JAVASATU.COM- Briptu Firman Agustinus Situmorang, anggota Sat Samapta Polres Malang, mencatatkan deretan prestasi di berbagai kejuaraan bela diri tingkat regional hingga nasional. Sejak 2022, Firman konsisten naik podium dalam sejumlah ajang kompetisi lintas cabang.

Sejumlah prestasi yang diraih antara lain Juara I Piala Danlanal Kyokushin Kota Malang 2022, Juara I Piala Wali Kota Batu Kyokushin Open Tournament 2023, serta medali perak Fight Glory Muay Thai 2023. Pada 2024, Firman kembali mengharumkan nama institusi dengan meraih medali emas SLC Fight.
Tren prestasi itu berlanjut pada 2025. Firman sukses membawa pulang medali perak Malang Street Combat (MSC), medali emas Adu Mekanik Vol. 6, serta Juara III Kejuaraan Daerah Wushu Sanda se-Jawa Timur.
Firman mengaku capaian tersebut tidak lepas dari disiplin latihan dan dukungan satuan tempatnya bertugas. Di sela tugas kepolisian, ia tetap menjaga intensitas latihan secara rutin.
“Latihan saya lakukan konsisten di luar jam dinas. Target saya bukan hanya prestasi pribadi, tetapi membawa nama baik Polres Malang melalui olahraga,” ujar Firman, Rabu (21/1/2026).
Ia menuturkan Wushu Sanda menjadi salah satu cabang yang digeluti secara serius. Cabang bela diri tersebut mengombinasikan teknik pukulan, tendangan, dan bantingan dengan standar pengamanan tubuh saat pertandingan.
“Wushu Sanda menuntut kekuatan fisik dan fokus mental tinggi. Ini selaras dengan tugas kepolisian yang membutuhkan kesiapan fisik dan kedisiplinan,” jelasnya.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Firman. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan kualitas sumber daya manusia Polri yang tidak hanya profesional di lapangan, tetapi juga berprestasi di bidang lain.
“Prestasi Briptu Firman menjadi contoh positif bagi anggota lainnya. Ini membuktikan personel Polri mampu mengharumkan institusi melalui jalur olahraga,” kata AKP Bambang.
Ia menegaskan Polres Malang berkomitmen mendukung personel yang memiliki potensi, baik di bidang olahraga maupun pengembangan kompetensi lainnya.
“Harapannya, prestasi ini memotivasi anggota lain untuk terus mengembangkan diri secara profesional dan produktif,” pungkasnya. (agb/arf)