JAVASATU.COM- Program B3 (Bumil, Busui, Balita) yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang menyasar sekitar 2.800 penerima manfaat hingga pertengahan Januari 2026. Program ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi kelompok rentan serta mencegah stunting.

Koordinator Wilayah SPPG Kota Malang, Muhammad Atho’illah, mengatakan program B3 sebenarnya telah dimulai sejak 2025, namun pelaksanaannya dioptimalkan pada 2026 seiring penguatan koordinasi dengan BKKBN.
“Program B3 sudah berjalan sejak tahun lalu, tetapi tahun ini kami optimalkan agar jangkauannya lebih merata di Kota Malang,” ujar Atho’illah, Kamis (15/1/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran B3 dilakukan berdasarkan petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Penerima manfaat mendapatkan makanan basah dan makanan kering secara bergantian dalam sepekan.
“Senin makanan basah, Selasa dan Rabu makanan kering. Kamis makanan basah kembali, lalu Jumat dan Sabtu makanan kering,” jelasnya.
Untuk menu, Atho’illah menegaskan tidak ada ketentuan baku dari pusat. Setiap dapur SPPG diberikan kewenangan menyusun menu selama memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan dirancang oleh ahli gizi masing-masing.
Salah satu dapur yang aktif melayani Program B3 adalah SPPG Rampal Celaket. Kepala SPPG Rampal Celaket, Cakra Midya Dalla Perkasa, menyebut dapurnya saat ini melayani 126 penerima manfaat, terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Kuota di Kelurahan Rampal Celaket sudah terpenuhi. Ke depan, kemungkinan kami akan melayani penerima dari kelurahan sekitar,” katanya.
Terkait penolakan program, Cakra menyebut jumlahnya relatif kecil, sekitar 10 persen. Penolakan umumnya disebabkan kekhawatiran atau keterbatasan waktu penerima.
“Kalau ada yang menolak, kami lakukan pendekatan dan koordinasi. Sejauh ini tidak ada kasus keracunan atau masalah serius,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Renita Ria Hidayat, ibu hamil 31 minggu di Kelurahan Rampal Celaket, mengaku program B3 sangat membantu pemenuhan gizi selama kehamilan.
“Isinya lengkap, ada buah, susu, lauk, dan sayur. Sangat membantu kebutuhan gizi saya,” ujarnya.
Program B3 SPPG diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak warga Kota Malang, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan asupan gizi seimbang. (saf)