulham juga meminta konflik yayasan tidak dibawa ke ruang belajar. Ia mengusulkan agar ruangan yang disengketakan dikosongkan sementara, sembari menunggu putusan pengadilan.

“Pengerahan massa harus keluar dari aset sekolah. Proses belajar mengajar wajib tetap berjalan. Siapa pun yang bersengketa tidak boleh berada di lingkungan sekolah,” tegasnya.

Menurut Zulham, viralnya pagar roboh hingga isu pendudukan aset telah mencoreng citra dunia pendidikan di Kabupaten Malang dan menunjukkan lemahnya perlindungan terhadap aset pendidikan.

Sementara itu, konflik dualisme yayasan ini juga beririsan dengan proses hukum yang tengah berjalan di Polda Jawa Timur. Dalam perkara dugaan pemalsuan dokumen yayasan, penyidik Ditreskrimum Polda Jatim telah menetapkan Mulyono, pengurus YPTWT, sebagai tersangka.

Penetapan tersangka tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) ke-7 tertanggal 31 Oktober 2025. Mulyono diduga melanggar Pasal 263 dan/atau Pasal 266 KUHP terkait pemalsuan surat dan keterangan palsu dalam akta autentik.

Kasus ini bermula dari laporan Ketua YPTT, Hadi Suwarno Putro, ke SPKT Polda Jatim pada 22 Agustus 2024 dengan nomor laporan LPB/476/VIII/2024/SPKT/Polda Jawa Timur. Pelapor menduga terjadi penguasaan aset tanah milik YPTT secara tidak sah melalui dokumen yayasan yang diduga palsu.

Kuasa hukum pelapor, Sumardhan, menilai proses penyidikan berjalan lamban meski tersangka telah ditetapkan.

“Lambannya penanganan perkara ini bertentangan dengan asas peradilan cepat dan sederhana. Klien kami sangat dirugikan,” kata Sumardhan.

Ia meminta Polda Jatim segera mengambil langkah hukum lanjutan, termasuk kemungkinan penahanan tersangka, serta menelusuri keterlibatan pihak lain.

Di sisi lain, salah satu guru STM Turen, Nur Afidah, mengaku konflik yayasan telah mengganggu kegiatan belajar siswa. Bahkan, sejumlah ruang praktik terpaksa dikosongkan karena situasi keamanan tidak kondusif.

“Proses belajar cukup terganggu. Ada tiga ruang praktik dan ruang pelayanan yang dikosongkan,” ujarnya.

BacaJuga :

Angkot Pelajar Kota Malang Bakal Ditambah, Anggaran 2027 Disiapkan di Atas Rp2 Miliar

Yudo Margono Tekankan Pentingnya Inovasi dan Tanggung Jawab Komandan TNI

Untuk mencegah potensi kericuhan lanjutan, pihak sekolah akhirnya memutuskan meliburkan seluruh siswa.

“Mulai besok siswa belajar dari rumah masing-masing,” pungkas Afidah. (agb/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten MalangKecamatan TurenKonflikSMKSTM

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Mahasiswa UNIRA Malang Didorong Jadi Penggerak Nilai Pancasila

Angkot Pelajar Kota Malang Bakal Ditambah, Anggaran 2027 Disiapkan di Atas Rp2 Miliar

Yudo Margono Tekankan Pentingnya Inovasi dan Tanggung Jawab Komandan TNI

Luhut Pesan Prajurit TNI Berikan Keteladanan dan Loyalitas

Patroli Polres Malang Bagikan Sembako, Warga Diingatkan Nomor 110

Forkopimcam Gresik Perkuat Koordinasi Jaga Kondusivitas Wilayah

TNI Gagalkan 16,4 Kg Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

MUI Kecamatan Gresik Siapkan Kader Muda Penggerak Keagamaan

Panglima TNI Masak 2.000 Porsi Makanan untuk Warga dan Ojol

Jejak WhatsApp Ungkap Asal 21 Paket Sabu di Sukoharjo

Prev Next

POPULER HARI INI

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

Fither Kuntajaya Siap Emban Amanah sebagai Plt Camat Manyar

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

BERITA LAINNYA

Mahasiswa UNIRA Malang Didorong Jadi Penggerak Nilai Pancasila

Angkot Pelajar Kota Malang Bakal Ditambah, Anggaran 2027 Disiapkan di Atas Rp2 Miliar

Yudo Margono Tekankan Pentingnya Inovasi dan Tanggung Jawab Komandan TNI

Luhut Pesan Prajurit TNI Berikan Keteladanan dan Loyalitas

Patroli Polres Malang Bagikan Sembako, Warga Diingatkan Nomor 110

Forkopimcam Gresik Perkuat Koordinasi Jaga Kondusivitas Wilayah

TNI Gagalkan 16,4 Kg Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

MUI Kecamatan Gresik Siapkan Kader Muda Penggerak Keagamaan

Panglima TNI Masak 2.000 Porsi Makanan untuk Warga dan Ojol

Jejak WhatsApp Ungkap Asal 21 Paket Sabu di Sukoharjo

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved